
Alex mengumpat kesal, pria tampan itu mengelus dadanya yang sedari tadi berdebar-debar kencang karena ketakutan.
Adrenalin nya merasa terpacu karena Jhon benar-benar melampiaskan kekesalannya dengan ngebut-ngebutan.
Saat tiba di rumahnya, Alex langsung memarahi Jhon habis-habisan. Namun, ekspresi Jhon terlihat santai saja.
Toh, mereka sampai ke rumah dengan selamat jadi apa yang harus dipermasalahkan. Terlebih lagi Alex tak bisa memecatnya karena kontrak kerjanya seumur hidup.
"Rambut ku … rambut ku bagaimana kabarnya, Jhon? Cermin mana cermin? Jangan sampai rambut ku rusak, Jhon. Kalau sampai itu terjadi rambut ku aku botakin!" sentak Alex panik.
Pria tampan itu baru saja turun dari mobilnya dan baru tersadar bahwa rambutnya tadi sempat terayun karena angin kencang.
Jhon memutar bola matanya malas melihat tingkah laku Alex yang lebay menurut nya.
"Rambut Anda kabarnya baik, Tuan! Dia masih tumbuh baik di kepala Anda!" ujar Jhon membuat Alex menghela nafas lega.
"Tuan," panggil Elliza yang baru saja keluar dari rumah menyapa Alex yang baru saja tiba.
Alex yang sedang bercermin di kaca spion mobil pun langsung menoleh ke samping untuk melihat pemilik suara merdu yang memanggil namanya.
Degg.
Jantung Alex berdegup kencang di kala melihat penampilan Elliza yang sangat menarik di pandang. Cantik, sangat cantik dan benar-benar cantik.
Elliza mengenakan dress tanpa lengan berwarna hitam dan panjangnya selutut. Wajah gadis cantik itu di rias secantik mungkin.
Alex menelan ludahnya kasar di kala adik kecilnya langsung menegang ketika melihat belahan dada Elliza yang terpampang jelas di hadapannya.
Dress yang Elliza pakai adalah dress yang kerahnya berbentuk V sehingga membuat Alex dapat melihat belahan dada yang kencang dan menggemaskan itu.
Ekhm.
"Tuan, nona Elliza memanggil Anda!" ujar Jhon berusaha menyadarkan Alex.
"Ekhm … hai, Elliz!" Alex berdehem pelan guna menormalkan detak jantungnya.
Elliza memasang senyum manis nya. Gadis cantik itu merasa malu-malu ketika di tatap lekat oleh Alex.
Tak dapat di pungkiri bahwa jantung Elliza juga ikutan berdegup kencang. Bagaimana tidak? Penampilan Alex saat ini persis seperti pria yang di sukai oleh Elliza.
Terlihat rapi dan sopan. Wibawa nya sebagai seorang pria semakin kental.
Sangat cool istilah anak zaman sekarang.
"Kita pergi sekarang!" ajak Alex tersenyum manis mengulurkan tangannya. Dengan malu-malu Elliza menerima uluran tangan Alex.
Jhon membuka pintu mobil dan Alex mempersilahkan Elliza masuk ke dalam mobilnya.
Gadis cantik itu berubah menjadi salah tingkah. Dia memilin ujung dress nya tanpa sadar tersingkap ke atas.
Alex yang melihatnya pun gemetar sebab berusaha menekan hasratnya yang liar. Bayangkan saja paha Elliza sangat mulus dan putih.
Alex membayangkan bagaimana bila Elliza membuka kakinya lebar untuknya. Ah … membayangkan nya saja sudah membuat Alex berga*rah.
"Aku juga tampan, 'kan!"
Elliza menatap ke arah Alex. Dia mendengar perkataan Alex atau lebih tepatnya pengakuan Alex sendiri bahwa dirinya benar-benar tampan.
Dengan polos nya Elliza menganggukkan kepalanya. Dia membenarkan bahwa Alex terlihat sangat tampan.
Gadis cantik itu baru sadar kalau Alex telah memangkas rambutnya. Pesona Alex semakin terlihat di mata Elliza membuat gadis cantik itu begitu betah menatap keindahan di wajah Alex.
"Anda terlihat sangat tampan dengan rambut baru Anda, Tuan!" puji Elliza jujur membuat Alex tersenyum tipis.
Sekat tenaga pria tampan itu menahan senyumnya. Dia ingin menjaga image nya di hadapan Elliza.
"Iya, aku tahu itu! Apa kau tahu kalau rambut ku ini sama dengan rambut aktor Park … "
"Park Seo Joon, Tuan!" lanjut Jhon membuat Alex menjentikkan jarinya.
"Nah, iya. Park Seo Joon! Ha ha … aku tahu kamu menyukainya karena dia sangat tampan! Sekarang kamu tidak usah menyukai nya lagi. Karena ada aku yang mirip dengannya!" jelas Alex membuat Elliza menautkan kedua alisnya.
"Park Seo Joon itu siapa, Tuan?" tanya Elliza polos membuat Alex yang tadinya ingin sombong pun ikut menautkan alisnya sebelah.
Bukankah kata karyawan salon tadi Park Seo Joon adalah aktor yang sedang di gemari masyarakat, terutama anak-anak gadis yang masih perawan.
Lalu mengapa Elliza terlihat seperti tidak mengenali Park Seo Joon! Ataukah Elliza sudah tidak perawan lagi, karena hanya anak perawan yang menyukai Park Seo Joon.
"Apa kamu masih perawan, Elliz?" tanya Alex heran membuat Elliza cemberut.
*
*
*
Gila ya si Babang Alex. Mulutnya selalu blak-blakan.🙈🙈
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️