
Keyla meringis kesakitan, lutut gadis itu mengeluarkan darah segar bahkan sikunya juga berdarah! Resni yang mengetahui jika sahabatnya itu tersungkur di tanah dia segera mendudukkan tubuh Keyla perlahan dan Resni meniup pelan luka di lutut sahabatnya itu. Pak Hen yang ada dibelakang Martin segera berlari menghampiri Keyla! Tapi Martin malah sibuk menelfon seseorang dengan raut wajah kelihatan penuh amarah.
"Hallo!" ~ Martin
"Iya tuan muda," ~ Pak Hen menjawab sembari menghentikan langkahnya dan melihat kearah Martin.
"Biar aku yang bantu nona! Kamu urus yang lain saja!" ~ Martin. Perintahnya sembari mengakhiri panggilan ponselnya.
Hendro berjalan menghampiri gadis yang tadi mendorong Keyla! Membungkukkan badannya sebelum bicara, "Nona bisakah anda ikut denganku?" Ucap Hendro dengan tersenyum tapi senyumannya kelihatan sangat menakutkan. Wajah puas jelas terlihat di mimik muka gadis yang tadi tak sengaja mendorong Keyla.
Tubuh gemetaran dan lututnya terasa lemas saat melihat sorot mata pria dihadapannya itu, "Ba. . baik tuan," ucapnya dengan nada suara putus-putus.
Martin berjalan cepat menghampiri Keyla dengan wajah kelihatan cemas, namun Langkahnya seketika terhenti saat melihat Ferdi berjalan mendekati istrinya. Ferdi dan Resni membantu Keyla berdiri dengan sangat hati-hati agar Keyla tak merasa kesakitan. Itu memang hanya luka ringan namun bagi Keyla yang tak bisa menahan rasa sakit tentulah rasa sakit itu sangat terasa baginya. Sekarang Keyla sudah berdiri dan Ferdi hendak membopong Keyla dan membawanya keruang UKS. Namun ketika Ferdi hendak menyentuh Keyla, segera dihentikan oleh Keyla.
Meringis kesakitan sembari mengigit bibir bawahnya, "Tidak perlu Fer, biar Resni saja yang membantuku." ucapnya dengan memaksakan senyumannya.
Ya benar sekali mana mungkin pria ganteng itu akan menolong gadis jal*ang sepertinya. ucap siswa-siswa lain yang ada di kerumunan besar. Sejak Ferdi mendekati Keyla hampir semua wanita di sekolah itu membencinya karna mereka adalah Fans fanatik Ferdi sang kapten basket.
Martin menatap kearah Ferdi dengan tatapan membunuh sangat jelas terlihat jika dia sedang cemburu dengan laki-laki yang di sukai oleh istrinya itu. Untuk sesaat mereka saling beradu pandang! Martin segera mempercepat langkahnya saat melihat Keyla berjalan dengan tertatih-tertatih tanpa ba-bi-bu Martin langsung mengendong tubuh kurus Istrinya. Mata para Heather yang tadi sempat membicarakan Keyla pun seketika terbuka lebar-lebar saat melihat pemandangan yang ada dihadapannya itu.
Hei kawan lihat itu, apakah Mataku rabun! Keyla digendong oleh pria tampan itu, kenapa dia selalu beruntung dan semua pria tampan malah berebut untuk menggendongnya.
Ucap para wanita yang sedang merasa cemburu dengan keberuntungan yang selalu didapatkan Keyla.
"Heiii, apa yang kamu lakukan? Turunkan aku mereka semua melihat kita!" Ucap Keyla dengan melihat sorot tajam para wanita yang ada di kerumunan besar itu.
"Jika tidak bisa diam! Aku akan menjatuhkan mu!" Ancam Martin sembari masih memegangi istrinya itu erat-erat.
Ferdi yang merasa cemburu dengan adegan yang ada dihadapannya itu pun bergegas melangkah mendekati Keyla. Namun langkahnya dihentikan oleh Resni karna Resni tak ingin Ferdi menyelinap diantara suami-istri itu.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️