Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S3 : Anak Yang Di Abaikan


Suara dentuman musik keras terdengar memekakkan telinga para pendengar nya. Namun, tak membuat mereka menghentikan musik tersebut. Banyak pasang muda-mudi berdansa di lantai dansa dengan para pasangannya.


Lampu disko berkelap-kelip membuat suasana semakin riuh. Banyak dari mereka yang ikutan bersorak, bernyanyi dan berteriak guna mengekspresikan perasaan mereka.


Dua pria tampan sedang duduk di kursi depan bartender. Keduanya sedang menyesap cerutu mahal mereka seraya menatap ke arah lantai dansa.


"Hah … sekarang hanya tersisa kita berdua! Alex dan Diego sudah insaf atau lebih tepatnya merek terpaksa insaf karena takut pada istri mereka!" Damian mengeluh pada Max membuat pria tampan itu menghela nafas berat.


"Mereka bukan takut, Dami. Tapi, lebih tepatnya mereka bucin pada istri mereka dan takut menyakiti hati istri mereka bila kembali nakal seperti saat mereka lajang!" balas Max santai seraya menghembuskan asap cerutu nya.


Max paham betul bagaimana kehidupan kedua sahabatnya yang telah menikah itu. Ada hati yang harus mereka jaga terlebih lagi Diego yang telah memiliki anak.


Sosok kepala keluarga harus bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. Itulah yang Max nilai dari segi pandangan nya.


Terlebih lagi kebiasaan mereka yang tak bisa jauh dari tanah subur para wanita malam membuat para wanita yang akan menjadi istri mereka kelak pasti akan merasa was-was.


Diego dan Alex pasti tak ingin datang ke clup walaupun sekedar minum saja, karena di larang Juliet dan Elliza.


"Apa sebegitu nya kita di kekang setelah menikah?" tanya Damian serius menatap malas para wanita yang meliuk-liuk di tiang panggung.


"Ya kalau model suaminya seperti kita harus di kekang, Dam. Terlebih lagi apa yang telah kita lakukan di masa lajang pasti membuat para wanita yang akan menjadi istri kita kelak was-was, karena takut kita kembali pada hobi kita yang seperti sekarang!" jelas Max bijak membuat Damian terdiam beberapa saat.


Pria tampan itu merenungi perkataan Max.


"Kamu kenapa? Kelihatannya seperti sedang ada masalah!" tanya Max menepuk pundak sahabatnya itu.


Damian menyesap cerutu nya, pria tampan itu menghembuskan asap cerutu nya berbentuk bulat lalu memainkan nya dengan cara meniupkan asap cerutu tersebut.


"Orang tua ku mendesak ku untuk segera menikah!" balas Damian membuat Max tertawa lepas.


"Kalau begitu turuti permintaan kedua orang tuamu, Dam! Mumpung mereka masih hidup, pastinya mereka ingin melihat putra semata wayangnya menikah!" ujar Max tersenyum getir membuat Damian langsung menatap ke arah sahabat nya itu.


"Lalu bagaimana denganmu?" tanya Damian serius.


Max tersenyum kecil, lalu meneguk minumannya tanpa menjawab pertanyaan Damian.


"Max," panggil Damian.


Max adalah korban broken home. Ibu dan ayahnya bercerai saat umurnya enam tahun. Ibunya menikah lagi, begitu juga dengan ayahnya.


Mereka menikah lalu memiliki anak masing-masing dan melupakan Max yang mereka titipkan pada nenek dari ibunya.


Max seolah menjadi anak yang terlupakan. Dia hanya bisa melihat bagaimana perlakuan ibu dan ayahnya pada para adik tiri Max.


Sungguh menyesakkan bagi seorang anak yang di lahirkan lalu di abaikan kehadiran nya. Itulah yang Max rasakan, hingga saat umurnya menginjak dua puluh tahun.


Neneknya meninggal dunia membuat Max harus hidup sebatang kara. Memiliki orang tua lengkap nyatanya tak membuat hidup Max berwarna seperti anak-anak yang lain.


Ayah dan ibunya hanya memberikan uang dan uang untuk menggantikan peran mereka yang tak pernah ada di sisi Max.


"Aku tidak bisa memberikan nasihat padamu, Max. Karena aku tidak pernah merasakan apa yang kamu rasakan. Tapi, aku yakin kamu bisa menyembuhkan semua luka di hatimu! Karena separah apapun luka seseorang, hanya orang itu yang mampu menyembuhkan nya!" ujar Damian bijak membuat Max segera menoleh ke arahnya.


"Tumben kau bijak!" Max menautkan kedua alisnya menatap wajah tampan sahabatnya itu.


"Ah … kata-kata itu aku copas dari papan iklan di jalan tol!" balas Damian jujur membuat Max berdecak kesal.


*


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


Mampir Juga ke novel temen author 🥰