
Arka dan Lina sangat terkejut mendengar cerita dari Ardi.Selama ini mereka telah salah paham kepada Ardi.
" Kak..aku pikir kakak meninggalkan Kay dan Kevin karena kakak marah sama mereka atas perbuatan aku ke Kay selama ini..
" Kakak memang marah sama kamu Ka,kamu tega melakukan itu sama Kay padahal kamu tau Kay itu istri kakak,kakak ipar kamu..
" Maafin aku kak waktu itu aku benar benar dibutakan oleh cinta aku ke Kay,aku nggak bisa menerima kakak dan Kay bahagia..maafin aku kak,aku menyesal..
" Sayang..mama nggak menyangka kamu menikah oranglain padahal kamu sudah mempunyai istri..
" Maafin Ardi Ma,saat itu Ardi belum ingat siapa Ardi.Dan Ardi juga udah berjanji sama papanya Monic kalau Ardi akan menikahi Monic dan menjaganya.Ardi sangat berhutang budi kepada mereka Ma,kalau tidak ada mereka entah sekarang apa yang akan terjadi sama Ardi..
" Tapi Kak..aku nggak rela kakak menduakan Kay..selama ini Kay sudah cukup menderita Kak,jangan tambah penderitaannya lagi..
" Kakak ingin bicara sama Kay,kakak juga nggak ingin menyakiti Kay tapi kakak nggak punya pilihan lain karena kakak juga nggak bisa meninggalkan Monic karena sekarang Monic sedang mengandung anak kakak...
" Apaaa..!!! " Teriak Arka dan Lina bersamaan.
Monic merasa sangat bersalah.Monic bersimpuh dihadapan Lina.
" Maafin Monic Ma..andai waktu itu Monic tidak menabrak Rico maka semua ini tidak akan terjadi,maafin Monic.." Ucap Monic sambil meneteskan air mata.
" Monic bangunlah..ini semua bukan salah kamu.." Ucap Ardi lalu membantu Monic berdiri.
Ardi mendudukan Monic disampingnya dan menghapus airmata Monic.
" Ini semua salah Ardi Ma..jangan salahkan Monic,karena Ardilah yang sudah berjanji kepada papa Monic..
" Mama nggak tau harus berbuat apa sayang,mama juga nggak mau menyakiti Kay..
" Asal kakak tau, Kay dan Kevin udah 6 bulan ini tidak lagi tinggal disini.Kay sangat kecewa kepada kakak.Dan asal kakak tau Kay udah mengikhlaskan kakak dan nggak mau kembali lagi sama kakak.." Ucap Arka yang mulai emosi.
Arka tidak menyangka kakaknya tega menduakan Kay dan menikah lagi,bahkan sekarang wanita itu sedang mengandung anaknya Ardi.
" Kamu pasti bohong kan Ka,Kay nggak mungkin mengatakan itu,Kay sangat mencintai kakak dan kakak juga sangat mencintai Kay..
" Tapi kakak udah meninggalkan Kay selama satu tahun.Kakak juga udah membohongi Kay dengan alasan pergi dinas keluar kota..
" Itu kakak lakukan karena kakak ingin minta penjelasan sama kamu,kakak ingin tahu apa alasan kamu melakukan itu sama Kay dan mengapa kalian menyembunyikan semua itu selama ini dari aku..
" Tapi itu kesalahan aku kak bukan kesalahan Kay..
" Apa kamu sudah tau Ka kalau Kevin itu bukan anak kakak ?..
" Maksud kakak apa ? Mana mungkin Kevin bukan anak kakak.Kay tidak mungkin mengkhianati kakak.." Ucap Arka terkejut.
" Kay memang tidak mengkhianati kakak tapi kamu yang mengkhianati kakak..
" Maksud kakak apa ?..
" Kevin itu anak kamu Ka..kakak mengetahuinya saat Kay dan Kevin mengalami kecelakaan.Darah Kevin berbeda dengan darah aku dan Kay..darah Kevin sama dengan kamu,kalau kamu nggak percaya tanya aja sama mama..
" Maaa....
" Benar Ka,Kevin itu anak kamu..
" Kenapa mama nggak memberitahu Arka selama ini Ma,kenapa Ma ?.." Ucap Arka marah.
Arka sangat terkejut mendengar berita ini,anak yang selama ini sangat ia sayangi ternyata adalah anaknya sendiri..
" Mama terpaksa sayang karena mama udah berjanji sama Ardi dan juga Kay untuk tidak memberitahu kamu..
" Apa Ma..!! Jadi Kay sudah tau kalau Kevin anaknya Arka ?.." Ucap Ardi terkejut.
" Ya sayang,apa kamu lupa kalau melakukan tes DNA sama Kevin.Hasil tes itu sampai ketangan Kay..
Ardi mengacak ngacak rambutnya karena frustasi,Ardi nggak tau harus berbuat apa.Ardi nggak mau kehilangan Kay dan Kevin.
" Jadi selama ini kalian semua bersekongkol untuk membohongi aku..apa aku nggak berhak tau tentang semua ini..hah..!! " Teriak Arka marah.
" Maafin mama sayang..." Ucap Lina sedih.
" Aku akan menemui Kay..aku ingin menanyakan semua ini sama Kay.." Ucap Arka lalu bediri.
" Nggak..aku nggak akan membiarkan kakak menyakiti Kay lagi.Aku harap kakak bisa melepaskan Kay karena aku nggak akan membiarkan kakak menyakiti Kay lagi.Kakak harus ingat kalau sekarang kakak udah punya Monic dan calon anak kakak.." Ucap Arka emosi.
Arka berjalan keluar dan masuk kedalam mobil.Saat ini hati Arka benar benar sakit,Arka tidak menyangka keluarganya tega menyembunyikan hal sebesar ini darinya.Ardi mengejar Arka dan masuk kedalam mobil..
" Kakak nggak perduli,kakak akan tetap ikut menemui Kay.." Ucap Ardi ngotot.
Arka tidak punya pilihan lain.Arka melajukan mobilnya menuju bandara.
✨
✨
✨
Sesampainya dirumah Kay..
Tokk..tokk..tokk..( suara pintu diketuk )
" Ya sebentar.." Teriak Kay sambil berjalan menuju pintu.
Ceklek..( suara pintu terbuka )
Ardi langsung memeluk Kay.Ardi sangat merindukan Kay.Kay sangat terkejut melihat kedatangan Ardi..
" Aku sangat merindukanmu sayang ?.." Ucap Ardi sambil mempererat pelukannya.
" Kak Ardi..lepasin.." Ucap Kay sambil melepaskan pelukan Ardi.
" Sayang maafin aku,aku mempunyai alasan kenapa aku nggak pernah menemui sayang.." Ucap Ardi sambil menggenggam tangan Kay.
" Lepasin Kak..kakak udah nggak berhak atas Kay.." Ucap Arka lalu melepaskan tangan Ardi dari tangan Kay.
" Apa maksud kamu ? Kay itu masih istri aku dan aku berhak atas Kay.." Ucap Ardi dengan nada sedikit keras.
Merisa mendengar suara ribut ribut diluar rumahnya.Merisa yang sedang mengendong Kevin berjalan menuju pintu depan..
" Siapa yang datang sayang ?..
" Ayah..." Teriak Kevin..
Ardi langsung masuk kedalam rumah dan memeluk Kevin..
" Ayah sangat merindukanmu sayang,maafin ayah sayang..." Ucap Ardi sambil memeluk erat Kevin.
" Ayah kenapa ninggalin Kevin dan bunda ?..
" Maafin ayah sayang,sekarang ayah sudah pulang dan ayah nggak akan meninggalkan Kevin dan bunda lagi..
Arka masuk kedalam rumah dan langsung mengambil Kevin dari gendongan Ardi..
" Kevin..dia bukan ayah kamu,om adalah ayah kamu sayang.." Ucap Arka sambil memeluk Kevin.
Merisa dan Kay sangat terkejut mendengar ucapan Arka.
" Ka..kamu tau darimana kalau Kevin itu anak kamu ? " Tanya Kay terkejut.
" Kenapa Kay ? Apa kamu terkejut aku mengetahui semua ini,kamu tega Kay menyembunyikan kebenaran ini sama aku.Aku berhak tau Kay karena aku ayahnya Kevin..
" Nggak..kamu bukan ayah Kevin.Kevin hanya anak aku.Kevin bukan anak kamu maupun kak Ardi..lebih baik sekarang kalian keluar dari rumah aku.." Teriak Kay yang mulai emosi.
Kay mengambil Kevin dari gendongan Arka tapi Arka tidak melepaskan Kevin.Kevin pun akhirnya menangis.
" Mau kalian apa sebenarnya,apa tidak cukup kalian udah membuat hidup aku menderita ? Aku cuma ingin hidup tenang bersama Kevin,kenapa kalian malah mengusik kehidupan aku,hah..." Ucap Kay yang mulai menitikan air mata.
Merisa mengendong Kevin yang tengah menangis.
" Kalian selesaikan masalah kalian dan jangan libatkan Kevin karena dia masih kecil dan tidak tau apa apa.." Ucap Merisa lalu membawa Kevin masuk.
🌟🌟🌟🌟
Maaf ya kalau aku baru bisa up sekarang.Sebagai permintaan maaf aku kasih crazy up langsung 4 bab..🙏🙏🙏 jangan lupa kasih like dan coments ya agar author jadi semangat menulisnya..🤗🤗🙏🙏..