
"Bacakan semuanya!" titah Alex pada Jhon sekretaris nya yang sedang berdiri seraya memegang amplop coklat.
"Baik, Tuan!" Jhon segera membuka amplop coklat tersebut lalu membacakan semua isinya.
"Elliza Wilson berumur 19 tahun, status yatim piatu. Dia tinggal bersama Paman dan bibi nya. Elliza di perlakukan buruk oleh paman dan bibinya. Kerap kali dia hampir di lecehkan oleh paman nya!"
"Tunggu … bukankah dia paman gadis itu? Kenapa bisa dia melecehkan Elliza?" potong Alex heran.
"Mendiang ayah Elliza tak lain adalah kakak tiri dari bibi nya."
"Ah … aku mengerti! Mereka tidak sedarah!" ujar Alex memberikan kode pada Jhon untuk segera melanjutkan laporannya.
"Paman Elliza merupakan seorang penjudi, dia terlibat hutang piutang dengan seorang muncikari. Untuk menebus semua hutangnya itu dia menjual Elliza kepada muncikari itu!"
"Elliza di paksa melayani pria hidung belang. Karena kepintarannya dia bisa kabur dari pria hidung belang yang ingin menidurinya!"
Alex mendengarkan laporan dari Jhon dengan seksama. Akhirnya pria tampan itu mengetahui latar belakang Elliza.
"Sudah cukup!" ujar Alex membuat Jhon menghentikan bacaan nya.
Jadi, dia sempat terjerumus dalam dunia malam batin Alex.
*
*
*
Di sisi lain, Elliza menyuapi ayah Alex dengan telaten. Benar kata Alex bahwa ayahnya pasti meminta sarapan tambahan.
Elliza merasa senang melihat ayah Alex yang tertawa riang seraya memainkan helikopter mainan di tangan nya.
"Wusss … helikopter nya terbang, Barbie!" Ayah Alex tersenyum polos layaknya anak kecil tanpa dosa ke arah Elliza.
"Iya, helikopter nya terbang!" Elliza tersenyum lembut.
Tiba-tiba Elliza mencium bau tak sedap, gadis itu mencari-cari asal bau itu.
"Huwaa … Alex!" Tiba-tiba saja pria tua itu menangis memanggil nama anaknya, membuat Elliza terkejut.
Gadis itu ketakutan melihat ayah Alex tiba-tiba histeris, dia takut di salahkan dan di usir oleh Alex karena di nilai tak becus menjaga ayahnya.
"Tuan … ada apa? Jangan menangis! Apa ada yang Anda butuhkan?" Elliza berusaha menenangkan ayah Alex yang menangis.
Namun, bukannya diam. Ayah Alex malah semakin histeris. Pria paruh baya itu membuang mainan helikopter yang berada di tangannya.
"Ada apa ini?" Alex tiba-tiba datang dengan raut wajah dingin.
Elliza termangu mendengar suara bariton Alex. Gadis itu merasa takut bila Alex marah.
"Tu-tuan … saya tidak tahu kenapa? Tiba-tiba saja Tuan besar menangis!" jelas Elliza dengan suara terbata-bata.
Alex segera menghampiri sang ayah, pria tampan itu dapat mencium bau tak sedap. Alex tersenyum lembut lalu mengusap bahu sang ayah.
"Papa pup di celana, ya?" Alex bertanya dengan suara lembut.
Elliza yang mendengarnya pun mengerti, bahwa bau tak sedap yang dia cium sedari tadi itu berasal dari ayah Alex.
Sekali lagi Elliza terpana dan merasa kagum pada Alex. Bukannya marah dan mencaci sang ayah karena telah buang air besar di celana, Alex malah bertanya dengan suara yang lembut.
"He'um … papa gak tahan! Tadi, papa makan nya banyak-banyak! Tiga kali tambah … tapi, papa gak bisa nahan pup!" jelas ayah Alex terbata-bata karena takut di marahi.
Persis seperti anak kecil yang takut di marahi ibunya karena telah mengompol di celana. Begitulah kira-kira ekspresi ayah Alex sekarang.
"Sudah … gak apa-apa! Jangan nangis lagi, aku gak marah kok! Sekarang kita ke kamar mandi ya, Pa! Biar Alex bersihkan hajat papa!" Alex berkata santai seolah sudah terbiasa.
"He'um." Ayah Alex mengangguk kepalanya patuh.
Pria tua itu tersenyum polos karena Alex tak memarahi nya.
"Lanjutkan tugas mu yang lainnya! Nanti kalau aku panggil baru datang lagi!" titah Alex pada Elliza.
"Baik, Tuan!" Elliza pun beranjak pergi, namun, sesekali gadis itu menoleh ke belakang.
Dia menghentikan langkahnya menatap punggung Alex. Pria tampan itu mendorong kursi roda ayahnya menuju kamar.
Ada perasaan aneh yang hadir di dalam hatinya ketika melihat ketulusan Alex dalam menjaga ayahnya.
"Kenapa jantungku selalu berdebar kalau dekat-dekat dengan Tuan Alex, ya?" gumam Elliza memegang jantungnya yang berdetak kencang.
*
*
*
Hehe … author udah up 4 bab🤭🤭🌹🌹
Bersambung
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰