
MENGAWAL KELUARGA SAMMY 2
Tak disangka, semua teman-teman masa kecil ku, masih menunggu.
"Hai Andy, aku benar-benar tak mengenalmu, maafkan aku bung!
" John, aku juga tak mengenalmu kawan!"
Kami berpelukan, John teman baikku, dia yang mengusulkan kepada ayahku, agar aku tak bersekolah di sekolah suku penyangga karena tak aman. John dan semua yang disini adalah teman-teman yang melindungiku ketika aku dirundung di sekolah.
John berasal dari suku hitam, meskipun tidak sekuat Spain tapi dia dan keluarga nya sangat melindungiku. Ayah John sahabat baik ibuku.
"Kau Meridian kan!??" Tanyaku ragu.
"Syukurlah Andy, kau masih mengenalku..."
Aku tak kuasa menitikkan air mata. Meridian pernah menggunakan seluruh tubuhnya untuk melindungiku dari ditendangi oleh berandal sekolah. Dia pernah masuk rumah sakit karena melindungiku. Meridian tak punya hubungan khusus dengan keluarga kerajaan, dia hanya tidak suka melihat ketidakadilan.
"Bagaimana kabarmu Meridian, sekarang kamu dimana?"
"Aku dibagian koki rumah sakit, Andy".
"Aku senang kau mau datang kesini"
"Teman-teman, John, Meridian, Gerald, Dyn, Robert, Wei Long, Hans, Brian, Sam dan Macbirth".
Semuanya menganggukan kepala padaku.
"Aku senang kalian mempercayaiku. Aku tau dari Jayana kalian berasal dari berbagai macam profesi. Walaupun ada yang bukan dari militer, tapi kalian semua relawan di kemiliteran. Jadi aku tak akan canggung lagi"
"Saat ini, kita punya musuh yang mengintai dari dalam, aku sudah mencurigai sekelompok tentara. Tapi hari ini aku mendengar fakta mengejutkan. Sekelompok tentara yang mencurigakan itu kemungkinan di mobilisasi oleh Spain".
Semua nya terhenyak kaget tak percaya.
"Aku tau kalian semua kaget, aku juga tak bisa menelan mentah mentah informasi ini. Aku butuh kalian semua mengawasi gerakan Spain dan anak buahnya. Dia punya banyak pendukung".
"Kau bisa mengandalkan kami Andy"Jawab Dyn.
Pertemuan berakhir jam 1 malam. Aku senang sekali mereka ternyata sudah saling mengenal satu sama lain. Aku tak banyak mengatur, mereka sendiri yang menyusun rencana. Setelah semua sepakat tentang hal-hal yang harus direncanakan. Kami berpisah, dan tetap saling berhubungan dengan menggunakan kode rahasia.
***********************************************
"Lapor Pak Andy, ini data para pemetik bunga yang masuk ke Kingdom. Semuanya suku pengisi Pak".
"Nicholas, Kau tau kan ada sejenis bunga yang bisa membuat warna rambut kita menjadi beda. Dimana kita bisa dapatkan itu?"
"Pewarna rambut maksud bapak?"
" Ya itu"
"Banyak pak, kita bisa dapatkan diseluruh pasar hutan di Rock Collapse. Maaf pak, kenapa bapak tiba tiba menanyakan pewarna rambut?"
"Karena itu satu satunya jalan keluar masuk Kingdom tanpa terdeteksi"
"Tapi Pak....Setau saya pewarna rambut tidak berpengaruh, gampang dihilangkan oleh air hangat".
"Baru baru ini aku menemukan seseorang yang warna rambut aslinya tersamarkan dengan sempurna. Hanya terlihat dengan air jeruk hutan"
" Bukankah itu...pewarna rambut yang sangat kuat pak, seingat saya hanya digunakan oleh bagian intel militer kita pak. Yang membuatnya pun harus Laboratorium Kerajaan".
"Aku tahu itu Nicholas, selidiki siapa saja yang pernah memakai rambut pewarna kuat seperti itu?"
"Siap Pak!"
"Dan satu lagi, selidiki di Laboratorim Kingdom, siapa yang bisa membuatnya dan siapa yang berwenang untuk mengatur penggunaannya"
"Siap Pak!"
Semua kekacauan ini berasal dari para penyusup yang bergabung ke rombongan pemetik bunga. Aku harus segera mencari tahu, bagaimana mereka bisa masuk Kingdom dengan bebas.
"Jayana kau bisa pertemukan aku dengan Miss Brams dari Laboratorium Kingdom?"
" JAYANA!" ,kemana Jayana? ,mengapa telepatiku tak bisa didengar.
Tok tok tok pintu kantorku diketuk, "Pak Andy, maaf pak".
"Jayana kamu...kenapa ga direspon telepatiku?"
" Aku di block Yang Mulia, pikiran saya tadi seperti ada yang mengendalikan".
"Kalau bapak tadi tidak berteriak memanggil nama saya, mungkin saya sudah mati"
"KURANG AJAR....bahkan sekarang mereka memindai otakmu".
"Yang Mulia, jangan terlalu emosi dulu, mereka tak bisa membuat saya menuruti. Tapi saya bisa mengingat apa yang mereka perintahkan"
"Anda sering menggunakan telepatis ketika berkomunikasi dengan saya, jadi mungkin saya jadi terbiasa dengan telepati".
" Mungkin, bisa jadi begitu. Lalu apa yang mereka minta darimu?".
"Mereka minta PENGHUBUNG"
"Maksud kamu apa Jayana, penghubung cuma teori khayalan saja, mengapa mereka begitu terobsesi dengan penghubung??"
"Mmm maaf Pak Andy Yan Mulia, sssssaya pusing sekali, mungkin karena menahan perintah telepatis mereka, badan saya seperti habis berlari ratusan kilo, Sssaaya.... pamit......BBUUK
"Jayana kamu kenapa, kenapa jadi pingsan begini!!!!, DDOKTEEEER!"
Informasi Jayana terlalu aneh buatku, manusia penghubung itu hanya dongeng saja. Mengapa keluarga Sammy begitu repot ingin mengetahui itu. Aku harus mengumpulkan teman-temanku lagi.
************************************************
"Hai Gerald, kau pertama yang datang?"
" Aku mungkin terlalu cepat datang Andy"
"Kau bekerja di bagian teknisi kan?".
" Iya, aku di Pusat Kingdom"
" Jadi kau tahu, kejadian lift yang terhenti waktu itu?"
"Oh aku tak tahu pasti kejadiannya Andy, tapi di kalangan mekanik, ada gosip liftnya di sabotase"
"Sabotase???!!!"
"Iya, tapi para senior meyakinkan kami, itu karena efek listrik di perisai hari itu, cuacanya sedang tidak bagus"
" Cuaca hari itu sangat bagus Gerald, aku bisa memastikan hal itu".
"Kau ada dimana saat itu Andy?"
"Aku di luar pesawat yang mengangkut korban, Pasukan bersayapku yang bertugas menolong korban"
"Tapi hari itu aneh, pesawat berhenti tak bisa bergerak, aku bahkan meminta anak buahku mengangkat pesawat"
"Berhenti total maksudmu, hanya mengapung di angkasa, tapi tak jatuh?!"
"Iya kurang lebih begitulah, mengapung di angkasa!"
"Hanya kekuatan pengendali yang bisa seperti itu"
"Maksudmu pesawat itu dikendalikan dari jauh?!"
"Siapa yang masih punya kekuatan seperti itu?"
"Suku dengan kekuatan inner paling tinggi, suku hitam"
"Maksudmu Spain!"
"Kita harus mencari tau keberadaan Spain saat itu"
Pintu ruangan dibuka dari luar, rombongan teman temanku yang lain datang bersamaan
"Teman teman termakasih sudah datang. Hari ini aku ingin menanyakan tentang sesuatu pada kalian. Manusia penghubung."
Sebagian temanku ada yang tertawa, tak percaya dengan hal yang kutanyakan.
"Ayolah Andy, itu cuma dongeng anak anak"
"Aku juga tahu Wei Long, tapi Jayana pingsan tak sadarkan diri karena mencoba menghalangi telepatis yang ingin mencoba mengendalikannya, dia diperintah untuk menyerahkan penghubung!"
Mereka semua terdiam.
"Maksudmu Jayana mengerahkan seluruh tenaganya agar si telepatis itu tak mengendalikannya, karena ingin melindungi manusia penghubung yang cuma dongeng!" Wei long bertanya lagi.
"Mungkin memang ada manusia penghubung itu" ,sela Meridian.
"Kalau cuman dongeng untuk apa telepatis menyusup ke otak Jayana, setahuku telepatis yang seperti itu bisa membuat kita pingsan berjam jam".
"Iya benar...ber jam-jam, sampai kamu hilang keseimbangan" ,sambung Macbirth".
" Kurasa sebaiknya kau tanyakan pada Jayana tentang manusia penghubung ini Andy", John ikut bicara.
"Aku akan mencoba mencari tahu di laboratorium tentang manusia penghubung ini. Setauku Dokter Brams juga salah satu yang sangat intens ingin menemukannya" ,sahut Hans.
"Aku pikir Jayana mengetahui sesuatu, tapi tak bisa membaginya denganmu Andy, di pasukan pengawal kerajaan Jayana adalah tempat curhatnya semua orang, kau tahu kan sifatnya sangat ke ibuan walaupun dia lelaki". Jelas Hans yang juga tergabung di pasukan pengawal kerajaan.
Pertemuan hari ini cukup melelahkan, karena semua hal yang aneh tentang manusia penghubung di utarakan teman temanku. Aku akan menanyakannya pada Jayana nanti