Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S2 : Gadis Lumpur


Alex terkejut melihat seorang gadis dengan wajah dan tubuh yang di penuhi lumpur. Penampilan gadis itu seperti gelandangan yang sudah bertahun-tahun tidak mandi.


Gadis cantik itu menundukkan kepalanya tak berani menatap Alex lalu memilin ujung bajunya dengan tangan yang gemetar.


"Kamu siapa?" tanya Alex dengan raut wajah terkejut.


Tiba-tiba gadis itu berlutut dan terisak di hadapan Alex. Dia memeluk kaki Alex erat dengan tubuh kotornya.


"Tuan … tolong jangan usir saya … hiks … saya gak tahu lagi harus ke mana lagi! Tolong saya, Tuan. Saya gak mau lagi ke tempat haram itu … di sana banyak orang jahat! Hiks … " 


Gadis itu menangis histeris seraya memeluk erat tubuh Alex.


Pria tampan itu mematung sekaligus bingung mendengarnya. Dia bingung bagaimana bisa gadis ini masuk ke dalam pekarangan rumahnya.


Alex menelisik ke arah taman belakang, dia melihat ke arah pagar besi yang tinggi nya tiga meter. 


Ah … apa gadis ini memanjat pagarnya? Lalu kenapa tidak ada penjaga yang menahan nya?


Apakah karena gadis itu masuknya malam dan di saat suasana sepi?


Bau tak sedap menusuk penciuman Alex. Pria tampan itu ingin mendorong kasar gadis itu.


Namun, tulang kakinya seolah tak sanggup untuk di gerakan. Terlebih lagi yang di hadapannya ini adalah sosok gadis yang sedang rapuh.


Ah … dia bak*ngan, akan tetapi, dia masih memiliki hati.


"Ck, lepaskan kaki ku! Kalau tidak aku akan menendang mu dari sini!" tegas Alex dingin membuat gadis itu langsung melepaskan kaki Alex.


Dia mendongak menatap Alex, bola matanya memerah dan bibirnya mengering, bahkan, bergetar karena menangis.


Duh, kenapa bulu kuduk Alex merinding melihat penampilan gadis ini yang terlihat seperti hantu lumpur.


Bau, tubuh penuh lumpur dan rambut berminyak serta terdapat lumpur di beberapa bagian kepalanya.


Dress yang entah apa warnanya karena semuanya penuh dengan lumpur.


Dasar manusia lumpur, pekik Alex dalam hati.


Dia yakin bahwa di balik lumpur itu tersimpan wajah jelek, kulit hitam, kusam, muka berjerawat.


Dan apalagi lagi, ya?  


Alex menatap lekat wajah gadis itu, ah … ternyata kelebihan gadis itu adalah warna bola matanya yang kecoklatan, hidungnya yang mancung dan bentuk bibirnya yang seksi.


"Tuan, janji tidak akan mengusir saya dari sini?" tanya gadis itu dengan suara serak nya.


Bola mata gadis itu berkedip-kedip lucu menatap Alex penuh harap.


Ah … entah mengapa pria tampan yang tak pernah jatuh ke dalam pesona wanita cantik manapun, tak berkutik mendengar pertanyaan yang keluar dari gadis lumpur itu.


"Tidak, sekarang pergilah dari rumahku! Aku tidak ingin papa ku ketakutan melihat manusia lumpur seperti mu!" balas Alex dengan spontan membuat gadis itu kembali menangis.


Bahkan, tubuhnya tampak bergetar hebat menandakan dirinya sangat ketakutan dan sedih mendengar penolakan Alex.


"Hiks … aku mohon, Tuan! Jangan usir aku … nanti mereka menemukan ku lagi! Aku mohon, Tuan. Anda pasti orang baik karena Anda sangat menyayangi ayah Anda yang sedang sakit! Saya melihat semuanya tadi!"


"Saya mohon, Tuan! Mungkin saya tidak bisa membalas kebaikan Anda. Tapi, saya janji tidak akan membebani Anda. Saya bisa bekerja apa saja di sini, bahkan, saya rela tidak di gaji!"


"Kalau Anda keberatan memberi saya makan, cukup beri makan saya dua hari sekali. Selebihnya saya akan minum air putih! Saya mohon … jangan usir saya dari sini! Di luar sana sangat banyak orang jahat sedang mencari saya! Hiks … saya mohon, Tuan!"


"Saya janji tidak akan membebani Anda, Tuan! Saya pandai dalam segala hal! Saya adalah orang rajin dan cepat belajar! Tolong, Tuan!" 


Gadis itu menangkup kedua tangannya di di depan dada, menatap Alex dengan tatapan memelas dan putus asa.


Bahkan, tak jarang suaranya tersendat karena berbicara saat sedang menangis.


Alex mencerna semua ucapan gadis lumpur di depannya ini. Jujur saja hati nurani Alex meronta-ronta ingin menolong gadis ini.


Akan tetapi, dia bukanlah orang yang gampang percaya pada orang asing.


Bisa jadi gadis ini adalah salah satu mata-mata yang di kirim oleh rekan bisnisnya untuk mencari tahu setiap rencana baru yang Alex miliki.


Di tengah-tengah lamunan nya, Alex tersentak saat gadis itu tiba-tiba bangkit berdiri berlari kencang meninggalkan dirinya.


Alex ingin marah, namun, matanya membulat sempurna melihat sang ayah yang terjatuh ke dalam kolam renang.


Bagaikan video slow motion, Alex berteriak memanggil sang papa. Tubuhnya mendadak kaku tak bisa berlari karena saking shock nya.


"PAPA!!!" teriak Alex menggema.


Byurr.


*


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰


Mau up lagi?? Ayo vote dan komentar nya di kencengin 🔥🔥🔥🌹🌹


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏