
MENGERTI ANDY
Menjadi sangat dingin padaku, apa maksudmu Andy, setelah semua yang kau lakukan untukku, kau masih bisa bersikap seolah tak ada yang terjadi? Kau bermimpi
"Hannah, aku tahu kau tak mau mendengar tentang Andy, tapi aku harus menyampaikan ini. Sepulang dari Kiehl, Andy mengalami radiasi yang sangat tinggi"
"Tentu saja, dia tinggal disana lama, pasti radiasi banyak mempengaruhi tubuhnya"
"Andaikan itu hanya radiasi, tapi ada yang lain...."
"Maksud anda apa dokter..."
" Jumlah bius Kiehl terlalu banyak di tubuhnya, dia harus dimurnikan dulu. Darahnya sangat berbahaya untuk Rossy"
" Dia.... sakit?"
" Sangat sakit Hannah"
"Bius Kiehl, bukankah itu sangat berbahaya?!"
"Sangat Hannah, kau seperti mati ketika kau ditembak bius Kiehl, lalu bius itu membuat kau melihat surga dalam hidupmu. Lalu setelah sadar kau akan lupa bagaimana surga itu"
"Surga?"
"Iya surga, kenangan yang paling membahagiakan dalam hidup, kau rela tak bangun dari tidur, hanya untuk melihat kenangan itu diputar lagi, dan lagi"
"Apakah Andy melupakan....."
"Andy lupa tentangmu, segalanya tentang mu"
"Maksudmu...."
"Kau surga baginya Hannah"
Air mataku menetes deras, tak bisa kubendung, aku terduduk lemas mendengar penjelasan Dokter Brian.
Lalu apakah semuanya akan baik-baik saja, setelah dia mengingat semuanya? Bukankah dia akan merasa bersalah, dan akan membuatnya bertambah sakit
Aku tak bisa berkata apapun, kebingungan dan kecemasan melandaku.
********
Aku melihat Rossy tidur dengan lelap, aku juga melihat Andy berdiri di sampingnya. Saat keluar dari ruang steril dia juga tak menyapaku. Dia langsung pergi bersama para pengawalnya
Aku tak bisa menyapanya, sepertinya dia tak ingin disapa olehku
Proses pemurnian darah yang terlalu cepat, membuat tubuhnya sangat berbeda, padahal sebulan yang lalu, tubuhnya lebih kekar
Aku tahu, dia memaksakan perawatannya, dia sangat merasa bersalah tentang kejadian yang menimpa Rossy
Aku memang sangat membencinya, tapi akhir-akhir ini, aku juga sangat mencintainya. Betapa inginnya aku, menggenggam tangannya, dan berkata "Tak mengapa, Andy, kami semua baik-baik saja, Rossy akan sembuh"
Tapi dinginnya dia memandangku, membuatku urung mengatakannya.
*******
Yang kutakutkan terjadi, Andy ambruk, tubuhnya butuh waktu untuk pulih.
Perkembangan stem cell Rossy sangat stabil, sebenarnya dengan jumlah darah yang masuk sudah sangat cukup, dia akan pulih tiga tahun lagi. Tapi aku senang, dia mengalami kemajuan
Andaikan aku tak begitu usil, ingin menyalakan pilar juga, tentu Rossy tak akan begini
Aku begitu percaya pada Edward, dia akan bisa mengawasi Rossy. Aku salah besar, aku terlalu impulsif, melihat Andy yang kelelahan, dan cahaya pilar yang mulai kehitaman
Aku nekat, meninggalkan dua cahaya hidupku, sendiri. Melihatku....terperangkap dalam jaring magnet
Cukup sudah kebodohanku, aku tak mau sembunyi dari fakta yang jelas-jelas aku bisa menghadapinya bersama Andy. Andy adalah ayah dari anak-anakku.
Aku benar- benar tak peduli lagi dengan perasaannya terhadapku, aku hanya ingin dia mengobati Rossy.
Keinginan sederhana, tapi sangat sulit jika keadaannya begini, kami adalah keluarga yang baru bagi Andy, Raja negeri ini
Aku cukup jelas melihat Andy sangat berhati-hati menampilkan dirinya di tempat umum. Dia sedang membangun imej untuk dirinya sendiri
Aku tak tahu bagaimana hidup di kerajaan, mungkin sangat menakutkan
Dia seorang putra mahkota yang dikirim ke Kiehl, penjara terganas di Rock Collapse. My King sangat tega pada anaknya sendiri
Aku bahkan lebih tak mengerti, pemikiran My King, mengapa dia menghapus ingatan orang-orang yang mengenal kami?
Setelah Andy sadar mengapa dia harus berpura-pura tak mengenalku? Aku mencoba untuk merangkai semua kejadian. Semuanya hanya mungkin di rangkai dengan benang merah yaitu status Andy sebagai Raja
Aku tak bisa menerima fakta yang menyakitkan ini, status tertinggi di seluruh negeri, ternyata menghancurkan kehidupanku, kehidupan kami
Ada yang salah, aku tahu ada yang salah. Jika ini adalah bentuk pemerintahan yang tepat bagi Rock Collapse, mengapa harus serumit ini untuk menunjukan keberadaan
Lalu aku baru menyadari "My Love", pedang Andy, adalah warisan dari ibunya. Jadi ketika My Queen masih hidup, orang terkuat juga bukanlah My King, tapi istrinya
Aku dan seluruh penduduk negeri, selama ini telah dikaburkan oleh sejarah dan berita yang mengatakan keluarga kerajaan adalah yang terkuat
Nyatanya tidak! Mereka kuat, tapi bukan orang terkuat. Saat ini akulah yang terkuat
Aku berpikir terlalu jauh, seharusnya aku tak ambil pusing tentang hidup Andy, tapi aku masih saja memikirkannya, otakku tak mau berhenti
******
"Hai Hannah kau baik-baik saja?"
Miss Brenda, membelai rambutku seperti dulu
"Tidak Miss, aku tidak baik-baik saja"
"Karena Andy?"
"Miss kau menyebut Andy bukan Andro...."
Bukankah Miss tak mengingat hubunganku dengan Andy
"Pamanmu, memperbaiki ingatanku, tak percuma aku menikahi dokter jenius", Miss Brenda tersenyum dengan mempelihatkan giginya.
"Kau ingat....."
"Iya, Hannah aku ingat semuanya, maafkan aku, kau harus menghadapi semuanya sendiri", Miss Brenda memelukku, aku tahu aku tak sepatutnya menerima permintaan maaf darinya
Dia tak pernah meminta untuk dihilangkan ingatannya. Spain gila, yang membuat aku merasa sendirian, dia mengacaukan ingatan banyak orang
*******
"Ibu....aku rindu Rossy, aku ingin bertemu dengannya. Besok pulang sekolah, ajak aku menemui Rossy"
"Ok, pulang sekolah, bersiaplah!"
Edward girang, sampai hari itu ketika kejadian Rossy ditembaki listrik. Edward tak pernah berpisah dari Rossy. Ini adalah kali pertama mereka
Mereka sudah sangat diatas rata-rata anak-anak seusianya. Aku bangga sekaligus sedih, menerima kenyataan setelah semua ini selesai, aku harus memberikan pengertian pada Edward bahwa Rossy dapat pulih
Edward tak menangis melihat Rossy sedang tidur, "Ibu Rossy sakit apa? Mengapa dia tidur terus"
"Kau melihatnya Edward, sayap Rossy padam"
"Oooh, tapi Rossy sangat nyenyak tidur, biasanya dia sangat cemas bila tidur"
" Rossy masih lemas, jadi tidurnya tak bergerak"
"Apakah bagus tidur banyak bergerak seperti Rossy, ibu?"
"Semua tidur itu menyehatkan Edward"
"Bolehkah aku menemani Rossy disini?"
"Ruangan ini hanya untuk yang sakit"
"Ooooh"
"Ibu.....Rossy tak bicara dalam tidurnya"
"Kau mengajaknya bertelepati ?"
Edward mengangguk, "Dia kecapekan Edward, dia tak kan bisa bertelepati denganmu"
Aku melihat Edward sangat kesepian, air matanya menetes, kemudian dia cepat-cepat menyekanya
"Ibu, ayo pulang, aku tak mau kelihatan menangis depan Rossy, dia pasti akan meledekku"
Aku tersenyum, dia begitu optimis Rossy akan bangun dan bermain bersamanya lagi
Aku menggendong Edward, sepanjang jalan kuciumi aroma rambutnya, wangi sekali. Akhir-akhir ini aku terlalu sibuk ke rumah sakit, jarang memeluk Edward
Di koridor rumah sakit, badan Edward berputar dari gendonganku, dia melihat sesuatu yang membuatnya gelisah. Tangannya mendorong jauh dari tubuhku, dia ingin lepas dari pelukanku. Aku turunkan dia, Edward berlari menuju orang rombongan orang yang berjas hitam
Jaraknya cukup jauh dari tempat kami berdiri, dia hanya berlari, sampai di dekat rombongan para pria berjas hitam itu, Edward jatuh tersungkur. Kaki kecilnya memang suka saling bertaut ketika berlari, khas anak kecil
Aku berlari mendekati Edward, rombongan pria itu menoleh melihat Edward yang terjatuh. Dalam rombongan itu, ditengahnya ada orang yang sangat kurus dan berkepala botak, didorong dengan kursi roda, dan di hidung terpasang selang kecil oksigen.
"Ayah.....!"
"Edward !!!!"