
BUKAN SATU LAWAN SATU
" Andy......awas jangan dekat dengan Brams", aku berteriak sekuat tenaga untuk memberitahu Andy siapa yang sedang membidiknya
Akhirnya pertempuran antar dewan penyangga dan keluarga kerajaan terjadi
Pertempuran di depan gedung militer tak terelakan lagi. Kami membuat banyak lapisan perisai di luar gedung militer, agar warga sipil yang berlindung didalamnya tak terkena dampak peperangan ini
" Hannah, hati-hati ya, jangan sampai luka, kasihan anak-anakmu", ibu tua yang selalu membantuku membereskan kekacauan dibagian kamar untuk para pengungsi
"Hannah, kami akan jaga anak-anakmu"
"Semoga Tuhan selalu bersamamu"
Banyak sekali dari mereka yang mengucapkan doa dan harapan mereka untukku dan pastinya untuk semua pasukan yang masih setia pada kerajaan Andromeda
Aku belum akan mati, aku akan memperjuangkan kehidupan ku lagi bersama anak-anak yang sempat tercuri oleh kesalahpahaman aku dan Andy
"Awaaaaas Hannah!", teriakan Andy diujung sana yang masih mengawasi ku
Mereka banyak menggunakan tombak listrik, dan pasukan Brams paling canggih, banyak sekali peralatan modern yang menempel di tubuh mereka
Kini aku berhadapan dengan lima perempuan cantik berpakaian pelindung terbaru yang ku tahu, mereka dengan lincah mengayunkan pedang bersinar penuh voltase tinggi secara acak menyerangku
"WZzzz",The First sangat mudah mengalahkan mereka, tapi The First tak bisa digunakan karena dijadikan pusat kekuatan listrik di tengah gedung militer
Aku pasrah menggunakan pedang tipis yang kelihatan sangat lentur ini. Seperti biasa aku hanya mengambil pedang yang terdekat denganku. Pedang apapun akan menjadi hebat ditangan pemegang The First
Nampaknya narsis Andy sampai juga dalam jiwaku. Aku kuat dan.....PRANG, wajah si cantik nomer satu kebingungan pedangnya aku jatuhkan dan sepertinya innerku sangat memberikan kekuatan pada pedang tipis ini, karena pedang listrik bersinar wanita penyerang si nomor satu ini patah jadi dua
Si nomor satu yang kaget diam menjadi rapuh, aku berlari sekencang mungkin meninju perutnya dan dia berteriak, "Ahhhhh", tersungkur.
Satu tumbang, empat lagi secara kompak berteriak dan menyerangku bersamaan, "Hiyyyaaaaaaaaaa", mereka seperti orang kuno jaman bumi, bertarung dengan ekspresi yang sangat jelas, sangat kuno!!!
Mereka jelas tak dapat pendidikan militer yang tepat. Terlalu banyak ekspresi membuat gerakmu gampang ditebak lawan. Mereka tak banyak belajar hanya di beri kostum perisai yang sangat bagus
Serangan mereka gampang diterka, hanya dengan satu hentakan kakiku dan satu lambaian berputar pedang tipis ini. Keempat pedang mereka semuanya jatuh dan terbelah
Berempat itu panik dan diam, saatnya lonjakan listrik, tangan kukepakan ringan dan pelan. "HAAAAAAAAA", sempurna..... keempatnya terpental
Masih banyak yang harus dikalahkan, ini adalah perang tergila. Semua pasukan dewan yang setia saling memukul mundur dan menghabisi siapapun yang bukan bagian dari kelompoknya
Ini jelas-jelas akan menghabisi banyak nyawa. Perang yang aku tahu hanya satu lawan satu. Tapi disini, siapapun yang bukan bagian diriku harus dilumpuhkan.
Setelah kelima gadis cantik berambut hijau anak buah Brams, sekarang harus berhadapan dengan lelaki tinggi besar berambut merah. Dia mengeluarkan sayap elektrik yang hanya lebih besar sedikit dari kepunyaan Spain. Dan dia amat sombong
Di tengah seringaian wajah jelek si rambut merah, aku berlari sekencang mungkin......untuk agak membungkuk, lalu Weiszzzzz ku serang kakinya yang nampaknya terlalu berat menopang tubuh si merah ini
Si merah terjatuh karena kakinya kulukai, dia malah mengarahkan pedangnya ke arah lehernya sendiri, gila!!! Seenaknya saja ingin bunuh diri, kau pikir ibumu tak bersusah payah melahirkanmu, PRANG....!
Semua kelompok Andy sibuk dikeroyok, oleh pasukan yang berbeda, kami semua sibuk dan harus jeli melihat, karena benar - benar peperangan yang kacau
Pasukan Sandy yang cukup mumpuni berasal dari berbagai suku, mereka diberi pelindung kepala yang seperti helm musim dingin, menutupi telinga. Kata Spain helm ini sangat bagus untuk mengurangi efek hipnotis, jaga-jaga barangkali ada yang membuat kacau pikiran lewat pendengaran
Helm seperti itu biasanya digunakan tentara di musim dingin untuk patroli di dataran tinggi, agar tak cepat pusing karena perbedaan tekanan. Tapi, di peperangan ini helm bercampur penutup telinga berfungsi lain
Pasukan lain juga bertanda, mereka juga tak mau kecolongan berperang dan salah serang kawan sendiri
Sebenarnya jika dalam keadaan normal perang ini mirip seperti pawai kedirgantaraan, banyak warna bermacam senjata
Edward dan Rossy, ditahan oleh para pasukan muda Sandy agar tak ikut membantuku. Bisa repot kalau harus mengawasi mereka berdua
Serangan bertubi datang dari segala macam arah. Aku diserang pasukan yang bertanda kuning melingkar di lehernya.Mereka bergerak cepat, loncat kesana kemari menyerangku. Tangkisan pedang tipisku sudah seperti helaian rambut karena bergerak sangat cepat. Aku harus lebih cepat dari serangan mereka, mereka menyerang dari sisi depan, bawah dan samping hampir secara bersamaan. Aku harus bergerak secepat mungkin
Dalam gerakan ku yang sangat cepat, kulihat orang-orang disekitarku berjalan lebih lambat, aku merasakan hembusan angin menyapu pipiku karena lambaian pedang mereka, tapi tak ada satupun goresan mengenai wajah dan tubuhku
Saatnya mengalahkan mereka, aku harus bergerak cepat dan menjebak mereka dalam satu gerakan. Aku berputar sambil mengayunkan pedang secara melingkar bersamaan pula kaki kiriku menyapu tanah sekaligus menendang mereka. Satu kali tarian berputar dan mereka semua tersayat di perut dan sebagiannya lagi lebam di kaki
Aku lari melangkah maju mendekati Andy, yang nampaknya tak berhenti di serang
Dari atas aku lihat, ada lelaki kecil bergulung melayang diatasku, dan mendarat tepat didepanku, menghentikan lari cepatku menuju Andy. Dia berbalik dan menyerang ku dengan pedang kembar
Sial, ada yang ingin pamer di depanku, banyak gaya sangat mengganggu. Aku malas meladeni orang macam ini, langsung ku arahkan satu telapak tanganku kearahnya, fokuskan inner beri saja sedikit hentakan listrik. Dia bergetar hebat karena ku setrum
Sebentar lagi aku akan mendekat ke Andy. Padahal ini jarak yang sangat dekat, susah sekali ingin bertarung bersama Andy
Dalam beberapa langkah saja, aku dikeroyok lagi oleh pasukan entah apa, yang main pukul saja tanpa suara dan berantai besar seperti gada. Satu ayunan gada besar itu membuat aku mundur tersungkur.
Mereka terlatih, bergerak mendekatiku tanpa suara dengan rantai gada yang tak bisa kuhindari
Wei long, John dan Andy dalam jarak yang lumayan dekat denganku. Mereka berteriak bersamaan melihatku terpukul mundur, dengan senjata rantai gada yang sangat sunyi
"Andy.....istrimu!!", semua panik. Mengapa semua terlalu menjagaku. Aku pemegang The First....
Pukulan gada ini sangat kuat, aku pusing terhuyung mundur.Perutku lumayan sakit dihantam senjata seperti itu
Aku tak tahu ada berapa musuh yang memegang gada berbaris mengkerucut. Mereka sangat terlatih. Aku pasrah tapi tak mau kalah
Aku meloncat terbang menghindari mereka. Senjata sekuat itu, aku tahu diri. Kalau dikeroyok aku pasti....
Aku harus mendekat ke Andy. Serba salah. Semua sibuk melawan
Ditengah ayunan gada, aku melihat sekelibat bayangan hitam berlarian kesana kemari-kemari. Dia menempelkan bunga perasa di baju pasukan Andy, pasukan kami
Sulit melihat bayangan cepat itu di tengah pertempuran melawan pasukan gada
Tapi kemudian bayangan itu melambat.....Aku melihat sosok cepat yang berlarian, dia tersenyum padaku.Edward.......kau sedang apa di tengah medan tempur? Aku melirik secepat mungkin ke perisai yang dibuat untuk menahan anakku. Tak ada!!! Bahkan Rossy tak ada.....