
Karna merasa terancam akan kedatangan Ferdi! Martin segera menarik tangan Keyla dan menyembunyikan istrinya itu dibelakang punggungnya! Pastilah Martin merasa terancam dia takut Keyla masih memiliki rasa cinta pada pria yang kini ada dihadapannya itu. Martin menyembunyikan Keyla seperti takut kehilangan harta yang paling berharga karna adanya Keyla menjadi hidupnya lebih berharga dan hati yang dulu terasa kosong itu mulai ada penghuninya.
Sendi yang mengetahui jika kini Keyla telah menikah dengan Martin, Sendi takut adiknya dalam bahaya dia segera berjalan dan mendekati adiknya itu. Ferdi masih menatap Martin dengan wajah tak kalah geramnya. Kedua pria yang mencintai satu wanita yang sama itu sekarang sedang beradu pandang. Tak ada satupun dari mereka yang mau mengalah mereka diam saling beradu pandang dengan tatapan membunuh! Keyla yang ada dibelakang suaminya pun mulai curiga karena tak ada satupun dari mereka yang membuka mulutnya. Keyla mengintip dari pundak suaminya namun Martin yang merasa cemburu segera mendorong kembali kepala Keyla dengan pelan hingga kini gadis itu kembali sembunyi dibelakang punggung suaminya.
Bicara pada Resni yang berdiri dibelakangnya, "Apa sih yang terjadi kenapa dia melarang ku melihat Ferdi?" Tanya Keyla pada Resni namun gadai itu tak menjawabnya dia hanya mengangkat kedua pundaknya sebagai ganti jika dia tak tau dengan apa yang terjadi. Begitu kira-kira arti dari diam Resni.
mendengus kesal, "Res! Sejak kapan kamu jadi bisu!" celetuk Keyla yang mulai geram dengan sikap diam Resni sejak tadi.
Tentu saja sejak aku mengerti betapa kejam dan mengerikannya suamimu jika dia sedang marah, aku bahkan kesulitan bernafas Key jika melihat sorot mata kak Martin! Apalah daya aku lebih baik diam dari pada harus terkena masalah. Lihatlah itu sorot tajam suamimu bahkan bisa merobohkan gedung ini. Dulunya aku mengira CEO Martin tak sekejam seperti yang diberitakan oleh para wartawan, tapi setelah aku melihatnya sendiri kak Martin justru lebih menakutkan dan lebih menyeramkan dari vilem horor Anabelle. Gumam Resni dalam hati. Dia hanya bisa memendam apa yang sedang dia pikirkan dalam hati dari pada dia harus terkena amarah suami sahabatnya itu.
Menatap tajam, "Lepaskan Keyla! Kenapa kau sembunyikan dia dariku!" bentak Ferdi sembari memasang wajah serius. Ferdi tak terima Martin mencoba menjauhkannya dari Keyla, apa lagi Ferdi tau dengan sangat jelas jika Keyla dulu sangat membenci Martin.
Menarik salah satu senyumanya, "Aku suaminya! Kaulah yang harus pergi menjauhi Istriku mulai sekarang!" ucap Martin dengan wajah berapi-api. Suaranya terdengar berat dan rahangnya mulai mengeras.
Sangat jelas terlihat jika Martin sedang cemburu dia bahkan tak memberikan cela untuk Ferdi bisa melihat wajah Keyla. Ucapan Martin seperti langsung menusuk telak tepat di jantung Ferdi, Ferdi masih tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan. Sendi mulai mempercepat langkahnya dan kini dia sudah berdiri disamping adiknya.
Air mata mulai terlihat di pelupuk mata Ferdi, dia sangat kecewa mendengar ucapan yang dilontarkan kakaknya! Ferdi balik menatap Sendi, "Aku mencintainya kak! Aku hanya ingin Key yang kelak menjadi pendampingku!" ucap Ferdi dengan nada suara sangat lirih. Hatinya seakan perih dan rasa kecewanya semakin menjalar ke seluruh tubuhnya. Dia tak pernah berfikir jika Keyla akan menikah dengan pria lain. Rasa cemburu yang begitu besar mulai menggerogoti hatinya, angan-angan yang sempat dia bangun dengan sekejap hilang begitu saja.
Ferdi sudah mencintai Keyla sejak lama tidaklah hal yang mudah membuatnya secepat itu melupakan Keyla. Ferdi seakan frustasi setelah mendengar kenyataan pahit itu wajahnya kelihatan sedih dan terluka, penolakan Keyla tadi masih teringat dengan begitu jelas di memori internal otaknya. Luka akhibat Keyla menolak cintanya masih jelas terasa dan masih menusuk didada ya. Kini ditambah lagi dengan kenyataan jika pujaan hatinya kini sudah menikah dan menjadi milik pria lain.
Martin menatap kearah sudut ruangan tersebut, dia melihat semua teman Keyla yang sedang membereskan ruangan tersebut mereka fokus menjalankan hukumannya bahkan Nikki pun sibuk membersihkan meja meja yang ad di ruangan itu. Martin Mengalihkan pandangannya menatap kearah Sendi.
"Keyla sudah Lelah! Peringatkan adikmu untuk menjauhi Istriku!" Ucap Martin sembari melirik tajam kearah Ferdi. "aku tidak akan berbelas kasih hanya karna dia adikmu, Sen!" ucap Martin mencoba memeringatkan Sendi dan nada bicaranya terdengar tidaklah main-main. Martin segera memeluk tubuh Keyla dan pergi meningkatkan ruangan tersebut. Ferdi masih melihat punggung Keyla yang mulai menjauh darinya.
SETELAH BACA JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA ☺️☺️☺️
TINGALKAN LIKE DAN JUGA KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️
BERIKAN KRITIK DAN JUGA SARAN SUPAYA SAYA BISA MEMBUAT NOVEL YANG LEBIH BAGUS LAGI. SELAMAT KRITIK DAN JUGA SARAN MASIH DALAM BATAS WAJAR DAN SOPAN MAKA SAYA SANGAT MENGAPRESIASI 😊 😊😊.