
Martin pun tanpa merasa bersalah langsung mengendong Keyla tanpa perduli apa pun makian yang terlontar dari mulut Keyla.
"om. . . cepat turun kan aku, sudah ku bilang berapa kali aku bukan anak kecil. apakah kamu sering mengalami amnesia ringan. . ? hingga kata kata yang baru aku ucapkan saja kamu sudah lupa. . !" gerutu Keyla judes sembari melotot ke arah Martin.
Jika di lihat dari raut wajahnya, Martin sangat kelihatan emosi. namun sebisa mungkin dia tak melukai Keyla yang sedang sakit.
Setibanya di ranjang. Martin pun segera membuang tubuh Keyla dengan kasar ke atas ranjang. karna sudah merasa tak tahan mendengar ocehan Keyla. namun karna perlakuan Martin tersebut, Keyla malah semakin geram. dan kembali memaki maki Martin.
"kenapa kamu melempar ku, apa kamu tau kepalaku sangat pusing" ketus Keyla sembari memegang kepala. Martin pun segera membalas makian Keyla
"aku sudah bersikap baik padamu. tapi terus terusan mendengar ocehan mu itu, membuat ku kehilangan kesabaran ku" sahut Martin sembari duduk di depan Keyla dan bergumam
" ingin sekali rasanya aku cekik mati, gadis bodoh ini" gumam Martin dalam hati sembari mengigit gigi bawahnya. Keyla pun yang ketakutan melihat tatapan Martin segera meraih selimut, dan menutup semua tubuhnya dengan selimut. tak lupa Keyla meraih boneka kelinci kecil kesayangan nya. dengan satu tangannya. dan segera mendekap erat boneka tersebut.
Martin pun tanpa sadar tersenyum kecil. melihat ulah polos Keyla. sembari bergumam
"dasar gadis bodoh ini, cepat sekali sifatnya berubah" gumam Martin sembari beranjak pergi dan masuk ke dalam kamar mandi Keyla, yang ada di dalam kamarnya untuk membersihkan Corat coret Keyla yang ada di wajahnya.
Di sisi lain
Keyla pun membuka sedikit selimut nya, dan mengintip dari dalam selimut, di lihatnya Martin sudah masuk ke dalam kamar mandi. Keyla pun menghela nafas lega, dan segera beranjak duduk. dan meminum obat yang ada di laci kecil samping tempat tidur nya. setelah meminum obat Keyla pun kembali berbaring karna merasa mengantuk terkena efek samping dari obat yang di minum nya. tak lupa sebelum tidur Keyla kembali memeluk erat kelinci kesayangan nya. tak butuh waktu lama Keyla pun sudah tertidur pulas
Beberapa saat kemudia. setelah selesai membersihkan wajah nya. Martin keluar dari kamar mandi. di lihatnya Keyla sudah tertidur. Martin pun berjalan mendekati Keyla dan menatap wajah yang kelihatan pucat tersebut. Martin pun melirik ke arah boneka kelinci kecil yang ada di dekapan Keyla. dengan sangat perlahan Martin mengambil boneka kelinci tersebut karna takut membangunkan Keyla. setelah boneka tersebut berada di tangannya. Martin pun mencium boneka tersebut. namun setelah mencium nya. Martin merasa mual dan langsung menutup hidungnya nya. dengan tangan
Jangan lupa like dan komen. agar saya lebih semangat lagi untuk up date teratur.
serta tingalkan kritik dan saran agar saya bisa menulis novel yang lebih baik lagi. jika saran dan kritik masih dalam batas sopan dan wajar saya akan sangat mengapresiasi
klik profil saya dan follow akun mangatoon saya. serta ikuti setiap karya saya
beri vote juga ya. . terimakasih