
Embun telah berpakaian rapi dan tengah menunggu kedatangan Nabila ke rumahnya. Mereka akan pergi ke sebuah taman yang cukup ramai di bilangan Jakarta pusat
Bahkan saking antusiasnya sejak semalam saat suaminya mengatakan bahwa mereka akan berjalan-jalan di taman, Embun sudah mulai memilih pakaian apa yang akan ia kenakan saat bepergian nanti
Walaupun pada akhirnya, Mike tidak bisa ikut menemaninya kesana karena padatnya jadwal pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan namun hal itu tidak mengurangi rasa suka cita di hati Embun
Pasalnya, baru kali ini ia bisa melihat pemandangan di luar rumahnya selain saat ia pergi memeriksakan kandungannya di dokter. Itu pun bisa terjadi karena sebelumnya ia sempat merajuk pada suaminya hanya lantaran keinginannya tidak terpenuhi
Meski dalam hati, Embun akan kembali menjadikan alasan kehamilannya untuk membuat Mike mengikuti semua keinginan yang selama ini tidak sekalipun di kabulkan oleh pria itu
"Maaf aku terlambat, tadi jalanan macet sekali" Nabila muncul setelah membuat Embun menunggu hampir setengah jam lamanya
"Tidak apa kak, sebaiknya kita pergi sekarang sebelum waktu semakin sore"
Nabila pun mengangguk mengiyakan. Mereka berangkat di temani oleh dua pengawal yang juga bertugas sebagai supir mobil tersebut
*
*
Hari ini Tuhan tengah berbaik hati pada James setelah masa waktu yang ia dan ayahnya sepakati hampir berakhir, tiba-tiba saja ia melihat mobil yang membawa Embun melintas dan di dalam mobil itu tidak ada Mike melainkan hanya ada dua pengawal pribadinya saja
Dengan senyum yang terus mengembang di wajahnya, Pria itu pun turun dari mobil namun dengan jarak yang sedikit menjauh namun masih bisa dengan jelas melihat wajah Embun yang kini tengah tersenyum senang sembari duduk menikmati pemandangan di sekitarnya
Ia pun mencoba berbaur dengan banyaknya pengunjung di taman yang mereka kunjungi, berharap Embun masih bisa mengenali wajahnya meskipun kini keadaannya sudah tidak segagah dulu
Bagai dayung bersambut, meski tidak langsung mengenali tetapi beberapa kali James mendapati wanitanya itu memandanginya seperti sedang mengingat sesuatu yang terlupakan
Mata keduanya juga seringkali berpapasan tapi Embun langsung mengalihkannya begitu saja. Namun hal itu di rasa cukup bagi James karena hal itu berarti Embun juga mulai penasaran dengan keberadaannya disana
Para pengawal itu juga tidak ada yang mengenali dirinya sehingga ketika ia terus berusaha mendekat, mereka hanya menganggap bahwa dirinya hanyalah salah seorang dari pengunjung yang datang kesana tanpa sadar bahwa dirinya membawa niat tertentu terhadap wanita yang mereka jaga
Hingga ketika wanita itu membantu seorang anak kecil yang terjatuh di dekatnya, baru lah ia bisa memanggil namanya dan saat itu juga kedua netra mereka beradu cukup lama
Hening bahkan tidak ada ekspresi yang wanita itu tunjukkan seperti harapannya selama ini
Tapi itu hanya terjadi beberapa menit saja, karena setelah itu Embun tiba-tiba saja terjatuh dan kehilangan kesadarannya
Semua orang langsung mendekat dan menolongnya, sedangkan James segera menjauh dan meninggalkan tempat tersebut secepat mungkin supaya tidak ada orang yang sadar bahwa dirinya lah penyebab wanita itu tidak sadarkan diri
Kini James semakin percaya bahwa rencananya untuk bertemu dengan Embun semakin terbuka lebar karena bagaimanapun juga wanita itu pasti akan semakin penasaran dengan dirinya sehingga meskipun ia tidak menemui wanita itu nantinya pasti Embun sendiri yang akan datang kepadanya