
Sam yang rela mengalah untuk tidak menceraikan Kimmy agar keadaan tidak semakin memburuk dan Kimmy tidak lagi menemui laki-laki itu, Sam rela mengorbankan hidupnya untuk tetap bersama wanita gila itu demi untuk menjaga kedamaian dikota kecil ini.
"Kim kamu tau kan aku mencintai kamu, apapun yang kamu minta aku akan lakukan tetaplah bersama aku kita akan membesarkan anak kita sama-sama yah" bujuk Sam agar Kimmy luluh dan tidak lagi mengacaukan hidup orang lain.
"Baik Sam aku setuju untuk tidak bercerai dengan kamu tapi hanya untuk saat ini Sam kedepannya tergantung nanti" jawab Kimmy yang entahlah rencana apa lagi yang tengah dia persiapkan.
Keesokan harinya Dokter Gewa mengambil cuti dari kliniknya begitu juga Dokter Alex pun sama mereka akan ikut meeting dalam rangka pembangunan resort terbesar dikota kecil ini beserta restoran nya.
"Mei sayang jam berapa Bu Rita dan pengusaha dari Jakarta itu tiba?" tanya Dokter Gewa.
"Sebentar lagi paling sayang tadi dia udah sampai minimarket depan kok" jawab Meira yang sibuk berdandan cantik hari ini.
Melodi dan Alex datang kerumah Meira untuk menunggu Bu Rita.
Tokkk..tokkk...tokkk.
"Mei" panggil Melodi.
"Iya Mel sebentar" Meira buru-buru membukakan pintu rumahnya.
"Masuk-masuk" ucap Meira.
"Lah Gewa ga ikut nanti Mei?" tanya Melodi.
"Ikut kok noh dia lagi sibuk ganti-ganti baju udah kaya cewek" jawab Meira.
"Hei apa si sayang kamu ngomongin aku ya? orang aku mau tampil maximal kita kan akan ketemu orang penting iya engga Lex?" ledek Dokter Gewa.
"Iya emangnya tampil ganteng dan rapih kalau mau ketemu cewek cantik doang" jawab Dokter Alex.
"Ohh pantes ya kamu sekarang ganjen sering tampil ganteng gitu berarti dirumah sakit ketemu cewek cantik ya" ledek Melodi.
"Engga dong sayang" jawab Dokter Alex.
Tak lama terdengar suara mobil terparkir didepan rumah Meira membunyikan klakson nya.
Titttttttt.......tiiittttt.
Sebuah mobil Toyota Land Cruiser keluaran terbaru berwarna hitam berhenti didepan rumah Meira rupanya pengusaha dari kota besar dan juga Bu Rita tiba untuk mensurvei pantai pasir putih disini.
Mereka pun bertamu terlebih dahulu kerumah Meira setelah berbincang sebentar mereka bersama-sama melakukan survei langsung ketitik lahan yang akan dibangun resort besar nan mewah nantinya.
Setelah melihat potensi yang sangat besar dari pantai pasir putih yang begitu mempesona ini pengusaha asal kota besar beserta para investor sudah sangat yakin untuk deal kan proyek ini.
Meeting pun dimulai untuk membahas proposal pembangunan itu tentang anggaran dana, konsep resort dan restoran dan lain-lainnya bersama beberapa calon investor dari kota besar yang ikut serta Meira dan Dokter Gewa dan juga Melodi dan Dokter Alex sangat antusias sebagai salah satu investor nantinya.
Tak tanggung-tanggung Meira menggelontorkan semua tabungannya berikut juga tabungan dari hasil menjual rumah pribadi milik Dokter Gewa sedangkan Melodi dan Dokter Alex juga menggunakan seluruh tabungan mereka beserta beberapa aset Dokter Alex yang didapatnya dari warisan Kakek Nenek nya.
Semua itu mereka lakukan untuk masa depan anak-anak mereka kelak dan ingin memajukan wisata dikota kecil ini menjadi salah satu destinasi wisata yang kelak akan sangat ramai sekali oleh wisatawan lokal maupun Asing.
Sore hari meeting sudah rampung Meira dan pengusaha-pengusaha dari kota besar tengah menikmati es kelapa sembari bersantai dipinggir pantai pasir putih menikmati debur ombak dan hembusan angin pantai pasir putih menantikan munculnya sunset, Sam dan Kimmy melintas dijalan pinggir pantai hendak pergi ke apotik membeli vitamin untuk kandungan Kimmy menggunakan motor matic jadul.
Dilihatnya oleh Sam dan Kimmy penampilan Meira yang begitu elegant berkelas dan sangat anggun dalam benak Sam berkata itu adalah seorang isteri yang sangat baik hati, pintar, berkelas yang sudah aku bohongi, aku khianati aku sakiti hatinya, aku buat dia menangis kesakitan dan aku juga hampir menipunya.
Visual Meira hari ini....
Kini lihat Meira begitu bahagia dengan kehidupan nya yang sekarang memiliki pasangan hidup yang jauh lebih baik dari aku, harta berlimpah dan dikelilingi oleh orang-orang sukses sementara aku hidupku 190 derajat berbanding terbalik sangat menyedihkan memiliki pasangan seperti Kimmy adalah penderitaan dan kutukan seumur hidupku, ini semua terjadi karena kebodohan aku dan ***** yang menyesatkan hingga hidupku hancur seperti sekarang ini.
Satu bulan berlalu tiba saatnya Meira mengadakan acara syukuran keempat bulan kandungnya.
Meira dan Dokter Gewa sangat bahagia begitu juga dengan warga yang turut hadir untuk mendoakan Meira dan kandungan nya agar sehat dan lancar hingga melahirkan nanti.
Ditangan Meira dan Dokter Gewa memegang seekor merpati putih dan seekor merpati berwarna abu jika yang diterbangkan adalah merpati putih itu berarti jenis kelamin bayi yang berada dalam kandungan Meira berjenis kelamin perempuan sedangkan bila yang diterbangkan adalah merpati berwarna abu itu berarti bayi yang dikandung Meira berjenis kelamin laki-laki.
Meira dan Dokter Gewa pun menerbangkan merpati berwarna abu yang berarti jenis kelamin bayi yang dikandung Meira adalah seorang laki-laki.
"Wahhh laki-laki gak kebayang gagahnya kaya apa Ci Mei cantik dan Dokter Gewa ganteng maximal" ucap Adeline.
"Iya Del aduhh meni bungah ih bakalan ada lalaki tampan masa depan, jadi pengen atuh ih ngejadiin mantu Gewa junior" celetuk Neneng.
"Hehh mimpi kali suami aja engga punya Teh Neneng mau punya mantu aya-aya wae" jawab Susan.
"Iya ih yang ada Gewa junior mungkin tercipta untuk mengisi kekosongan hati Adel Bu Neneng kan bisa tuh kaya di novel-novel pasangan beda usia keren engga tuh" ucap Adeline.
"Mana mau atuh ih maneh udah peot udah kendor gitu kalau Gewa junior teh udah gede ganteng ehh kamu nya udah expired kitu" jawab Neneng.
"Sirik aja Bu Neneng tuh" jawab Adeline.
"Tapi seneng deh Del akhirnya kamu sedikit-sedikit udah ceria lagi udah engga galau lagi mikirin si Gio" ucap Susan.
"Iya Teh Susan lagian kan Adel cantik membahana begini pasti bisa dapetin yang lebih dari Gio" jawab Adeline.
"Nah heueuh bener kitu Adel tinggalkan yang membuat kita teh terluka dan suka bikin sakit dekati yang membuat kita happy and enjoy" ucap Neneng.
"Tumben omongannya bener" jawab Adeline.
Hahahhaha mereka pun tertawa bersama sama.