
TERASING DI AWAN
Pengamanan Andy untuk Edward tak main-main. Kami dipindahkan ke sebuah pulau kecil. Di tengah lautan atmosfer.
Pulau buatan buatan laboratorium Kingdom dan teknisi. Untuk perlindungan keluarga raja. Kami diantar oleh Sam, dengan pesawat khusus
Andy bahkan tak menampakkan sosoknya pada kami. Rossy yang perlahan pulih bisa dipindahkan dari ruang vegetatif. Dia minum dan makan lewat selang khusus. Tapi tubuhnya sudah membaik dengan sangat cepat
Di pulau terapung ini, kami hanya tinggal bertiga. Benar-benar sendirian. Semua kebutuhan hidup sudah terpenuhi, di hutan buatan. Hanya tinggal memetik dan mengambil ikan
**********
Sudah dua bulan kami tinggal di pulau terapung. Tak ada kabar apapun dari Rock Collapse dibawah sana. Tak ada!!
"Ibu, aku ingin kembali ke bawah, bertemu dengan banyak orang", keluh Edward
"Sama nak, ibu juga ingin kembali, tapi Rossy?"
Kami berdua sama bingungnya, Tuhan sembuhkanlah Rossy dengan cepat
"Ibu......mata Rossy terbuka!!", Edward berteriak dari dalam rumah
Aku berlari kedalam, "Rossy......Rossy....kau sudah membuka mata nak.....syukurlah...!"
Pelukan dan ciuman dari aku dan Edward datang bertubi-tubi untuk Rossy. Kami bahagia dan lega sekali
Indah sekali matanya, tapi Rossy tak berekspresi, dia hanya diam mematung, belum bicara. Mungkin butuh waktu untuk dia bisa memulai kata pertamanya
Rossy yang banyak bicara, kini hanya mematung. tapi matanya terbuka.
Tubuh Rossy, masih sama seperti tiga tahun lalu, saat terkena hujan listrik. Tidak seperti Edward, yang sudah tumbuh besar dan tinggi melebihi anak seusianya.
Anakku bangun tapi tak seperti yang kuharapkan, kondisi vegetatif yang lama, ditambah luka saraf yang cukup parah, membuat tubuhnya kaku dan tak berekspresi.
Aku butuh Brian sekarang. Bagaimana aku bisa menghubungi mereka dari atas sini?
The First!!!, aku tahu caranya. Aku hanya butuh mereka mengetahui aku butuh bantuan mereka
My Love dan The First adalah pedang bersaudara, walaupun dibuat dengan perbedaan waktu ratusan tahun. Tapi My love memiliki inti yang sama dengan The First.
My love punya bagian dari The First. "Kuberi inner agar turun kebawah dan mencari bagian dirinya yang hilang. Dia pasti akan hinggap di My Love, pedang Andy. Semoga dia mengerti maksudku
Ku beri inner agar pedang tua ini turun dan mencari bagiannya yang hilang. Aku tak mengerti mengapa kami dibiarkan sendirian diatas sini, tanpa bisa berkomunikasi dengan siapapun. Apakah kami diasingkan?
Aku tak bisa seenaknya turun, aku takut meninggalkan anakku sendirian. Aku tak punya keberanian itu lagi, setelah kejadian yang menimpa Rossy
Sudah sepuluh jam, sejak kulepaskan The First, tapi tak ada satupun yang kesini. Mungkin dalam perjalanan. Butuh waktu tujuh jam untuk bisa sampai keatas sini. Harusnya The First sudah berada di sisi My Love sekarang
********
Sudah dua hari, tak ada yang datang. Kondisi Rossy yang bisa membuka mata, hanya sia-sia, aku tak tahu apa yang terjadi pada Rossy, tak ada dokter tempat bertanya
Rossy tak berekspresi, hanya diam.
Aku memeluknya sambil bernyanyi lagu kesukaannya. Kemarin aku memeluknya dan bercerita tentang keadaan semua orang yang dia kenal.
"Ibu.......ada yang datang!!!!!", Edward berteriak, semoga ini pertolongan dari Andy
" Hann....", itu Spain, dia terluka. Mengapa yang datang Spain dengan tubuh penuh luka?
Aku tak bisa berkata, hanya bisa menolong Spain. Lepas dari kekacauan yang dia buat, dia juga telah berperan memberi perlindungan padaku dengan menghabisi identitas Hannah. Aku baru menyadari itu, setelah tahu, hidup dalam keluarga kerajaan bukanlah hal yang mudah
Edward membantuku mengangkat Spain. Dia terluka di seluruh tubuhnya, tak ada pesawat yang datang bersama Spain
Dia terbang kemari? Dengan sayap kecilnya itu? Gila!!!Sebenarnya apa yag terjadi di bawah sana?
Pulau terapung ini, punya semua jenis tanaman obat yang ibuku suka racik. Andai ku tahu harus memakai tanaman yang mana untuk Rossy, pasti aku segera meraciknya
Ternyata racikan tanaman obat pertamaku, untuk Spain. Jendral Besar yang menghilang. Luka terkena pedang dan hujan listrik.
Dia sangat lihai menghindar, walaupun luka nya sangat banyak, tapi tak ada yang terkena organ vitalnya. Sayapnya pun aman. Dia kehilangan banyak darah, luka sayatannya terlalu banyak.
********
Sudah lima hari, Spain belum sadar. Mengapa belum ada kabar dari pedangku?
"Hannah......", Spain memanggilku lirih, dia sudah sadar
"Hai, Spain.....istirahatlah, kau terluka cukup parah!", dia memandangku dengan mata memerah
"Kau harus membantu Andy......", dia bicara dengan suara terbata-bata
"Andy?, dia sudah punya banyak orang di sisinya"
"Karena kami?"
"Iya.... dia terlalu mencintai kalian"
"My King, bahkan menyuruhku membunuh Edward"
"Apa!!!!!"
"Kerajaan...", Spain pingsan lagi
Setelah bercerita yang membuat penasaran, dia pingsan lagi.
Dalam sadar atau terluka dia tetap menyebalkan, membuatku gundah penasaran
Edward mendengar yang Spain katakan, "Ibu, sepertinya harus aku yang turun ke bawah menemui ayah"
"Kau...", aku mendengus kesal mendengar permintaan Edward, tak bisa mengijinkannya
"Ibu, tapi ada dua orang yang butuh pertolongan medis disini!"
"Tapi...."
"Lihat aku bu, badanku tak seperti usiaku", baru kali ini Edward meninggikan suaranya padaku
"Dulu kami sangat kecil, paling kecil diantara anak seusia kami, tapi sejak tinggal di rumah gudang, ibu melihat pertumbuhanku tak biasa"
"Aku bahkan setinggi dan sekuat orang dewasa, padahal tak ada tanda dewasa ditubuhku"
Semua yang dikatakan Edward benar, dia seperti orang dewasa, tapi jika ada apa-apa di bawah sana bagaimana, aku tak bisa kehilangan satu anak lagi
"Edward.....kita tak tahu apa yang terjadi di bawah sana, ibu takut...."
"Ini ibu.....koin dari ayah, koin sepasang. Ayah menghadiahi ku koin sepasang, ini bisa untuk berkomunikasi", dia mengeluarkan dua buah koin emas kecil berbentuk liontin.
" Tenang bu, kita bisa berkomunikasi dengan ini", sepertinya aku tak punya pilihan lain, selain menyetujui usul Edward
Anakku yang masih kecil, harus memikul tanggung jawab menghubungi orang-orang di Rocks agar membantu kami disini.
Edward pergi dengan cara Spain datang, menggunakan sayap. Sayap Edward lebih besar, dia pasti lebih cepat sampai
" Edward, kau mendengarku ?", aku mencoba berkomunikasi dengan koin emas ini
"Sangat jelas bu, aku masih terbang menurun", Edward menjelaskan posisinya saat ini
"Kingdoms sudah terlihat bu, aku akan mampir ke kantor ayah"
"Hati-hati Edward, jangan terlalu mencuri perhatian"
"Ibu....., disini kacau, asap dimana-mana, banyak tempat terbakar kena petir", Edward berbisik
"Kau dimana Edward?"
" Aku tepat di depan Kingdoms"
" Kacau bu, banyak korban, tapi tak ada yang menolong!", Edward masih menahan suaranya
"Korban sipil atau tentara?"
"Tentara bu, aku tak melihat korban sipil"
"Ayahmu pasti sudah mengamankan rakyat"
"Hmmm, aku harus mencari ayah bu"
"Cari siapapun yang kau kenal Edward! Mengerti!"
"Iya bu"
Edward diam tak bicara, aku tak berani memanggil, aku takut suaraku akan merusak keadaan disana
Spain bangunlah! Sebenarnya apa yang terjadi, mengapa jadi kacau keadaan di Kingdoms
"Hannah.......", doaku dikabulkan, Spain terbangun lagi
"Andy, dan lainnya ada di kolam ikan rumahmu" Suaranya pelan sekali
"Kolam ikan?"
Spain mengangguk, aku tak mengerti, kolam ikan rumahku kecil sekali. Tapi memang dari sana keluar ikan yang sangat banyak, seperti terhubung ke suatu tempat yang besar.