Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Mulai mendekati Keyla


Martin bergegas melangkah mendekati mobilnya, terlihat Pak Hendro sudah membukakan pintu mobil untuk majikanya itu. setelah Martin masuk kedalam mobil Pak Hendro terlihat menutup pintu mobil dan segera ikut masuk kedalam mobil dan menyalakan mesin mobil tersebut. Martin sempat melihat kedua orang tua Keyla yang terlihat menyunggingkan senyumnya sembari melambaikan tangannya kearah mobil mewah tersebut.


Mobil itu berjalan perlahan keluar dari gerbang rumah Keyla, selama di perjalanan tak ada satu orangpun yang bicara hingga hanya terdengar bunyi mesin mobil yang sedang berjalan.


Keyla duduk sangat jauh dari Martin, Gadis itu duduk di dekat jendela sembari matanya menatap kearah jalanan yang terlihat ramai. Martin sesekali melirik kearah gadis tersebut dengan tatapan terpesona melihat betapa cantiknya Keyla hari ini. karna biasanya Keyla tak pernah memakai makeup.


Pak Hendro terlihat memfokuskan pandangannya kearah jalanan yang terlihat dipadati kendaraan beroda 4. bahkan tak jarang pak Hendro terlihat menyalip beberapa kendaraan yang berbeda di depannya.


Suara dering ponsel yang tak asing ditelinga Keyla pun mulai berbunyi dan memecahkan kesunyian didalam mobil tersebut!


Keyla segera membuka resleting tas jinjing ya, setelah tas tersebut terbuka Keyla segera memasukkan tangannya kedalam tas tersebut. setelah Keyla merasakan tangannya menyentuh ponselnya Keyla segera mengeluarkan ponsel tersebut dari dalam tasnya.


Gadis itu melihat nama sahabatnya yang tertulis dilayar ponselnya. Keyla segera membuka tombol kunci tersebut dan menekan gambar telvon yang berwarna hijau.


"Hallo! Res." Sapa Keyla dengan mata masih menatap keluar jendela


"Sejak tadi aku menunggumu, tapi kamu tak kunjung datang, ini sudah jam berapa!" Maki Resni dengan nada suara terdengar berapi-api, Gadis itu terlihat kesal karna sudah satu jam lebih menunggu Keyla menjemputnya, namun Keyla tak juga datang


"Oh My God, bagaimana mungkin aku bisa lupa mengabarinya!" Ucap Keyla lirih dengan menaruh telapak tangannya di jidat dengan pelan. Martin hanya diam melirik Gadis di samping tanpa berkomentar.


Resni terdiam sesaat, setelah Resni puas memaki Keyla diapun mengakhiri panggilan teleponnya. suasana di dalam mobil kembali sunyi seperti sebelumnya.


Martin masih menatap gadis itu dengan mengepalkan tangannya. wajah pria itu terlihat merah padam setelah mendengar ucapan Keyla barusan.


"Ingin sekali aku beri minum racun Rubah Kecil ini! Agar mulutnya tak asal bicara." Gumam Martin dalam hati dengan menajamkan pandangannya.


Pak Hendro terlihat menatap kearah Martin dari kaca spion. "Tak kusangka Gadis kecil ini sangatlah berani, Dia tak hanya pernah memaki tuan muda Martin, namun dia juga pernah menampar tuan beberapa kali!" Gumam Hendro dalam hati sembari sebisa mungkin mencoba menahan tawanya. Bahkan Hendro sampai menutup rapat kedua mulutnya.


Martin balik menatap Hendro dari kaca spion dengan tatapan membunuh, seketika Hendro mengalihkan pandangannya dan kembali fokus kearah jalanan, dengan berkeringat dingin.


"Berani melihat kebelakang lagi. Aku potong bonus mu 1 tahun!" Ancam Martin dengan menajamkan alisnya. Hendro tak berani menjawab, Hendro terlihat menyeka pelan keringat dijilatnya dengan tisu yang ada di samping kemudinya.


Setelah bicara Martin terlihat mengeser duduknya kearah Keyla. Sekarang Martin sudah duduk persis di samping Keyla. Gadis itu hendak menghindar namun percuma karna punggungnya sudah menempel di pintu mobil!


Jangan lupa beri vote like dan komentar nya ya. . ☺️☺️