
Sudah seminggu lebih Martin pergi dari rumah, namun sekali saja dia tak pernah mengabari Keyla. Jangankan menanyakan kabar istrinya, bahkan Telvon dari Keyla pun tak pernah dia jawab! Martin seakan menghilang. Pria itu tak menyadari jika Istri kecilnya sangatlah merindukannya dan ingin sekali Keyla melihat wajah suaminya itu. Tapi harapan itu seakan pupus saat dia membuka matanya, Martin masih tidak ada disampingnya.
Matahari sudah mulai memanaskan bumi dan waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 siang. Keyla masih memainkan ponselnya dia enggan untuk meninggalkan ranjangnya paling tepatnya dia malas dan bosan sendirian dirumah. Sejak Martin pergi Keyla hanya makan mie instan setiap harinya selera makannya seakan menghilang bersama suaminya. Pria itu tak hanya pergi sendiri. Dia bahkan membawa hati Keyla bersamanya sampai Keyla tak mempunyai semangat setiap harinya karna sibuk memikirkan Martin.
Kenapa dia masih belum mengabariku, bahkan sudah seminggu lebih dia pergi dari rumah! Apakah dia sedang bersama wanita lain di sana. Apakah wanita itu lebih cantik dariku sampai dia tak ingat jika sudah menikah denganku! Apa yang sedang terjadi dengan ku kenapa aku sangat kalut saat mengingat-ingat tentangnya, dia bilang hanya pergi satu Minggu tapi ini sudah hampir 2 Minggu, Gumam-gumam kecil sembari bergulir kesana-kemari. Raut wajah emosi sangat terlihat diwajahnya bahkan Keyla mengomeli boneka kesayangannya sebagai pelampiasan amarahnya. Dia mencubit-cubit kasar pipi bonekanya.
"Coba aku telvon kak Martin, mungkin saja kali ini dia menjawab telepon dariku," ucap Keyla dengan wajah kelihatan semangat berharap suami yang telah dia rindukan menjawab telvon darinya. Tapi harapan Keyla itu pupus seketika, orang yang dia rindukan masih saja tak menjawab panggilan darinya. bahkan pesan WhatsApp yang Keyla kirim setiap harinya hanya di baca oleh Martin namun tak pernah sekalipun dia menjawabnya.
Entah apa yang Martin lakukan di sana, sampai dia tak bisa membalas panggilan telpon istrinya. Dia tak tau jika Keyla sangat merindukannya dan istri kecilnya itu mulai jatuh hati padanya.
"Dia tak pernah memikirkan perasaanku, ketika aku sudah mulai memberikan hatiku padanya dia malah meninggalkanku sendiri disini!" Gerutu Keyla sembari meneteskan air matanya. Karna merasa sangat kesal Keyla hendak melempar ponsel yang sedang dia pegang, namun telponnya tiba-tiba berdering Keyla menghentikan niatnya tadi.
Berharap jika Martin yang menelponnya, Keyla segera menyeka air mata yang jatuh membasahi pipinya. Namun Keyla sangat kecewa membaca tulisan yang tertera dilayar ponselnya.
Ternyata Resni yang sedang menelponnya, dengan wajah malas Keyla menjawab panggilan sahabatnya tersebut, "Hallo, ada apa Res?" ~ Keyla.
Keyla segera mendudukkan tubuhnya dari posisi tidurnya, "Benarkah apa yang kamu ucapkan barusan Res!" ~ Keyla.
"Tentu saja! Nanti aku akan datang menjemput mu, Key." ~ ucap Resni sembari menutup panggilan telponnya.
Wajah Keyla berbinar-binar dia sangat merindukan teman sekolahnya, key segera membersihkan tubuhnya dia beres-beres rumah sebelum pergi ke acara party nanti malam. Bahkan untuk sesaat Keyla melupakan Martin dia sibuk membereskan rumahnya sampai dia lupa jika dari pagi dia belum mengisi perutnya.
Kruk kruk kruk!
Perut Keyla mulai berbunyi, dia segera pergi kedapur dan membuat mie instan Keyla sangat malas masak sejak Martin pergi dari rumah.
JANGAN LUPA BERI VOTE YANG BANYAK YA ☺️☺️☺️☺️