
Elliza menarik tengkuk Alex, gadis cantik itu mencium lembut bibir Alex. Dia ingin menjadi istri yang baik dengan cara memberikan pelayanan terbaik untuk suaminya.
Elliza merasa takut karena Alex belum mencintai nya sehingga bila Elliza tak bisa melayani Alex dengan baik. Pria tampan itu lari ke pelukan wanita lain.
Gadis itu sadar bahwa Alex lebih sempurna darinya. Sudah tampan, mapan dan kaya raya, pasti sangat banyak perempuan di luar sana yang berusaha menggantikan posisi nya.
Elliza ingin membuat Alex candu atau bahkan bergantung pada kenikmatan yang dia berikan agar suaminya itu tak tergoda pada jajanan luar lagi.
Alex yang sudah tak mampu lagi menahan gairah cinta nya selama bersama Elliza pun langsung meluapkan nya.
Elliza terkejut karena Alex membalas ciuman nya dengan menggebu-gebu dan kasar. Pria tampan itu memasukkan l*dahnya ke dalam mulut Elliza lalu mengobrak-abrik isi dalamnya dengan kasar.
Elliza berusaha tenang dan mengimbangi ciuman Alex, meski jantungnya berdegup kencang karena tak hanya ciuman yang kasar.
Alex juga meraba-raba tubuhnya dengan kasar. Gadis cantik itu berpikir Alex sedang berna*su padanya.
Alex melempar tubuh Elliza ke atas ranjang dengan kasar membuat Elliza tersentak kaget.
"Sa-sayang." Elliza merasa was-was saat melihat sorot mata Alex yang berubah saat menatapnya.
Kali ini Alex menatap Elliza seperti mangsa atau lebih tepatnya pria mabuk yang ingin menodai seorang gadis.
Seperti itulah Elliza menilai Alex saat ini. Gadis cantik itu merasa ketakutan, namun, dia berusaha menyembunyikan nya dengan tersenyum manis.
Oh Elliza … tolong jangan tersenyum. Kau semakin membuat Alex tak sabar untuk memiliki mu seutuhnya.
"Aku harap kamu tidak menyesal!" ujar Alex seraya menanggalkan seluruh pakaiannya.
"Aku tidak akan menyesal karena kamu sudah menjadi suami ku. Sudah kewajiban ku melayani mu dan sudah hak mu menyentuh ku!" balas Elliza tersenyum lembut berusaha menutupi rasa takut dalam dirinya.
"Semoga apa yang kamu katakan itu benar, Elliz. Karena malam ini aku tidak akan melepaskan mu!"
Alex yang sudah polos langsung naik ke atas ranjang membuat Elliza langsung merebahkan tubuhnya seraya mengalungkan tangannya pada leher Alex.
Sregg.
Alex merobek semua kain yang menutupi tubuh porselen Elliza membuat gadis cantik itu mengeluarkan keringat dingin.
"Pelan-pelan," bisik Elliza pelan membuat Alex langsung menatap lekat wajah Elliza yang bersemu merah.
"Aku tidak bisa pelan dan tidak bisa lembut. Aku lebih suka percintaan yang kasar! Apa kamu masih mau melayani ku, Elliz? Kalau tidak aku akan berhenti sekarang dan bercinta dengan wanita lainnya!" tegas Alex membuat Elliza terkejut.
Degg.
Hati Elliza terasa sakit dan sesak mendengar nya. Dia tak menyangka Alex akan mengatakan hal yang menyakitkan di malam pertama.
"Lakukanlah sesukamu padaku! Aku siap melayani mu. Tapi, jangan sekalipun kamu menyentuh wanita lain setelah kita menikah karena aku tidak akan sanggup di khianati!" balas Elliza dengan suara bergetar.
Gadis cantik itu rela di perlakukan kasar saat bercinta agar suaminya itu mencapai kepuasan. Istri mana yang mau membiarkan suaminya bermalam dengan wanita lain.
Alex tak menyia-nyiakan kesempatan lagi, pria tampan itu berubah menjadi buas. Dia menerjang Elliza dengan kasar, sungguh Elliza ingin menangis.
Namun, sekuat mungkin gadis cantik itu menahan nya karena tak ingin membuat Alex pergi bermalam dengan wanita lain.
Elliza tak dapat mengenali sifat Alex yang kasar ini. Dia tidak menyangka Alex bisa berubah menjadi pria kasar.
Padahal sebelumnya Alex selalu bersifat lembut, meski di awal perkenalan mereka Alex bersikap dingin. Namun, tak sekalipun pria itu kasar.
Elliza tak bisa menjerit saat benda tumpul dan keras itu merobek sesuatu di bawah sana dengan cara kasar, karena suaranya di bungkam oleh mulut Alex.
Berkali-kali Alex melakukan nya dengan gaya yang berbeda. Suara Elliza berubah menjadi parau karena rasa sakit yang dirasakannya kian mendera.
Alex benar-benar seperti orang yang kesetanan. Pria tampan itu merasakan kenikmatan yang luar biasa karena telah mencicipi mahkota Elliza.
Alex tak sadar telah menyakiti Elliza. Pria tampan itu dibutakan oleh hawa nafs*nya.
Sakit .. ini benar-benar sakit!
Apakah selamanya aku akan merasakan sakit ini?
Kenapa Alex berubah?
Dia seperti orang lain?
Apa yang membuatnya seperti ini?
Dia menyakiti ku!
Kapan dia berhenti?
Aku sudah tidak tahan lagi!!
Gelap … semuanya gelap! Aku tak bisa merasakan apa pun lagi. Aku lelah … sangat lelah! Aku ingin tidur!
*
*
*
Hiks … kasihan bener lu Elliz 😭😭 yang sabar yakk … semoga bang Alex berubah ke depannya 🥺🥺
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰