Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S2 : Sama-sama Salah Tingkah


Alex berusaha menormalkan detak jantungnya yang berdetak sangat kencang. Rasanya pria tampan itu sedang mengikuti lomba lari maraton.


Jantungnya berdegup kencang seperti orang yang di kejar oleh banteng. Pria tampan itu berdehem pelan.


Ekhm.


"Ka-kamu juga cantik," balas Alex dengan suara yang terbata-bata karena saking gugupnya.


Degg.


Sekarang giliran Elliza yang di buat salah tingkah oleh Alex. Kedua insan itu bertingkah laku gugup. Pipi Alex dan Elliza sama-sama merona seperti orang yang sedang kasmaran.


Alex sesekali melirik ke arah Elliza, begitu juga sebaliknya. Posisi mereka satu ini berjarak sangat dekat. 


Alex tidur dengan posisi terlentang dan Elliza posisi menyamping kiri menatap Alex.


Tanpa sengaja tatapan mata keduanya bertemu membuat Alexa dan Elliza langsung menatap ke arah lain.


Keduanya tersenyum malu dengan jantung yang semakin berdebar. Ah … ini tidak baik untuk jantung mereka.


Siapa pun tolong kedua insan yang sedang malu-malu kucing ini. 


"Te-terima kasih, Tuan!" Eliza membalas pelan seraya menggigit kukunya.


"Sama-sama." Alex melirik ke arah Elliza. Pria tampan itu mengumpat kesal karena jantungnya semakin berdegup.


Pria tampan itu geregetan ketika melihat Elliza menggigit kukunya sendiri. Bibir yang ranum itu sangatlah menggoda.


Shitt …


Bagaimana bisa bibir Elliza terlihat sangat menggoda di mata Alex? Pria tampan itu ingin kembali mencicipi bibir manis Elliza.


"Kalau begitu saya permisi dulu, Tuan! Takutnya saya telat bekerja!" ujar Elliza gugup lalu bangkit beranjak dari tempat tidur.


Sontak saja Alex juga ikut bangkit duduk. Pria tampan itu menatap punggung Elliza.


"Elliz," panggil Alex tanpa sadar membuat Elliza yang sedang memegang gagang pintu langsung berbalik.


Alex mengumpat kesal dalam hati. Pria tampan itu merutuki dirinya yang memanggil Elliza.


Pria itu hanya tak ingin Elliza pergi, sehingga mulutnya refleks memanggil nama gadis cantik dan polos itu.


"Iya, Tuan!" jawab Elliza tersenyum manis membuat Alex mengepalkan tangannya erat.


Kurang aj*r, senyumannya sangat manis. Tidak baik untuk jantung ku, bisa-bisa jantung ku diabetes batin Alex mengumpat kesal.


"Jangan tersenyum!" ujar Alex tanpa sadar mengatakan apa isi hatinya.


Kembali Alex mengepalkan tangannya erat. Pria tampan itu tak tahu mengapa mulutnya saat ini tak bisa di ajak kompromi.


Ada apa dengan mulutku? batin Alex kesal.


Seolah mulut dan hatinya sedang berteman baik alias kompak.


Namun, logika nya masih sangat waras.


Elliza menautkan alisnya merasa tak mengerti maksud dari perkataan Alex. Gadis cantik itu memiringkan kepalanya ke samping kanan.


"Kenapa memangnya, Tuan?" tanya Elliza polos.


"Karena senyum mu kebanyakan gula! Tidak baik untuk kesehatan ku!" jawab Alex sekali lagi tanpa sadar mengatakan apa isi hatinya.


Bullshittt … omong kosong! Gombal! Perayu ulung!


Pria tampan itu sangat pandai membuat lawan jenisnya bertekuk lutut di hadapannya.


Masih ingatkah kalian saat Alex bertemu dengan Juliet istri pertama Diego untuk pertama kalinya.


Bagaimana ahli nya pria tampan itu menggoda istri sahabatnya sendiri itu.


Ck … mungkin bila ada Max, Damian dan Diego di situ. Mereka pasti akan menendang bokong Alex guna meluapkan kekesalan mereka.


Kembali lagi pada Elliza yang merona malu mendengar rayuan manis yang keluar dari mulut Alex.


Gadis cantik itu tak menjawab sepatah kata pun, karena salah tingkah Elliza ingin cepat-cepat pergi dari tempat tersebut.


Berduaan dalam satu ruangan bersama dengan Alex juga tak baik untuk jantung Elliza.


Namun, sebelum pergi, Elliza juga ingin membalas rayuan manis Alex.


"Tolong hentikan, Tuan! Jangan memuji saya lagi!" balas Elliza seraya menyentuh dadanya membuat Alex merasa bingung.


"Kenapa memangnya, Elliz? Kamu tidak suka?" tanya Alex heran.


"Tidak! Saya suka, Tuan. Sangat suka! Tapi, saya takut mati muda terkena serangan jantung karena tak sanggup lagi mendengar Anda memuji saya!" balas Elliza cepat membuat jantung Alex berdebar semakin kencang.


Deggg deggg deggg.


Elliza yang salah tingkah, merasa mu karena telah menggoda Alex pun membalikkan badannya lalu berlari, namun …


Bugh.


Brukk.


"Elliz!!" teriak Alex panik ketika melihat Elliza menabrak pintu tertutup, hingga gadis cantik itu terjungkal ke belakang.


"Auch … siapa yang pasang pintu di sini, sih?" gumam Elliza mengelus keningnya yang benjol.


*


*


*


Wkwkwkwk … akibat salah tingkah Elliza kejedot pintu🤣🤣 ke ingat dulu saat author salah tingkah di lihatin do'i pas lagi jalan kaki di depan rumah, kaki author jatuh ke dalam got kecil, mana bau lagi🤣🤣


Auto malu nya gak ketulungan 🙈🙈🙈


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰