
Selesai memasak, Zhia pun membawa masakkannya itu masuk kedalam kamar dimana Luca dan Lucia berada.
Ternyata mereka sudah bangun sejak tadi dan kini tengah bermain dengan papah, Grandma dan Grandpanya.
“Sayang, kalian sudah bangun! Ini mamah masakin soup daging kesukaan kalian berdua.” Ujar Zhia dengan senyuman manisnya yang terasa menghangatkan hati setiap orang yang melihatnya.
“Yeah,…Terima kasih, Mah!” ucap Luca dan Lucia dengan senyuman ceria mereka yang akhirnya kembali lagi.
“Kau yang memasaknya sendiri, Zhi?” tanya Julia yang tidak menyangka bahwa calon menantunya itu pintar memasak.
“I-iya!” jawab Zhia dengan ragu.
“Kau pintar memasak rupanya ‘yah, Zhi!” sahut Noland yang langsung memujinya.
Zhia hanya tersenyum mendengar pujian dari papahnya Rayden itu, baik Noland maupun Julia selalu bersikap baik padanya.
Julia dan Noland memperlakukan Zhia seperti putri kandungnya sendiri. Sehingga membuat Zhia merasa nyaman saat bersama dengan mereka.
“Sayangnya Papah! Papah harus pergi sekarang, karena ada urusan penting dikantor. Nanti kalau semua urusan papah sudah beres, papah pasti akan cepat pulang!” ujar Rayden yang berpamitan pada kedua anak kembarnya sebelum dia pergi.
“Padahal Luci ingin makan disuapi sama papah!” sahut Lucia yang langsung cemberut begitu mendengar papahnya akan pergi bekerja.
“Papah hanya pergi sebentar, sayang!” ujar Rayden mencoba membuat putri kecilnya itu mengerti.
“Sayang, biarkan saja papahmu pergi! Luci ‘kan bisa disuapi sama Grandpa.”
Noland tidak bisa membiarkan kesempatan bagus ini untuk lebih dekat dengan cucu kesayangannya terlewat begitu saja.
“Ya sudah, papah boleh pergi tapi harus segera kembali ‘loh?” ujar Lucia yang terpaksa mengijinkan papahnya untuk pergi bekerja.
“Iya, sayang!” ujar Rayden yang tersenyum gemas melihat sikap manja putri kecilnya itu.
“Papah, cium Luca dulu sebelum pergi!” pinta Luca dengan wajah polosnya yang terlihat sangat menggemaskan ditambah lagi pipinya yang gembul seperti jelly itu.
Rayden tersenyum bahagia mendengar permintaan anaknya itu, dia pun menghampiri Luca dan mencium pipi kanan dan kirinya dengan gemasnya.
Cup,…Cupp,….
“Cepat sembuh ‘yah jagoan papah!” ujar Rayden seraya membelai kepala Luca penuh kasih sayang.
“Papah, Luci juga mau cium!”
Julia bahkan sampai gemas sendiri melihat wajah Lucia yang terlihat sangat manis dan menggemaskan saat meminta cium dari papahnya, rasanya ingin dia cubit dan memakan pipi kedua cucu kembarnya itu.
“Tentu saja, putri kecilku! Sini papah cium.”
Rayden pun beralih mencium Lucia yang duduk disebelah Luca.
Cup,…..Cupp,….
Seperti pada Luca, Rayden pun mencium pipi kanan dan kiri Lucia dengan gemasnya seraya berkata “Jangan sakit lagi ‘yah, putri kecilnya papah!”
Lucia menganggukan kepalanya dengan cepat disertai senyum manisnya yang sangat cerah bagaikan sinar Mentari, karena merasa gemas Rayden pun menowel hidung putri kecilnya itu.
“Papah pergi dulu ‘yah, sayang!” pamit Rayden yang membelai kepala kedua anak kembarnya secara bersamaan.
“Zhi, jangan lupa siang ini lihat berita agar kau percaya dengan perkataanku!” bisik Rayden pada Zhia sebelum saat berjalan melewatinya.
Sontak saja, Zhia langsung saja menoleh dengan cepat saat mendengarnya dan,_
“Cupp,………...”
Sebuah kecupan manis dari Rayden mendarat tepat dibibir mungil milik Zhia, membuat sang pemilik bibir itu langsung melotot kearahnya.
Bukan Rayden namanya kalau dia memperdulikan reaksi kesal yang ditunjukan Zhia padanya, Rayden tetap berjalan keluar dengan santainya sambil tersenyum puas.
“Dasar pria menyebalkan!” gerutu Zhia yang menatap kepergian Rayden seakan sedang mengutuknya dalam hati.
Sepeninggal Rayden, Luca dan Lucia pun langsung memakan sarapan mereka dengan disuapi oleh Grandpa dan Grandmanya.
Bahkan Zhia sampai bingung harus berbuat apa disana, karena Julia dan juga Noland merawat cucu kembarnya dengan sangat hati-hati.
...****************...
Pada siang harinya, benar-benar diadakan konferensi pers oleh keluarga Adenthe untuk mengumumkan mengenai pembatalan pertunangan antara Rayden dan Grace.
“Terima kasih, kepada para wartawan yang berkenan hadir dalam konferensi pers kali ini.”
Ayah Grace mulai membuka konfensi persnya secara resmi.
“Konferensi pers ini kami adakan secara khusus untuk mengumumkan bahwa pertunangan antara anak kami satu-satunya yang bernama Grace Adenthe dengan Ceo BLOUSHZE Group yaitu Rayden Cano Xavier telah resmi dibatalkan oleh kedua belah pihak. Sekian dari kami, Terima kasih!”
Pengumuman dari keluarga Adenthe membuat para wartawan berlomba-lomba mengambil gambar Grace dan juga bertanya tentang alasan pertunangan itu dibatalkan.
“Apakah pembatalan petunangan ini berkaitan dengan berita viral beberapa hari yang lalu?”
Pertanyaan dari wartawan 1.
“Benarkah kalau sepasang anak kembar itu adalah anak kandung dari Tuan Xavier?”
Pertanyaan dari wartawan 2.
“Apakah pembatalan pertunangan ini dilakukan oleh pihak keluarga Adenthe atau malah sebaliknya. Pihak keluarga Xavier ‘lah yang membatalkan pertunangan ini?”
Pertanyaan dari wartawan 3.
“Nona Grace, apakah pembatalan pertunangan ini ada hubungannya dengan ibu dari sepasang anak kembar itu? Apakah dia menjadi orang ketiga didalam hubungan anda dan Tuan Xavier? Tolong dijawab Nona Garce!”
Pertanyaan dari wartawan 4.
Grace benar-benar merasa sangat merah karena dirinya akan dipermalukan dan menjadi bahan gossip seperti ini oleh orang diseluruh dunia, akibat batalnya pertunangannya dengan Rayden.
Grace pun mengambil kesempatan emas pada konferensi pers itu untuk membuat hidup Zhia beserta anak kembarnya menjadi hancur.
Sebab Grace akan membuat Zhia dan anak kembarnya itu menjadi bahan olok-olokkan dan cacian orang diseluruh dunia, sementara dia yang akan berperan sebagai korbannya.
“Hikss,…Aku tidak menyangka bahwa ibu dari anak kembar itu akan melakukan ini terhadapku. Hikss,….Hiksss,…! Padahal aku sudah mengalah dengan berjanji akan merawat anak kembarnya dengan baik, tapi wanita itu malah mengancam Cano dengan menggunakan anaknya sendiri. Hikss,..!” ujar Grace sambil berpura-pura menangis dihadapan seluruh wartawan yang datang.
Grace ingin menjadikan Zhia sebagai perusak hubungan orang, sedangkan dirinya sebagai korbannya yang akan didukung oleh semua orang.
“Grace, apa yang kau lakukan! Kenapa kau bicara seperti itu?” bisik sang Ayah yang mencoba memperingatkan anaknya agar tidak bertindak terlalu jauh.
Namun, Grace tidak memperdulikannya. Dikepalanya hanya berisi cara menghancurkan hidup Zhia dan kedua anak kembar itu.
“Aku sudah bersedia menerima anaknya, tapi wanita itu malah memaksa Cano untuk berpisah denganku. Hikss,…” ujar Grace lagi dengan tangisan yang semakin terdengar pilu, aktingnya benar-benar sangat luar biasa.
Ayah dan Ibu yang mendengar Grace semakin bicara tidak karuan langsung saja menarik putrinya itu untuk pergi dari acara konferensi pers.
Karena ditarik paksa oleh dua orang sekaligus, Grace pun terpaksa meninggalkan konferensi pers itu. Padahal dia belum selesai menceritakan kisah karangannya itu.
“Grace, apa kau sudah gila? Dengan kau bicara seperti itu, kau sama saja sedang menantang Cano dan keluarganya?” ujar sang Ayah yang mencoba mengingatkan kembali putrinya.
“Aku tidak peduli, Ayah! Aku tidak terima Cano memperlakukanku seperti ini. Bagaimana pun caranya, aku akan membalasnya berkali-kali lipat!” seru Grace yang sepertinya memang sudah menjadi gila.
“Aku akan selalu muncul sebagai masalah dikehidupan mereka!” ujar Grace yang seperti sudah sangat dendam pada Rayden dan keluarganya.
Bersambung.................
Note :
Hay, kak!😄😄😄
Karena Hari ini adalah Hari Kemerdekaan negara kita tercinta Indonesia, maka Author ngasih bonus 2 Bab nih! Selamat Hari Kemerdekaan All!😉😄
Jangan Lupa guys!
Novel ini masih On Going 'yah! Dan akan update 1 Bab/hari.😄😄😉
Jadi, mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄
Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄
Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄
Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚
Tambahkan juga ke rak favorit novel kalian 'yah! Supaya tidak ketinggalan kisah serunya Double L, Papah Rayden dan juga Mamah Zhia!😉👌
Terima kasih All!😙😘😚