Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S2 : Pisang Raja


Elliza memesankan makanan untuk Alex dan dirinya. Mereka berdua menyantap makanan dengan nikmat tanpa berbicara.


Alex tersenyum kecil ketika melihat Elliza yang terlihat serius menyantap makanan nya. Gadis cantik itu tak sadar bahwa Alex sedari tadi memperhatikan dirinya makan.


"Suka sama makanan nya?" tanya Alex lembut seraya membersihkan noda pada sudut bibir Elliza.


"Suka! Makanan nya benar-benar enak. Di desa ku dulu tidak ada makanan yang seperti ini! Kami hanya makan makanan yang di rebus. Karena kami tinggal dekat gunung. Jadi, orang-orang kami hanya mengolah makanan dengan cara merebut nya!" jelas Elliza santai membuat Alex menaikkan alisnya.


"Apa di sana tidak ada minyak goreng?" tanya Alex heran membuat Elliza menggelengkan kepalanya.


"Ada, tapi mahal! Harganya sekilo sama dengan harga ayam seekor. Jadi, kami mengolah makanan dengan cara merebus nya!" balas Elliza jujur membuat Alex bergidik ngeri.


Pria tampan itu tak tahu bagaimana bila dirinya yang berada di posisi Elliza. Tinggal di perkampungan, tanpa adanya televisi dan signal.


Begitu juga dengan pengolahan makanannya yang di rebus bukan di goreng.


Ah … membayangkan nya saja sudah membuat Alex merinding.


"Makan lah yang banyak! Pesan lagi kalau tidak cukup." Alex mengelus puncak kepala Eliza membuat gadis cantik tersenyum manis.


Elliza menganggukkan kepalanya semangat. Gadis itu merasa sangat bersyukur karena memiliki suami pengertian seperti Alex.


Bukannya malu melihat cara makan Elliza yang lahap, Alex malah terlihat suka dan santai.


Pria tampan itu tak mempermasalahkan tingkah laku Elliza.


"Kamu juga makan yang banyak, Sayang! Karena kamu juga butuh tenaga lebih sebentar lagi!" balas Elliza tersenyum penuh arti membuat Alex menautkan alisnya.


Pria tampan itu melihat gelagat aneh dari Elliza. Sedari tadi istrinya itu bersikap aneh.


Namun, Alex tak berani bertanya karena dia melihat Elliza sedang asik dengan makanan nya.


Mereka berdua kembali melanjutkan acara makannya. Elliza merasa senang karena dirinya hampir selesai menghabiskan makanan nya.


Dia melirik Alex yang telah selesai makan dan sibuk menatap layar ponselnya.


"Sebentar lagi aku akan buat kamu geregetan, Sayang. Semoga saja terapi khusus dari ku ini bisa membuat kamu mengendalikan emosi kamu saat sedang bergairah," gumam Elliza pelan membuat Alex yang sedang menatap layar ponselnya langsung beralih menatap Elliza.


"Kamu berbicara sesuatu, Elliz?" tanya Alex yang samar-samar mendengar gumaman Elliza.


Gadis cantik itu merutuki mulutnya yang tak bisa diam. 


Alex kembali menatap layar ponselnya. Sedangkan Elliza beralih memakai pisang coklat makanan hidangan penutup.


Pisang tersebut di lapisi dengan coklat. Ukurannya seperti pisang raja. Elliza tak memotong pisang tersebut, melainkan langsung mengambil nya dengan tangan tanpa embel-embel sendok.


"Kita mulai sekarang," gumam Elliza tersenyum penuh arti.


Gadis itu menj*lati pisang tersebut dengan sensual.


"Enak," ujar Elliza membuat Alex langsung menatap ke arahnya.


Alex menelan ludah kasar melihat apa yang baru saja Elliza praktekan. Istrinya itu sedang memainkan pisang coklat dengan mulutnya. 


"Elliz, apa yang kau lakukan? Kenapa be-begitu cara makan pi-pisang nya?" Alex bertanya dengan suara yang terbata-bata.


Pria tampan itu sedang membayangkan apa yang berada di tangan Elliza itu pusaka nya.


Ah … apa yang kau pikirkan Alex? Bagaimana bisa kamu memikirkan hal yang mesyum itu? 


Elliza tersenyum penuh arti. Gadis cantik itu melakukan aksi keduanya membuat Alex menegang di kala kaki Elliza lancang menyentuh …


*


*


*


Wkwk … kita tunggu setelah buka puasa nanti ya🤣🙈


Maaf semalam gak sempat up lagi. Author ketiduran karena terlalu lelah🙏


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏