
"Mei kamu engga perlu sebaik ini sama aku, aku benar-benar engga layak untuk mendapatkan bantuan dari kamu" jawab Sam dengan matanya yang berkaca-kaca.
Dari balik jendela rupanya Kimmy mengintip obrolan Meira dan Sam dengan kesal, sementara dari luar jendela Meira sadar bahwa Kimmy tengah memperhatikannya Meira pun memegangi kedua pipi Sam dan mengelus kedua pipi Sam dengan lembut.
"Sam aku ingin kamu segera pulih" ucap Meira sambil tersenyum dan mengelus-elus pipi Sam.
Kimmy yang murka melihat Meira menyentuh suaminya Kimmy pun segera masuk kamar, dia memecahkan barang-barang diatas meja riasnya dan memecahkan kaca meja riasnya menggunakan botol parfum hingga terdengar bunyi...
Prangggg.....
Meira pun menurunkan kedua tangannya dari kedua pipi Sam, Sam yang berseri-seri akibat sentuhan manis Meira sampai tidak menyadari adanya bunyi kaca pecah yang terdengar oleh Susan dan Meira.
"Kalau begitu aku sama Susan pulang dulu ya Sam" ucap Meira.
"Iya Mei, makasih banyak Mei, San makasih" jawab Sam.
Meira dan Susan pun pulang dari rumah Kimmy dan Sam, diperjalanan Susan yang terheran-heran dengan sikap Meira yang begitu manis pada Sam ingin sekali menanyakan segalanya pada Meira.
"San kamu antar saya ketoko dunia kado dulu ya" ucap Meira.
"Ci Mei mau beli kado untuk siapa?" tanya Susan penasaran.
"Gewa besok dia ulang tahun saya ingin merias rumah besok pagi nanti kamu bantuin saya ya!" ucap Meira.
"Oh lega rasanya itu untuk Dokter Gewa bukan untuk..." jawab Susan tak meneruskan ucapannya.
"Untuk siapa San? oh sikap saya barusan sama Sam?" tanya Meira.
"Iya Ci Mei, apa Ci Mei mau meninggalkan Dokter Gewa untuk kembali sama Pak Sam? Susan ga akan setuju Ci Mei bahkan Susan orang pertama yang akan mencegah Ci Mei" jawab Susan.
Hahahahhahha...
Meira tertawa mendengar Susan yang dengan polosnya bicara demikian, tak terasa sambil mengobrol sampailah motor matic Meira didepan toko dunia kado Meira dan Susan pun masuk dan mulai mengambil keranjang belanjaan.
Sementara dirumah Kimmy, dia yang sedang berdiri dihadapan meja riasnya dengan kaca yang sekarang sudah hancur akibat amarahnya pada Meira, Sam pun masuk kedalam kamar dan mendapati sudah banyak barang-barang yang tergeletak dilantai serta serpihan-serpihan kaca dari kaca meja rias yang sudah pecah.
"Apa yang kamu lakukan Kim?" tanya Sam.
"Apa kamu akan kembali pada Meira?" tanya Kimmy.
"Melihat sikap kamu yang seperti ini, aku jadi semakin yakin untuk kembali pada Meira dan meninggalkan kamu" jawab Sam.
Kimmy pun menghampiri Sam dan menarik kerah baju yang dikenakan Sam, mendorong Sam sampai kepintu.
"Aku tidak akan membiarkan Meira bahagia, kamu tidak boleh kembali padanya" ucap Kimmy.
"Aku sudah mencoba sekuat hati aku untuk mencintai kamu, tapi pada akhirnya aku tidak bisa Kim aku jauh lebih mencintai Meira" jawab Sam.
"Iya itu semua karena mantan isteri kamu yang bodoh itu menggoda kamu Sam, aku akan berikan dia pelajaran" ucap Kimmy.
Sam pun melepaskan tangan Kimmy dari kerah bajunya.
"Jangan pernah kamu coba-coba menyakiti Meira, atau aku akan berbuat kasar sama kamu" jawab Sam sambil mendorong tubuh Kimmy kelantai.
Sam pun pergi dari dalam kamarnya dan memilih untuk mencari udara segar pergi kepinggir pantai depan kedai bakmi Meira yang hari ini tengah tutup.
Ditoko kado Susan yang masih diselimuti rasa penasaran nya kenapa Meira bersikap manis pada Sam hanya diam dan bengong saja.
"Abis Susan masih penasaran Ci Mei" jawab Susan.
"Masalah Sam tadi?" tanya Meira..
"Iya Ci Mei ayo jelasin dulu" ucap Susan.
"Astaga ini anak, aku sengaja San mau membalas apa yang sudah Kimmy lakukan sama aku, aku ga rela dia hidup tenang wara-wiri kesana kesini setelah apa yang dia lakukan dengan Sam pada aku" jawab Meira.
"Oh jadi itu alasannya kemaren pas penggalangan dana Ci Mei meminta warga untuk tidak memberitahu Dokter Gewa kalau Ci Mei ikut berpartisipasi?" tanya Susan.
"Iya San, selagi aku membalas semua perbuatan Kimmy sama aku, Gewa tidak boleh tau karena Sam itu cuma alat agar Kimmy mengerti rasanya diselingkuhin suami itu seperti apa" jawab Meira.
"Berati ada kemungkinan si cewek sundel itu akan menenui Dokter Gewa untuk pertama kalinya, bilang kalau Ci Mei ngebantuin Pak Sam?" tanya Susan.
"Pertama kali kamu bilang?" tanya Meira.
"What tunggu atau jangan-jangan si sundel itu pernah menemui Dokter Gewa ya Ci Mei?" tanya Susan semakin penasaran.
"Bukan cuma pernah menemui Gewa tapi dia juga berusaha menggoda Gewa dan Alex suami Melodi" jawab Meira.
"Kok Ci Mei bisa tau?" tanya Susan semakin bingung.
"Aku membayar orang untuk mengikuti Kimmy saat dia keluar rumah lalu informan ini akan mengirim sejumlah foto ke handphone aku San" jawab Meira.
"Wahh Susan engga nyangka Ci Mei akan kepikiran sampai menyewa orang, bagus itu Ci Mei biar tuh si sundel tau gimana kalau suami sendiri berpaling sama cewek lain" ucap Susan.
"Kamu pikir kenapa orang gila itu ada tiba-tiba didepan kedai kita?" tanya Meira.
"Apa yang orang gila mencegat Kimmy itu juga ulah Ci Mei?" tanya Susan yang semakin kagum dengan pembalasan yang Meira lakukan.
"Itu orang suruhan aku San, sebelum Kimmy lewat dia mengsugesti si orang gila dengan foto Kimmy sehingga ketika Kimmy lewat orang gila itu mengenalinya" ucap Meira.
Susan pun bertepuk tangan atas kecerdasan Meira yang tak pernah disangka nya.
"Ci Mei luar biasa Susan bangga banget jadi anak buah Ci Mei" jawab Susan.
"Tapi aku harus extra hati-hati San jangan sampai ini melukai hati Gewa, aku ingin memberikan pelajaran pada Kimmy sampai dia ga betah tinggal disini kalau perlu ga betah lagi ada didunia ini" ucap Meira.
"Tapi Mba Mel tau engga Ci Mei kalau suaminya suka digoda oleh Kimmy?" tanya Susan.
"Itu dia San, aku gak tega memberitahu Melodi aku takut dia kepikiran soalnya.." jawab Meira.
"Soalnya apa Ci Mei?" tanya Susan.
"Alex sepertinya tidak kuat iman San" jawab Meira.
"Ya ampun ga nyangka ya Dokter Alex bisa gampang tergoda begitu, terus gimana Ci Mei?" tanya Susan.
"Belum tergoda banget San, Alex masih bisa diselamatkan makanya biar si Kimmy itu fokus menjaga Sam dari godaan aku dulu jadi dia ga ada waktu untuk mendatangi Alex" jawab Meira.
"Tapi gimana kalau Dokter Alex malah yang mencari-cari Kimmy Ci Mei?" tanya Susan.
Mendengar Susan berbicara begitu Meira pun mulai memikirkannya, tapi sejauh ini orang yang dia suruh belum memberitahu apa-apa lagi.