
"Tah bener kudu kitu bila perlu teh nya tulisin dijidatnya Dokter Alex milik Melodi kitu biar si sundel teh mikir" ucap Neneng.
"Kamu Neng gimana si punya murid kelakuan nya ngalahin cabe-cabean dipinggir jalan ganas banget" jawab Melodi.
"Ih nya teu hayang atuh Neneng ge punya murid kaya gitu ih amit-amit" ucap Neneng.
"Iya Mel kamu harus pikirin dari sekarang deh mau pakai menu apa aja buat selametan Alex junior nya" ucap Meira.
"Iya Mei nanti aku diskusiin dulu sama Alex sekalian aku mau bikin perhitungan sama Alex berani banget dia ga bilang sama aku kalau si Kimmy suka goda-godain dia" jawab Melodi.
"Ci Mei tuh tempo nya Mba Mel teh kalau lagi cemburu meni galak pisan kalah helder Oge" ucap Neneng.
"Iya Neng baru kali ini liat Melodi cemburu begitu" jawab Meira.
Sementara itu dirumah sakit Kimmy menghampiri Ibunya yang sedang duduk diluar ruangan Sam.
"Mah kok diluar?" tanya Kimmy.
"Kamu sudah sampai rupanya Kim, Mamah hanya ga tega aja liat Sam kalau didalem" jawab Ibunya.
"Memangnya Sam belum juga melewati masa kritisnya Mah?" tanya Kimmy.
"Belum, malah semalam Sam kejang-kejang sampai Mamah panik banget kenapa dia bisa kejang begitu malam-malam" jawab Ibunya.
Dalam hati Kimmy, jangan-jangan si Sam kejang karena dia punya firasat lagi kalau isterinya lagi mesra-mesraan sama laki-laki lain, Sam Sam udah setengah mati aja masih peka banget si kamu.
Sore harinya Dokter Alex pulang kerumah sampai didalam rumah Melodi tengah mengepal-ngepalkan tangannya.
"Sayang Mel, kok kamu mengepalkan tangan begitu si aku sampe?" tanya Dokter Alex.
"Iya itung-itung latihan mau ngasih bogem mentah sama laki-laki yang mau-maunya digenitin si sundel itu" jawab Melodi.
"Maksudnya siapa Mel?" tanya Dokter Alex.
"Itu lakinya tetangga" jawab Melodi.
"Oh suaminya tetangga, yasudah aku mau ganti baju dulu ya" ucap Dokter Alex dengan polosnya.
Tiba-tiba Melodi menahan langkah kaki Dokter Alex dengan mencuil kerah bajunya.
"Aduh duh duh sayang, kenapa si?" tanya Dokter Alex.
"Kamu tanya kenapa? Lex kamu tuh kok engga bilang si kalau si Kimmy pernah godain kamu datang nemuin kamu kerumah sakit" tanya Melodi.
"Mel aku kan tau kamu itu sensi kalau mendengar nama Kimmy itu, yasudah aku ga bilang takutnya kamu kepikiran nanti" jawab Dokter Alex.
"Takut aku kepikiran atau kamunya yang keenakan, dasar lelaki" ucap Melodi.
"Sayang udah dong jangan marah-marah nanti cantiknya ilang loh, lagian kamu tau dari siapa si Mel?" tanya Dokter Alex.
"Kamu engga perlu tau aku tau darimana, pokoknya Lex aku akan pasang mata-mata disetiap sudut rumah sakit kalau sampe wanita sundel itu Dateng lagi nemuin kamu liat aja aku bikin dia jadi perkedel" ucap Melodi.
"Lucu banget si Mel kamu kalau lagi cemburu gini, baru kali ini kamu cemburuan biasanya kamu cuek-cuek aja" goda Dokter Alex.
"Iya iya sayang aku janji lain kali aku bilang yah kalau perempuan itu dateng lagi" ucap Dokter Alex.
"Nah gitu dong, yaudah aku ambilin air minum dulu ya sayang kamu duduk dulu" ucap Melodi setelah puas marah-marah baru inget dia nawarin minum.
Melodi pun membawakan segelas air dingin untuk Dokter Alex, Dokter Alex yang sudah haus sedari tadi karena mendengar ocehannya Melodi yang ga kelar-kelar langsung mengambil gelas berisi air dingin itu lalu hendak meminumnya.
"Lex pokoknya aku ga mau kamu menerima pasien kalau itu si cewek sundel" celetuk Melodi.
"Iya Mel" jawab Dokter Alex yang belum sempat sekali pun menenggak air minum.
Dokter Alex pun mulai mengangkat kembali gelas untuk meminum air dingin itu namun terhenti kembali.
"Lex aku sebel kalau denger nama sundel itu" ucap Melodi.
"Sayang mending kamu aja nih yang minum, aku udah kenyang banget" jawab Dokter Alex.
"Kamu kenyang? emang tadi kamu makan dulu sayang sebelum pulang?" tanya Melodi.
"Astaga Mel, aku kenyang sama ocehan kamu yang dari aku sampe sampai aku mau minum dan belum sama sekali sempat minum karena kamu mengoceh udah kaya burung beo engga dikasih jatah malam Jumat engga ada titik engga ada koma" jawab Dokter Alex.
"Oh gitu ya Lex, yaudah maaf nih minum ya minum nanti aku ga ngoceh lagi kok yaudah aku mau mandi dulu ya sayang" ucap Melodi.
"Iya yaudah kamu mandi ya Mel" jawab Dokter Alex.
Dalam hati Dokter Alex ebusettt dah Melodi kalau ngomel kecepatan nya ngalahin mba mba teller bank yang lagi ngitung uang,,, udah kaya jalan tol Cipali panjang bener ga ada putusnya.
"Lex kamu mengumpat aku ya didalam hati?" teriak Melodi yang tengah berada dikamar membuka pakaiannya.
"Waduh kok Melodi bisa tau si" ucap Dokter Alex bicara pelan.
"Aku tau loh Lex kalau kamu lagi mengumpat aku dalam hati" teriak Melodi lagi.
Dokter Alex pun berinisiatif menghampiri Melodi kekamar.
"Mel aku ga mengumpat kamu kok, cuma aku sedang bertanya-tanya tentang perasaan kita benarkah kita saling mencinta atau hanya pernah saling cinta, bukankah kamu juga merasa dingin mulai menjalari percakapan kita pertanyaan kamu sedang apa? terkesan hanya sebuah formalitas saja" Dokter Alex bernyanyi.
"Dih apaan si kamu Lex malah nyanyi, kaya suaranya bagus aja" ucap Melodi yang merasa kegelian dinyanyikan lagu putus atau terus oleh suaminya itu.
"Tapi suka kan aku nyanyiin?" goda Dokter Alex.
"Udah ah aku mau mandi" jawab Melodi.
"Dih Mel sini dulu kamu belum peluk aku loh dari tadi aku Dateng" ucap Dokter Alex.
"Tuh peluk aja itu" ucap Melodi sambil melemparkan B* H miliknya ketangan Dokter Alex.
"Ga apa-apa lah B* H juga aku suka loh Mel wangi banget" teriak Dokter Alex sambil menci* mi B * H milik Melodi.
"Jorok banget kamu Lex" teriak Melodi yang kini sudah berada dikamar mandi.