Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Marah.


Martin menatap kearah Sendi dan Ferdi yang tengah berbicara sedangkan Martin semakin geram melihat wajah tampan Ferdi,



Ferdi terlihat begitu tampan dan masih sangatlah muda membuat Martin semakin geram! Martin mulai mengepalkan jari jari tangannya dengan sangat erat sembari mata menatap tajam kearah Ferdi.


Hei pergilah! Kenapa kamu datang ke sini dan membuat hatiku terbakar aku sangat ingin menyeret mu keluar dari rumah ku tapi kamu sangat beruntung karna kamu adalah adiknya Sendi. Jika kamu bukan adiknya Sendi sudah habis kamu aku hajar bahkan aku akan membuatmu kehilangan keberanian mu untuk berdiri di depanku! Dan kau Sendi, kenapa kau membawa adikmu ini ke rumahku dia akan melihat Istriku dan aku tidak menyukainya apakah kau tau aku bahkan ingin membunuh adikmu sekarang juga.


Begitu kira kira arti dari sorot mata Martin.


Martin bergantian menatap kearah Sendi dan Ferdi dia bahkan semakin menajamkan alisnya mencoba untuk menahan emosinya. Martin berjalan dan berhenti tepat dihadapan Sendi dan Ferdi yang masih duduk di sofa sembari menatap kearahnya. Sendi hanya diam menatap kearah Martin dengan wajah datar. sedangkan Ferdi hanya bisa menatapnya dan mencoba menekan rasa cemburunya Karena kini gadis yang dia cintai sudah menikah dengan pria yang kini berdiri dihadapannya dan menatapnya seakan hendak mencabik-cabik tubuh kurusnya.


Menatap dengan wajah berapi-api, "Jika sudah melihat rumahku maka cepatlah pergi! Jangan lama lama di sini." Ucap Martin dengan menaruh tangannya di perut.


Martin takut jika Keyla akan melihat Ferdi! sangat jelas terpancar wajahnya yang sedang cemburu. Martin melirik kearah Sendi dengan wajah datar. Sedangkan Ferdi hanya bisa mengepalkan jari jari tangannya karna dia sangat ingin memukul wajah pria sombong dan arogan yang kini ada dihadapannya itu. Karna Ingat dengan peringatan kakaknya tadi, Ferdi hanya bisa mencoba tetap tenang di antara kekalutan hatinya jika mengingat Keyla sudah menikah.


Berdiri dari posisi duduknya, "Martin Kau kenapa? Bagaimana mungkin CEO terhormat sepertimu bisa bersikap kekanak-kanakan seperti ini!" Sendi sangatlah heran melihat perubahan drastis sikap Martin terhadap seorang wanita. Martin yang dulu menganggap wanita hanya pemuas nafsunya saja! Kini berubah menjadi kebalikannya Martin malah sangat menjaga Keyla dan telihat jelas diwajahnya jika dia sedang merasa terganggu dengan kedatangan Ferdi, orang yang pernah di cintai oleh istrinya.


Keyla masih sibuk memasak didapur, Terlihat peluhnya mulai menetes dari kening dan perlahan jatuh ke pipinya. Keyla mengusapnya dengan punggung tangannya dan dia masih sibuk ke sana kemari untuk menyiapkan sayuran yang sudah dia bersihkan. Gadis kecil itu kini telah dewasa bahkan dia sama sekali tak mengeluh selama proses memasak. Wajahnya terlihat sangat serius saat mencicipi sup ikan yang masih ada di atas kompor listrik yang masih menyala itu. Keyla mengambil sedikit kuah yang ada di sup itu dan dia meniup sendok yang sudah dia pegang. Setelah kuah sup yang ada di sendok itu dingin Keyla segera mencicipinya.


Wajah Keyla bahkan terlihat kusam karna lelah setelah memasak lebih dari satu jam lamanya.


_ _ _ _


Dimeja makan sudah tersedia sup dan beberapa jenis makanan lainnya, Keyla memasak begitu banyak makanan karna dia merasa sangat lapar jadi dia berencana akan menghabiskan semua makanan yang ada di atas meja makan itu. Keyla melihat sekeliling dapur tapi dia masih tak melihat Suaminya.


Berdecak kesal, "Kemana kak Martin! Apa dia tidak tau jika aku sangatlah lapar!" Ucap Keyla sembari mengusap pelan perutnya yang Sudah lapar sejak tadi. Keyla berjalan keluar dari dapur, matanya menyapu keruang tengah rumahnya namun masih tak menemukan keberadaan suaminya akhirnya Keyla berjalan menuju ruang tamu dilihatnya Martin berdiri membelakanginya. Keyla hanya melihat Sendi saja karna Martin menutupi Ferdi. Hingga Keyla tak bisa melihat teman sekolahnya itu atau paling tepatnya orang yang pernah ada didalam hatinya selama tiga tahun lamanya.


Berjalan cepat sembari tersenyum melihat Sendi, "Kak Sendi ternyata kamu tadi yang datang!" Keyla berjalan menghampiri Sendi namun Keyla segera menghentikan langkahnya saat melihat Ferdi berada di samping Sendi.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️☺️


VOTE JUGA YA.


SUKA APA ENGGAK SAMA FOTONYA FERDI SAN.