
Pesta pertunangan Melodi yang tadinya ramai kini sudah sangat sepi, hanya tersisa Meira, Gio, Melodi, dan tunangannya, Tunangan Melodi pamit untuk mengantarkan kedua orangtuanya pulang kerumahnya.
Melodi pun menghampiri Meira dan Gio dengan rasa penasaran nya.
"Gimana Gi? Mei?" tanya Melodi.
"Iya ada Mel" jawab Meira yang sedang mempersiapkan hati untuk melihatnya.
Gio pun membuka kameranya dan memutar video pesta itu, gerak-gerik Sam dari awal datang sampai dia memecahkan gelas pun ada didalam rekaman itu, tak lama munculah direkaman Sam mengambil handphone nya lalu dia melirik kearah Wanita selingkuhannya yang Gio pun merekam senyum dari Wanita itu.
Meira dan Melodi sontak syok tak percaya apa yang mereka lihat.
"Gi ini gak mungkin kan?" tanya Meira dengan airmata yang sudah mengembang dikedua matanya.
"Iya Gi, kamu pasti salah ngambil video ini" ucap Melodi yang masih syok.
"Yang kalian lihat bener kok, sekarang mungkin waktunya untuk Gio bicara terus terang" ucap Gio.
"Terus terang?" tanya Meira.
"Ini ada apa si Gi ko jadi gini?" tanya Melodi.
"Gio sebenarnya bukan pacar Kimmy, puluhan kali Gio menyatakan cinta sama Kimmy bahkan dari mulai kita kelas 1 SMA sampai sekarang kita berdua akan segera lulus dari SMA tapi Kimmy selalu menolak Gio" ucap Gio.
"Terus kenapa kalian selalu bersama setiap kali makan dikedai bakmi milik saya Gi? bahkan layaknya pasangan?" tanya Meira.
"Kimmy memang selalu menolak Gio Ci Mei, tapi Kimmy selalu menerima ajakan Gio kalau menyangkut untuk makan dikedai Ci Mei" jawab Gio.
"Ko bisa gitu Gi?" tanya Melodi.
"Dia bilang, dia sangat suka pergi kekedai dan melihat expresi wajah Ci Mei" ucap Gio.
"Mel, ini gak mungkin Mel, Kimmy gadis yang masih sekolah dan dia sangat pendiam" ucap Meira.
"Iya Gi ga mungkin Kimmy, dia anak yang pintar dia juga ga banyak tingkah" jawab Melodi.
"Sebenarnya Gio sudah lama curiga dengan Kimmy menjadi simpanan Pak Sam" ucap Gio.
"Maksud kamu apa Gi?" tanya Meira.
"Saat jam pelajaran selesai dan sekolah sepi, Gio menunggu Kimmy digerbang sekolah tapi dia tak juga muncul akhirnya Gio masuk kembali kedalam sekolah, ketika menuju kelas Gio dan Kimmy, Gio melihat Kimmy dan Pak Sam keluar dari kelas dengan keadaan kancing baju Kimmy yang terbuka satu dan rambut Kimmy yang acak-acakan" ucap Gio.
"Lalu kenapa kamu gak memberi tahu saya Gi?" tanya Meira.
"Gio engga mau merusak rumahtangga Ci Mei, Gio ga bisa bayangin kalo Ci Mei tau pasti akan sangat hancur sekali" jawab Gio.
"Kamu salah Gi, kalau kita tau lebih awal mungkin Meira tidak akan sesakit ini" jawab Melodi.
"Tapi percaya sama Gio, Ci Mei waktu kelas 1 SMA Gio sudah menasihati Kimmy dan dia bilang dia sudah berhenti berhubungan dengan Pak Sam" jawab Gio.
"Engga Gi, selama 2 tahun ini saya merasa Sam tidak pernah berhenti berhubungan dengan Wanita itu" jawab Meira.
"Iya Ci Mei, Gio juga tau karena Gio ada pada saat malam Kimmy berada didepan rumah Ci Mei bersama Pak Sam dan mereka melakukannya di gang dekat rumah Ci Mei" ucap Gio.
"Biadab, kita tertipu dengan sikap so polos nya si Kimmy ini Mei ga bisa kita biarin" ucap Melodi.
"Saya akan buat dia mengaku Gi, dan saya ingin semua orang melihat itu" jawab Meira yang dengan kemarahannya ingin segera menjambak Kimmy.
"Lantas kenapa kamu masih mau makan bareng kekedai sama Kimmy Gi kalau kamu tau Kimmy itu cewek ******?" tanya Melodi.
"Karena Gio ga bisa lepas dari Kimmy Mba Mel, Gio juga sering bersetub*h dengan Kimmy dan Gio selalu berharap Kimmy cepet sadar agar dia bisa lepas dari Pak Sam" jawab Gio.
"Apa? pantes saja si jala*g itu buah kembarnya gede banget Mei, dipake sana sini tuh udah kaya cewek murahan" ucap Melodi geram.
"Aku bersumpah akan buat Kimmy menyesal sudah merusak rumahtangga aku Mel" jawab Meira dengan suara bergetar akibat menahan amarahnya.
"Iya Mei kita permalukan tuh si Kimmy sama si Sam, kalau perlu kita buang ketengah pantai" jawab Melodi yang kesal.
"Lalu kamu gimana Gi? apa kamu keberatan?" tanya Meira.
"Engga ko Ci Mei, Gio sekarang udah nyerah dengan Kimmy dia wanita yang gak tertolong lagi dia sudah sangat rusak Ci Mei dan dia harus dapet pelajaran atas apa yang sudah dia lakukan terhadap Ci Mei" jawab Gio.
"Bagus itu Gi, kamu cewek kaya gitu malah disukain" celetuk Melodi.
"Jadi gimana Mei sekarang biar si Kimmy gak bisa ngelak ketika kita labrak dia?" tanya Melodi.
Meira pun berpikir sejenak..
"Gio ada ide" jawab Gio.
"Apa itu Gi?" tanya Meira.
"Kimmy sepertinya sangat menyayangi Pak Sam, dia seringkali marah ketika kami makan dikedai bakmi dan mendengarkan Ci Mei menceritakan malam Ci Mei dengan Pak Sam ke Mba Mel atau Mba Susan, bahkan Kimmy seketika tak memakan bakminya" jawab Gio.
"Buset deh si Kimmy gak waras kali ya segitunya sama laki orang" celetuk Melodi.
"Jadi apa yang harus saya lakukan Gi?" tanya Meira.
Gio pun berbisik pada Meira dan Melodi untuk langkah kedepannya mengungkapkan siapa Kimmy sebenarnya didepan banyak orang.
"Setuju" ucap Melodi.
"Iya aku juga setuju, nanti bukti cctv yang aku dapat dari hotel pun akan aku serahkan ke pihak Sekolah" ucap Meira.
"Nah gitu dong Mei, abis ini kamu harus langsung usir tuh si badjin*an tengik Sam" ucap Melodi.
"Pasti itu Mel" jawab Meira.
"Gi makasih ya kamu sudah banyak bantu kita" ucap Meira.
"Seharusnya benar kata Mba Mel, Gio dari dulu harusnya bilang dan terus terang sama Ci Mei biar Ci Mei gak terlalu sakit hati" jawab Gio.
"Engga ko Gi ini belum terlambat, aku akan balas perbuatan mereka berdua, mereka akan dapet pelajaran yang ga akan pernah mereka lupa" ucap Meira.
"Tapi kamu bener kan akan ceraikan Sam? jangan sampai loh kamu maafin dia Mei dia the real laki-laki bangs*t yang doyan daun muda, gila ya anak sekolah bahkan muridnya sendiri dipake sama dia" ucap Melodi yang tak henti-hentinya ga habis pikir.
"Iya Mel, Kimmy yang kita kenal cantik, pendiam, pintar dan penerima beasiswa bisa melakukan perbuatan bejad kaya gitu" ucap Meira.
"Semoga masalah Ci Mei bisa segera selesai ya Ci Mei, Gio akan bantu kalau Ci Mei perlu bantuan Gio lagi" ucap Gio.