
Lina duduk disamping Ardi,Lina binggung bagaimana caranya memberitahu Ardi tentang rahasia yang ia simpan selama bertahun tahun,Lina terlihat sangat gelisah.Ardi bisa melihat kegelisahan Lina..
" Ma..sekarang mama jelasin sama aku yang sebenarnya terjadi,aku juga berhak tau Ma..apapun itu.." ucap Ardi.
" Mama nggak tau harus bicara apa,mama ingin tahu apa yang kamu pikirkan tentang golongan darah Kevin yang berbeda denganmu dan juga Kay.." ucap Lina.
" Aku nggak tau Ma..mana mungkin itu bisa terjadi,Kevin adalah anak aku..iya kan Ma..karena Kay nggak mungkin selingkuh dan mengkhianati aku.." ucap Ardi binggung.
" Apa kamu akan melupakan semuanya dan tidak menganggap serius masalah ini ? " tanya Lina.
" Aku harus mencari tau Ma..aku akan melakukan tes DNA..aku harus tau kebenarannya,agar keraguan dalam hati aku menghilang.." ucap Ardi.
Lina terlihat semakin gelisah setelah mengetahui kalau Ardi akan melakukan tes DNA terhadap Kevin.Lina takut kalau Kevin ternyata terbukti bukan anak Ardi.Lina tidak ingin keluarga hancur..
" Kenapa kamu lakukan itu sayang ? apa kamu tidak percaya sama Kay ? " tanya Lina.
" Bukan masalah percaya tidak percaya Ma..aku hanya ingin memastikan kebenarannya agar keraguan aku hilang.." ucap Ardi.
" Sayang..jika hasilnya nanti tidak seperti yang kamu harapkan,apa yang akan kamu lakukan ? " ucap Lina.
Ardi menatap Lina dengan mengerutkan dahinya,Ardi semakin penasaran karena sedari tadi Lina tidak bercerita apapun tapi malah semakin berbelit belit..
" Ma..sekarang cerita sama aku apa yang sebenarnya terjadi,mama pasti sudah tau kalau Kevin itu sebenarnya bukan anak aku,iya kan Ma..!! " ucap Ardi curiga.
" Mama benar benar tidak tau sayang.."
" Setelah kamu mendengar penjelasan dari mama,mama mohon kamu jangan salahkan Kay karena disini Kay adalah korbannya.." ucap Lina.
" Maksud mama apa? Aku benar benar tidak mengerti Ma.." ucap Ardi penasaran.
" Kejadian ini terjadi tiga setengah tahun yang lalu,waktu itu kamu sedang pergi keluar kota dan meninggalkan Kay dirumah mama,awalnya mama tidak kepikiran hal itu akan terjadi..mama telah teledor dan nggak bisa menjaga Kay.." ucap Lina sedih.
" Maksud mama apa ? apa terjadi sesuatu sama Kay Ma..tolong beritahu aku Ma.." ointa Ardi.
" Siang itu Kay dan Arka sedang pergi berbelanja kebutuhan dapur,karena mereka nggak kunjung pulang akhirnya mama pergi untuk mengikuti arisan dirumah teman mama.Mama sama sekali tidak menaruh curiga sama Arka.."
" Apa yang Arka lakukan sama Kay Ma ? katakan Ma.." desak Ardi menyela ucapan Lina.
Saat ini hati Ardi dipenuhi dengan amarah setelah mendengar cerita kalau Kay dan Arka pergi hanya berdua..darah Ardi seakan mendidih..
" Saat mama pulang kerumah,mama tidak melihat Kay dan Arka..akhirnya mama mencari Kay dikamarnya,mama sangat terkejut saat melihat Arka tidur satu ranjang dengan Arka..mama sangat marah,mama tidak menyangka Arka tega melakukan itu sama Kay,mama menyesal karena telah meninggalkan Kay dirumah bersama Arka..maafin mama sayang,mama sudah lalai menjaga Kay.." ucap Lina menyesal.
" Mama bohongkan Ma..Kay nggak mungkin melakukan itu sama Arka,apa mama melihatnya dengan seksama,mungkin Arka masuk kekamar Kay saat Kay sedang tertidur.." ucap Ardi tidak percaya.
Ardi tidak percaya jika Kay melakukan itu dengan Arka dibelakangnya,Kay nggak mungkin mengkhianatinya.
" Apa yang mama lihat saat itu..katakan Ma,jangan ada yang mama tutup tutupi lagi.." ucap Ardi yang mulai emosi.
" Saat itu mereka tidur tanpa memakai sehelai kainpun dan mama melihat pakaian Arka dan Kay berserakan dilantai,dan Arka juga udah mengakui semuanya..sayang maafin adik kamu..mama mohon..." ucap Lina memohon.
Ardi sangat frustasi,dia mengacak acak rambutnya sambil terus berteriak..
" Brengseekkk...aku nggak akan pernah memaafkan Arka Ma..dia tega melakukan itu sama Kay,padahal dia tau kalau Kay itu istri aku.." ucap Ardi emosi.
" Sayang mama mohon maafin adik kamu,dia sudah menyesali kesalahannya dan mama mohon jangan salahkan Kay karena Kay juga terpaksa melakukannya,dia tidak bisa melawan Arka..mama mohon sayang.." ucap Lina.
" Aku nggak menyangka mama tega merahasiakan semua itu dari aku Ma,maksud mama apa dengan merahasiakan ini dari aku ? " ucap Ardi.
" Mama cuma nggak ingin keluarga kita hancur hanya karena kesalahan Arka dan mama nggak ingin rumah tangga kamu hancur sayang,mama tidak ada maksud lain.." ucap Lina.
" Sekarang aku mulai mengerti tentang semua ini,dan aku semakin yakin setelah mendengar cerita mama..aku semakin yakin kalau Kevin itu bukan anak aku melainkan anak Arka karena setahu aku golongan darah Arka sama dengan mama AB..apa mama juga berfikir seperti itu ? " ucap Ardi sambil menatap kedua mata Lina yang kini mulai meneteskan air mata.
" Buat apa mama menangis..semua udah terjadi Ma,aku kecewa sama mama,tanpa mama sadari mama sudah menghancurkan hidup aku Ma..anak yang selama ini aku sayangi sepenuh hati dan aku bahagia saat melihatnya lahir,ternyata anak itu bukan anak kandung aku,Kevin anaknya Arka Ma..anak Arka..." teriak Ardi marah.
Ardi memukulkan tangannya ketembok..dia terus merutuki kelakuan bejat Arka kepada istrinya,dia menyesal kenapa dulu dia harus meninggalkan Kay dirumah mamanya padahal dia tau Arka masih sangat mencintai Kay..
" Sayang hentikan jangan sakiti diri kamu,kamu harus tetap bertahan demi Kau dan Kevin.." ucap Lina sambil menghentikan Ardi.
" Kevin..Kevin anak yang sangat aku sayangi,dia bukan anak aku Ma tapi dia keponakan aku.." ucap Ardi sedih.
Ardi terkulai lemas dilantai,begitu banyak beban yang dia rasakan,Ardi tidak tau harus bersikap seperti apa saat nanti Kay sadar,apa dia bisa menyembunyikan rasa kecewanya kepada Kay karena kebohongan Kay selama ini..
" Ma..aku harus menemui Arka,aku ingin minta penjelasan kepada Arka,kenapa dia tega melakukan ini sama aku.." ucap Ardi lalu berdiri.
" Apa kamu akan memberitahu Arka kalau Kevin itu anaknya,dan apa yang akan kamu katakan sama Kay,jangan sakiti Kay sayang karena Kay tidak tau kalau Kevin itu anak Arka yang Kay tau Kevin itu anak kamu.." ucap Lina.
" Aku nggak akan sebodoh itu Ma memberitahu Arka kalau Kevin itu anaknya karena aku nggak mau Arka merebut Kevin dan Kay dari aku karena selamanya mereka hanya milik aku..Kevin selamanya hanya anak aku Ma walau dia bukan darah dagingku,aku juga nggak akan memberitahu Kay apapun..." ucap Ardi.
" Apa kamu akan meninggalkan Kay sayang,dia masih belum sadar,dia masig sangat membutuhkan kamu.." ucap Lina.
" Aku akan menemui Arka setelah Kay sembuh Ma..aku nggak akan meninggalkan Kay lagi,aku nggak mau kehilangan Kay Ma.." ucap Ardi.
" Mama senang kamu nggak membenci Kay sayang,mama takut setelah kamu mengetahui ini kamu akan membenci dan meninggalkan Kay.." ucap Lina.
" Itu nggak mungkin Ma karena aku tau Kay tidak akan mengkhianati aku dan aku yakin kalau Arka udah memaksa Kay untuk melakukan itu.." ucap Ardi.
🌟🌟🌟🌟