Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S4 : Menikah Dengan Ku


"Lalu apa hemm? Kamu pilih sabun colek atau es krim, My Sissy?" Damian berbisik pelan dengan nada sensual tepat di telinga wanita mungil itu.


Gleg.


Wanita itu menelan ludahnya kasar ketika mendengar pertanyaan Damian. Pipinya merona membayangkan pria seksi yang menindihnya itu menjadikan dadanya seperti es krim.


Bukankah itu akan terasa nikmat sekaligus menggelikan seperti kata teman-teman nya yang sudah pernah making love.


"Diam berarti setuju."


Damian langsung memainkan ujung dada Sissy dengan Indra pengecap nya membuat tubuh wanita itu bergetar kenikmatan.


"Ja-jangan … hah … hentikan!" Sissy melenguh pelan, wanita cantik itu melengkungkan punggung nya memberikan akses pada Damian untuk memperdalam ciuman tersebut.


Logikanya menolak, namun tubuhnya menerima sentuhan nakal Damian. Sungguh, wanita itu tak dapat berpikir jernih saat ini.


Batin nya terus berperang dengan logika bahwa yang sedang di lakukan Damian itu salah.


Damian tersenyum kecil melihat wajah Sissy yang berwarna merah padam. Antara marah dan bergairah itulah yang Sissy rasakan saat ini.


"Ini belum seberapa, My Sissy! Ada yang lebih nikmat dan lebih menggetarkan dari ini," bisik Damian dengan suara serak.


Nafas Sissy terengah-engah membuat dada wanita itu naik turun. Cukup membuktikan bahwa wanita yang di bawah kukungan nya itu sedang tak baik-baik saja.


Atau lebih tepatnya sedang bergairah, namun, terlalu jual mahal untuk mengakuinya.


"Apa yang kamu inginkan sebenarnya, huh? Kenapa menculik ku lalu menelanjangi ku seperti ini? Apa belum cukup ribuan lubang yang kamu jamah, huh? Apa perlu juga lubang ku kamu masuki?"


Sissy berkata dengan nada sarkas, bibirnya bergetar menahan amarah. Tangannya terkepal kuat, andai saja dia di beri kelonggaran sedikit saja.


Maka, akan dia pastikan Damian akan babak belur saat itu juga. Namun, sekuat apapun dia tetaplah seorang wanita yang akan tetap kalah dari segi kekuatan.


Damian menarik sudut bibirnya berbentuk senyuman sinis. Di mendekatkan bibirnya dengan bibir Sissy, wajah mereka sangat dekat.


Bahkan, hidup keduanya saling bersentuhan membuat nafas keduanya saling bersahutan.


"Aku ingin kamu menikah denganku!" ujar Damian dengan suara serak menahan gairah.


Pria itu sangat ingin melahap Sissy, namun, harta Karun nya sedang mati suri. Andai saja tidak, maka dapat di pastikan suara manja dan mendayu-dayu akan memenuhi ruangan tersebut.


Sissy terkejut mendengar jawaban Damian. Wanita itu tak menyangka pria yang telah menolaknya itu kini menculik dirinya hanya untuk mengajaknya menikah.


Gila … bukankah itu terlalu ekstrim?


Tidak ada romantis sedikit pun?


"Kenapa kamu malah mengajak ku menikah, Bastard? Bukannya kamu sendiri yang tidak bergairah melihat ku, badan kurus, tubuh pendek! Aku bukan kriteria mu!"


Sissy tersenyum mengejek menatap rendah Damian membuat pria itu mengeraskan cengkeraman, membuat Sissy meringis kesakitan karena tangannya di cekal semakin kuat.


"Karena kamu telah membuat harta Karun seorang Damian Simajuntak mati suri! Karena ulah kamu aku tidak lagi bisa mengarungi lembah kenikmatan setiap malam!"


"Kalau bukan karena alasan yang aku sebutkan itu! Mati pun aku tidak mau menikah denganku. Jangan besar kepala karena aku mengajak mu menikah! Tugas mu setelah menikah bukan menjadi nyonya Damian Simajuntak, namun, tugas mu tak lebih dari sebuah alat terapi untuk harta Karun ku!"


"Setelah harta Karun ku sadar dari tidur panjangnya. Saat itu juga aku menendang mu dari kehidupan ku, Nona Sissy Barley!"


Damian berbisik pelan membuat mata Sissy mengembun. Sekali lagi dirinya di rendahkan oleh Damian.


"Aku tidak akan mau menikah denganmu!" tegas Sissy dengan suara bergetar menhan tangis.


"Aku tidak butuh persetujuan mu, Nona!" ujar Damian tersenyum sinis.


*


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰


Rekomendasi Author 🥰 di jamin pasti seru❤️