Jeratan Cinta Tuan Mafia

Jeratan Cinta Tuan Mafia
Eps 50 Penyelamatan


Mike sudah merasakan pandangannya sudah tidak lagi terfokus pada James sejak sebuah pukulan telak mengenai kepalanya hingga membuat telinganya berdenging


Secara pengalaman dan kemampuan, James masih terbilang jauh lebih tinggi dari Mike. Hal itu terbukti dari luka yang di dapat keduanya dari pertarungan yang terlewati cukup lama


Senjata api Mike sudah hilang entah kemana, namun Mike bisa melihat tidak jauh dari tempat James berdiri ada sebuah pisau pendek sepertinya milik salah satu dari anak buahnya


Mike harus bergerak cepat sebelum kesadarannya tertelan dan ia harus gagal membawa Embun pulang


Ia kembali menghujani James dengan pukulan yang dengan mudahnya di tepis oleh pria itu. Ia sengaja mendekat kearah dimana pisau itu berada dan dengan gerakan cepat ia memungut pisau tersebut dan menancapkan ke bagian tubuh James yang bisa ia jangkau


Tidak akan semudah yang ia bayangkan, karena dari tiap tusukan yang ia arahkan ke tubuh James tidak ada satu pun yang mengenainya


Namun setelah mengeluarkan seluruh tenaga yang di milikinya bergelut dengan James, pisau itu akhirnya menancap di paha James cukup dalam membuat pria itu melepaskan Mike yang berada di bawahnya


Melihat adanya kesempatan, Mike mendorong James menjauh kemudian berlari masuk ke dalam rumah mencari keberadaan Embun


Mike membuka tiap kamar yang ditemuinya, hingga saat membuka sebuah kamar yang terletak di ujung ruangan di lantai satu itu ia akhirnya bisa melihat gadis yang selama ini dikhawatirkannya


Ia melihat Embun tengah meringis kesakitan sambil memegangi kepala dan perutnya bergantian. Wajah gadis itu terlihat sangat pucat seperti tidak ada darah yang mengalir disana


Begitu Mike memeluknya, tubuh Embun langsung menegang dan matanya perlahan terbuka memandangnya


"Sakit!" hanya kata itu yang mampu di ucapkan oleh Embun saat mengenali wajah yang memeluknya


"Maaf aku terlambat datang" lirih Mike hampir tidak terdengar. Ia tidak tau apa yang terjadi pada Embun, tapi yang bisa di tangkap oleh matanya hanyalah kepala serta kaki gadis itu yang di perban serta ada darah yang merembes dari perut yang mengenai bajunya


Mike mengambil kursi roda yang berada di sisi tempat tidur kemudian mengangkat Embun dan memindahkannya kesana. Tidak lupa juga ia membawa serta botol infus yang masih tergantung disisi pembaringannya


Belum sempat ia berbalik, dari belakangnya James muncul dengan sebuah senjata api di tangannya dan menembak Mike tepat di punggungnya


Mike memekik tertahan, rasa sakit membuatnya harus membungkuk tepat di pangkuan Embun. Ia juga sudah merasakan darah yang kini mengalir di balik bajunya


Mike kembali mendengar James yang sudah menarik pelatuknya tapi pria itu tidak bergeming dari tempatnya guna melindungi Embun dengan tubuhnya. Ia tidak mau ketika ia berpindah peluru itu justru mengenai gadisnya


Mike mengangkat wajahnya melihat Embun yang tidak bereaksi apa-apa terhadap rasa sakitnya. Namun, raut wajah Embun justru membuatnya terkejut. Tatapan matanya yang kosong, mulutnya yang hanya terus bergumam hampir tidak terdengar serta tubuhnya yang bergetar hebat menunjukkan ketakutan yang mendalam yang dialaminya


Temannya itu datang disaat yang tepat dan berhasil menolongnya dengan menembak tangan James sebelum pria itu sempat menembaknya


Keduanya kini terlibat perkelahian, tapi Mike tidak ikut membantu karena kini satu-satunya yang ia inginkan hanyalah membawa Embun pergi dari tempat itu secepatnya


"Tuan, anda terluka!" Lio menghampiri Mike setelah berhasil melumpuhkan musuhnya


"Selamatkan dia! cepat selamatkan dia!" pinta Mike dengan kesadaran yang makin menipis


Lio mendorong kursi roda Embun dengan cepat, di belakangnya Mike mengikuti dengan langkah yang ia paksakan. Rasa lelah serta kekurangan banyak darah membuatnya hampir tidak bisa menegakkan tubuhnya


Di dalam mobil, ia duduk sembari memangku kepala Embun yang di letakkan di atas pahanya. Lio mengemudikan mobilnya dengan cepat, beruntung jalanan yang mereka lalui lenggang sehingga mobil pun bisa tiba di rumah sakit yang berada tidak jauh dari sana


Mike serta Embun di bawa menuju ke ruang gawat darurat untuk segera di tangani karena begitu tiba disana, tuannya itu sudah tidak sadarkan diri sementara Embun masih seperti saat ia di bawa keluar dari rumah itu


*


*


Rey datang sedikit terlambat karena mengalami sedikit kendala sewaktu menuju ke rumah James. Beruntung kehadirannya tepat waktu, sehingga ia bisa menolong Mike dari sebuah tembakkan yang di arahkan padanya


Setelah berhasil menembak tangan James hingga senjatanya terlepas, ia kemudian menembak kaki James supaya pria itu tidak bisa kabur dari mereka


Tapi satu hal yang tidak ia sangka, dalam posisi terluka pun James masih sama gesitnya ketika tubuhnya bugar karena pria itu langsung melayangkan kakinya dan menendang senjata yang di pegang Rey


Perkelahian tangan kosong pun kembali terjadi, namun tidak lama kemudian anak buah Mike muncul dan membantunya.


Mereka berhasil memojokkan James, tapi lagi-lagi mereka tertipu karena James yang mengetahui akan adanya pertolongan yang datang sengaja mengiring mereka mendekat kearah jendela yang terbuka


James dengan cekatan, melompat ke arah jendela dan memegang tali yang akan menariknya ke atas menjauh dari musuh-musuhnya


Rey tidak berhasil menghalangi kepergian James karena pria itu sudah menghilang dari penglihatan mereka.


Ia lalu menyuruh untuk membereskan anak buah James yang terluka parah serta membawa teman-teman mereka untuk segera di obati. Sementara Rey segera mengambil mobilnya untuk menyusul Mike dan melihat keadaannya