
"Apa perlu aku membalas perbuatan mereka?" Alex mengulangi perkataannya sekali lagi. Pria tampan itu menyentuh belakang telinga Elliza membuat tubuh gadis itu meremang.
Elliza mencengkram lembut pundak Alex saat merasakan sensasi aneh dan menggelitik di bawah sana.
Alex yang melihatnya pun tersenyum samar. Pria tampan itu semakin mengeratkan pelukannya pada Elliza.
Perlahan tangannya yang melingkar di pinggang Elliza ia gerakan mengusap perut rata Elliza membuat gadis itu perlahan menggoyangkan tubuhnya.
"Dengan cara apa Anda membalaskan perbuatan mereka, Tuan?" tanya Elliza pelan menatap sayu wajah tampan Alex.
"Kamu inginnya dengan cara apa hemm?" Bukannya menjawab, Alex malah bertanya dengan nada lembut.
Pria tampan itu membelai pipi Elliza lembut membuat gadis itu tanpa sadar semakin merapatkan tubuhnya dengan Alex.
Elliza mengalungkan kedua tangannya di leher Alex. Dada gadis itu bersentuhan dengan dada Alex menciptakan sensasi aneh pada tubuh keduanya.
"Atau ingin aku bunuh saja? Sangat gampang bagiku menghilangkan nyawa mereka tanpa jejak!" ujar Alex memiringkan wajahnya ke kanan seperti ingin mencium Elliza.
Pria tampan itu menatap lekat bola mata Elliza yang berwarna coklat keemasan. Lalu tatapannya beralih ke hidung dan bibir Elliza.
Jamari Alex membelai kening, alis dan bulu mata Elliza membuat gadis itu memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut Alex.
Tidak ada yang dapat Elliza pikirkan saat ini. Pikirannya kosong begitu saja.
"Kenapa tidak menjawab hemm?" tanya Alex dengan suara pelan.
Elliza membuka matanya perlahan, bola matanya yang coklat keemasan bertemu dengan bola mata biru Alex.
Elliza tak sadar bahwa tangan Alex yang satunya lagi bergerak membelai paha mulusnya.
Kelembutan dan ketampanan Alex saat ini membuat dirinya tak mampu berpikir jernih. Tubuhnya seolah menginginkan sentuhan Alex.
Dia merasa nyaman dengan sentuhan pelan-pelan Alex.
Dia tak tahu bahwa semua itu hanyalah taktik Alex saja agar bisa menyentuhnya.
Alex memang hebat, pria tampan itu bergerak pelan, namun, pasti.
Tanpa adanya pemaksaan atau kekerasan. Dia mengajak Elliza berbicara tentang masalah Elliza terlebih dahulu.
Dia memancing Elliza agar masuk ke dalam zona nyamannya melalui sentuhan manja dari Alex.
"Elliz," panggil Alex berbisik di telinga Elliza.
Pria tampan itu sengaja mendekatkan bibirnya dengan daun telinga Elliza. Bahkan, Alex meniup telinga Elliza membuat gadis itu geli dan meremang.
"Iya," jawab Elliza pelan seraya menggigit bibir bawahnya.
"Apa aku perlu membalasnya untuk mu? Kenapa tidak menjawab hemm?" Alex menghirup aroma ceruk leher Elliza membuat gadis itu tanpa sadar membusungkan dadanya.
Elliza mendongak, gadis itu menekan kepala Alex membuat bibir pria tampan itu bersentuhan dengan kulit lehernya.
Membuat desiran aneh dalam tubuhnya menjalar dalam darahnya, seolah ada yang menggelitik di bawah sana.
Elliza merasa nyaman dengan sensasi ini. Bahkan, gadis itu tak menjawab pertanyaan Alex.
Pikirannya kacau balau, dia sangat ingin sentuhan Alex saat ini.
"Elliz, bukankah itu panggilan yang cantik? Mulai saat ini aku akan memanggilmu Elliz!" Alex menggenggam tangan Elliza yang tadi menekan kepala nya.
Pria tampan itu menjauhkan wajahnya dari leher Elliza. Dia tidak ingin langsung menyentuh gadis cantik dan polos itu.
Alex sangat ingin bermain-main terlebih dahulu. Istilah anak zaman sekarang Alex ingin meng-ghosting Elliza terlebih dahulu.
Elliza tersipu malu mendengar Alex memanggilnya dengan panggilan lain. Bisakah itu disebut panggilan kesayangan.
Elliza mengangguk kepalanya pelan, gadis itu menatap lekat wajah tampan Alex, tatapan keduanya bertemu.
Alex menyentuh bibir Elliza dengan jempolnya. Perlahan Alex mendekatkan bibirnya dengan bibir Elliza.
Bibir mereka menyatu dalam sebuah ciuman.
*
*
*
Waduh … babang Alex parah ya, Bun🤭 pelan-pelan namun pasti. Alex tipikal laki-laki yang harus di jauhi anak gadis🤣🤣 kalau kagak anak gadis orang diam-diam dia bolongin 🏃🏃🏃🏃🏃
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
BTW author mau up 5 bab hari ini, doakan semoga di lancarkan ya kakak …🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️