Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Mobil


setelah Keyla masuk ke dalam mobil, tak lama kemudian Ferdi ikut masuk kedalam mobil yang sama dan segera menyalakan mesin mobilnya berjalan perlahan menuju ke sekolah, Keyla hanya diam tak bersuara karna Keyla bingung bercampur bahagia bisa semobil dengan orang yang di sukai ya hingga di dalam mobil hanya terdengar suara mesin namun tak lama kemudia Ferdi memulai perbincangan.


"Keyla apa kamu tidak di antar supir?" Tanya Ferdi penasaran karna tidak biasanya Keyla berangkat sekolah sendiri, namun saat tiba di toko snack mobil yang mengantar Keyla sudah pergi hingga Ferdi tak mengetahuinya.


"Tadi di antar karna aku ingin membeli makanan ringan jadi aku menyuruh supir ku pulang lebih dulu." Jawab Keyla apa adanya Keyla merasa salah tingkah dengan jantung yang berdetak lebih kencang dari biasanya seakan mau lompat keluar dari tubuhnya.


tak lama kemudian mobil Ferdi tiba di halaman sekolah dan Ferdi melihat ke kanan dan kekiri mencari tempat yang masih kosong untuk memarkir mobil nya, akhirnya Ferdi menemukan tempat yang masih kosong dengan segera Ferdi kembali memfokuskan pandanganya ke depan untuk lanjut mengemudikan mobilnya setelah mobil terparkir. Ferdi segera mematikan mesin mobil nya dengan cepat Ferdi turun dari mobil mendahului Keyla namun entah apa yang Ferdi mau lakukan.


"Rasanya aku mau pingsan sangking bahagianya," gumam Keyla dalam hati yang memang sedang kasmaran sembari melirik ke arah Ferdi.


Tak lama kemudian Ferdi membukakan pintu mobil dengan menyunginng kan senyumanya hingga membuat Keyla kembali tersipu malu dan dengan pipi berlahan memerah seperti tomat.


"Terimakasih Ferdi, maaf sudah merepotkan mu," kata Keyla sembari menundukkan pandanganya karna dia tak ingin Ferdi melihat nya yang sedang salah tingkah.


"Sesama teman sudah seharusnya saling membantu." Sambung Ferdi sembari kembali menutup pintu mobilnya dan berjalan di samping Keyla


" Key. . Key. . tunggu," teriak Resni dari arah belakang Keyla sembari melambaikan tangannya dan melangkah panjang menghampiri Keyla


"Cepatlah sedikit!" Teriak Keyla sambil menatap Resni yang mulai berjalan mendekatinya dan Ferdi pun ikut menatap ke arah Resni.


"Kenapa kalian bisa berangkat bersama?" Tanya Resni yang sudah berhadapan dengan Keyla.


Keyla menceritakan apa yang terjadi tadi sebelum sampai di sekolah ke pada Resni sahabatnya, tak lama kemudian sosok pria tampan menghampiri Ferdi dan tak lain ialah Andika sahabat baik Ferdi.


"Kenapa kalian bisa berangkat bersama? Apa kalian sudah berpacaran," kata Andika sembari melingkarkan tanganya di pundak Ferdi dan sembari menyunginng kan senyuman jahil nya.


"Berhentilah bicara dan ayo ikut aku." Ajak Ferdi pada Andika sembari melepaskan tangan Andika dari bahunya sebelum pergi Ferdi terlebih dulu pamit pada Keyla dan Resni.


"Ferdi kenapa kamu tak mengungkapkan isi hati mu pada Keyla?" Tanya Andika sembari menyiku pelan lengan Ferdi.


"Belum saat nya, aku ingin mengenal Keyla lebih dekat." Ucap Ferdi pada Andika.


"Aku tidak mau membahas nya." Singkat Ferdi sembari melangkah memasuki ruang kelas.


Bel sekolah pun berbunyi menandakan jam istirahat, Keyla segera menutup buku pelajarannya dan perlahan berdiri dari bangkunya keluar kelas di temani Resni.


" Key. . . Key! Cepat sedikit jalan nya," gerutu Resni yang sudah mulai kelaparan dan dengan menggosok pelan perutnya yang sudah keroncongan.


"Menghela nafas panjang, apa kamu tidak sarapan?" tanya Keyla dengan mata menajam menandakan dirinya sedang kesal dengan tingkah Resni.


"A


Ehehe. . sudah sih,tadi pagi." Ucap Resni sembari masih menarik tangan Keyla.


"Aku heran Res pada mu, memangnya berapa juta cacing yang kau pelihara di dalam perut mu itu?" Ejek Keyla dengan raut muka kesal namun Keyla tetap mempercepat langkahnya.


Resni tak mengubris ucapan Keyla, Resni jalan mendahului Keyla sembari memegang satu tangan Keyla agar tak tertinggal oleh nya tak lama kemudian Keyla dan Resni sampai di kantin sekolah. Resni segera memesan 2 piring makanan dan dua jus alpukat.


"Res aku cari tempat duduk dulu ya, karna takut penuh," ucap Keyla sembari menggoyang pelan, lengan Resni dan Resni tak menjawab namun Resni menganggukkan kepalanya karna masih fokus memesan makanan.


Akhirnya masih ada tempat kosong dan Keyla segera menjatuhkan tubuhnya pelan di kursi panjang kantin tak lama kemudian Resni datang membawa nampan berisikan 2 piring nasi & dua cangkir jus


"Antriannya panjang sekali, membuat ku jengkel," gerutu Resni sembari menaruh nampan tersebut di atas meja dan menyibakkan rambut panjang nya.


"Minumlah jus alpukat dingin ini dulu, agar amarah mu bisa hilang karna terkena es yang dingin." Goda Keyla sembari menaruh es tersebut di hadapan Resni dengan tersenyum jahil.


"Key. .laaaaa! Berhentilah mengoda ku!" Teriak Resni dengan mata melotot seperti hendak memakan Keyla.


Keyla yang ketakutan langsung menundukkan pandangan nya sambil menahan tawanya yang melihat tingkah Resni masih seperti anak kecil.


klik profil dan follow account mangatoon saya agar bisa mengikuti up date novel saya jangan lupa tinggalkan like dan komen sehabis membaca agar autor lebih semangat lagi untuk sering up date terimakasih