Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
tak menyangka


Setelah mendengar nama nya di sebut beberapa kali, Keyla segera memutar kepala nya mencari asal suara tersebut. terlihatlah sesosok pria yang tak asing baginya. pria tersebut mengenakan seragam sekolah yang sama dengan milik Keyla dan tak lain ialah Ferdi.


Dengan senyum menyeringai di wajahnya, Ferdi perlahan berjalan menghampiri Keyla yang duduk sendiri di tengah pantai, dan menegurnya.


"Key. . bukankah kamu sedang sakit. .? kenapa berada di pantai" tanya Ferdi sembari menjatuhkan tubuhnya pelan di pasir pantai yang terasa hangat


Keyla masih memandang ke arah Ferdi, karna dirinya tak menyangka jika bisa bertemu dengan Ferdi di saat Keyla sedang kalut karna memikirkan ucapan Martin tadi. setelah duduknya di rasa nyaman Ferdi memalingkan wajahnya ke arah Keyla yang terlihat masih bengong memandang ke arah Ferdi. .!


"Key. . key. . apa kamu sedang melamun" ucap Ferdi sembari menatap Keyla


Keyla pun tersentak kaget karna mendengar ucapan Ferdi yang agak lantang, dan seketika membuyarkan lamunannya. di lihatnya Ferdi sedang duduk sambil menatap lekat ke wajah Keyla. . seketika Keyla tersipu malu karna terlalu lama memandang wajah tampan Ferdi


" jika sedang ada masalah aku selalu pergi ke pantai ini" ucap Keyla sembari menundukkan pandangan nya dengan jantung berdebar-debar


"benarkah. .! berarti kita sama karna aku juga sering datang ke pantai Sango jika suasana hati sedang tidak nyaman" ucap Ferdi dengan melirik ke arah Keyla


"benarkah aku tak menyangka kita memiliki tempat favorit yang sama" sahut Keyla girang


"mungkin karna kita satu hati, jadi saling terikat" ucap Ferdi sembari memegang tangan Keyla


Tapi entah mengapa Keyla seakan tidak merasa nyaman dan malah menepis pelan tangan Ferdi,


"tidak masalah, lama lama kamu akan terbiasa. .! ucap Ferdi dengan lembut dan mengalihkan pandangannya menatap ke arah tepian pantai.


"siallll. . di saat bahagia seperti ini, kenapa aku masih teringat pria mesum itu" gumam Keyla dalam hati sembari tangannya mengengam pasir pantai yang terasa hangat dan mencoba menyembunyikan kegeramannya.


Suasana kembali sunyi. . yang terdengar hanya deburan ombak pantai di sore yang cerah itu di pantai yang jarang di jamah wisatawan tersebut. karna tempatnya bisa di bilang berada di pinggiran kota Irlandia, tak banyak orang ketahui pantai Sango memiliki pemandangan yang sangat memanjakan mata tanpa polusi dan pantai yang sangatlah bersih tanpa ada sampah yang menghalangi keindahannya. di tambah lagi air pantai yang berwarna biru. . menambah daya tarik akan pantai tersebut. namun sungguh sangat di sayangkan tak banyak orang tau mengenai pantai Sango. .


karna merasa bersalah Keyla mencoba memulai perbincangan, untuk menghilangkan suasana canggung akhibat ulahnya tadi.


"maukah kau temani aku berjalan jalan di tepian pantai" ajak Keyla tanpa berpikir panjang, Ferdi langsung beranjak berdirinya


Ketika Keyla hendak berdiri, Ferdi segera mengulurkan tangannya dengan senyum kembali menyeringai, tanpa berkata Keyla langsung meraih tangan Ferdi dan membalas senyuman manis Ferdi


terlihat Ferdi dan Keyla pun berjalan di tepian pantai, perlahan Keyla menginjakkan kaki nya di pasir pantai yang terlihat basah oleh air laut. . tanpa terasa waktu menunjukkan pukul 16.00. Ferdi dan Keyla pun semakin akrab tanpa di sadari Keyla beberapa kali Ferdi terlihat melirik ke arah Keyla, dengan tersenyum kecil. . entah apa yang terlintas di pikiran Ferdi.


namun yang terlihat sangatlah nyata Keyla dan Ferdi seperti memiliki perasaan yang sama.


Jangan lupa like dan komen, biar autor lebih semangat lagi untuk up date ya. .


Sertakan juga kritik dan saran agar. saya bisa membuat novel yang lebih baik lagi. terimakasih