Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Rantang makanan


Hari Minggu siang Meira dan Dokter Gewa pergi berbelanja ke mini market untuk membeli kebutuhan bulanan rumah mereka, tak disangka Sam dan juga Kimmy berada diminimarket yang sama dengan Meira, Kimmy yang melihat Meira dan Dokter Gewa sedang berbelanja juga menarik tangan Sam untuk menyapa Meira dan Dokter Gewa.


"Wahh pantas cuaca hari ini cerah sekali, rupanya ada Ci Mei" ucap Kimmy sambil melirik kearah Dokter Gewa.


"Kamu baik-baik saja Kim?" tanya Meira.


"Ya tentu saja aku selalu baik-baik Ci Mei" jawab Kimmy.


"Masa si, padahal menurut ibu-ibu disini mereka masih selalu menimpuki wajah kamu itu" ucap Meira.


"Ya memang tapi aku beruntung meski wajah aku selalu dilempari oleh sayuran busuk, telur busuk atau bahkan air comberan sekalipun suami aku tidak pernah meninggalkan aku demi wanita lain" jawab Kimmy tersenyum jahat.


"Kim hentikan, ayo kita pergi dari sini" ajak Sam.


"Kenapa Sam, apa kamu tidak mau menyapa orang yang telah membuat kita mendapatkan perlakuan kasar dari seluruh warga sini" ucap Kimmy.


Dalam benak Sam hatinya sangat menyesal melihat Meira kini sangat bahagia bersama laki-laki lain, dengan hidup bergelimang harta Meira terlihat semakin awet muda, sementara Sam sendiri untuk mendapatkan gaji tiga juta sebulan saja dia harus bekerja keras bolak balik kota besar ke kota kecil, tak ada rumah mewah dan tak ada mobil saat dulu dia masih bersama Meira, kini hidup Sam sangat pas-pasan bersama Kimmy.


"Cukup Kim, ayo pergi! kami permisi" ucap Sam.


Melihat isterinya disindir begitu oleh Kimmy, Dokter Gewa pun kesal lalu saat Sam dan Kimmy mulai melangkah beranjak pergi dari hadapan Meira dan Dokter Gewa, kaki Dokter Gewa pun sengaja menyelengkat kaki Kimmy hingga akhirnya.


Bughtttttttt.....


Awwww


Kimmy tersungkur kelantai akibat disengkat Dokter Gewa, Sam pun berusaha membangunkan Kimmy dari lantai.


"Kim kamu jangan meleng gini dong" ucap Sam.


Kimmy menatap tajam kearah Dokter Gewa dan Meira yang saat ini tengah berusaha menahan tawanya akibat melihat Kimmy tersungkur.


Sam pun menarik Kimmy untuk pergi dari dekat Dokter Gewa dan Meira, dengan kesal Kimmy pun pergi berlalu.


"Ge kamu kan yang membuat Kimmy jatuh?" tanya Meira yang sudah tak menahan tawanya lagi.


"Apa orang aku liat Ge kamu jahat banget tau" ucap Meira.


"Siapa suruh dia membuat isteri aku kehilangan mood baiknya hari ini, biar rasakan saja" jawab Dokter Gewa.


"Meira dan Dokter Gewa pun tertawa terbahak-bahak mengingat Kimmy jatuh sampai tersungkur kelantai.


"Tunggu saja Dokter Gewa kali ini mungkin kamu belum tergoda olehku, dan tega memperlakukan aku dengan kasar, tapi perlu kamu tahu Dokter Gewa laki-laki mana yang tidak bisa aku taklukkan, lagipula semakin kamu berlaku kasar padaku entah kenapa aku semakin merasa bergairah ingin merasakan kelihaian kamu diatas ranjang" ucap Kimmy dalam hatinya.


Meira dan Dokter Gewa pun selesai membeli seluruh keperluan bulanan mereka dan bergegas untuk pulang kerumah.


Keesokan harinya Meira membuka kedai seperti biasa sedangkan Dokter Gewa berangkat keklinik nya.


Hari Senin adalah hari yang ditunggu-tunggu Kimmy sebab dia bebas tak ada Sam yang akan mengawasinya, Kimmy pun bersolek memakai riasan wajah, memasak dan menuangkan nya pada rantang, untuk siapa Kimmy memasak tentunya bukan untuk Sam karena Sam berada dikota besar ketika hari kerja.


Kimmy kemudian bersiap-siap untuk menemui seseorang dengan rantang ditanganya, melangkah kan kakinya kelur rumah sambil bersenandung ria, ketika sedang menunggu angkutan umum Kimmy bertemu Neneng.


"Eh ada Bu Neneng" sapa Kimmy.


Neneng pun menatap Kimmy dari atas kebawah, melihat Kimmy berdandan sangat cantik dan memakai baju super sexy serta membawa rantang makanan, Neneng bertanya-tanya mau menemui siapa cewek sundel ini.


"Bu Neneng kenapa melamun Bu?" tanya Kimmy.


"Heh sundel ari kamu teh mau kemana dandan begitu terus bawa rantang makanan lagi" tanya Neneng.


Kimmy pun tersenyum geli mendengar pertanyaan Neneng.


"Ih si borokokok maneh teh Kimmy cepet jawab mau siapa lagi yang kamu godain?" tanya Neneng.


"Tentunya bukan laki-laki gebetan Bu Neneng, karena selera Bu Neneng terlalu rendah buat saya" jawab Kimmy sambil tertawa kecil.


"Eleuh meni gelo maneh Kimmy, lagian teh yah laki-laki gebetan Neneng mah ga selera atuh sama cewek sundel modelan kamu, dasar Salome maneh teh" celetuk Neneng sambil buru-buru pergi meninggalkan Kimmy.


"Bisa-bisa saya teh ketularan gila kalau deket-deket cewek kaya si Kimmy, ih amit-amit tapi itu orang many menemui siapa dandan cakep begitu ya" ucap Neneng sambil berjalan sendiri.