
"Lah pada kemana nih orang, dompet segala macem ditinggalin disini. Untung gak ada yang ngebongkar, ceroboh banget sih kak Bell!" gerutu Cia yang baru saja sampai dikursi yang dia tempati tadi.
Wanita itu terlihat celingak celinguk mencari sepasang pengantin baru yang tidak ada ditempatnya. Cia mengedarkan pandangannya kearah Yasmine yang tengah mengantri sate ceker.
Kedua mata Cia menyipit kala melihat seseorang yang tidak asing dimatanya, bahkan kedua kakinya tiba tiba melangkah sendiri untuk lebih mendekat.
"Pak Penghulu? ngapain dia disini? dia lagi beli gulali, uuhh to twwiitt buat siapa sih gulalinya? pasti bu..," ucapan Cia terhenti kala menyadari sesuatu, bapak penghulunya membeli jajanan anak anak? banyak lagi? untuk siapa?
Rasa penasaran Cia semakin besar, kedua matanya tidak lepas dari wajah tampan yang selalu dia stalking setiap malamnya. Cia mengigit bibir bawahnya gemas kala melihat bapak penghulu tampannya sudah selesai membeli begitu banyak gulali serta catton candy
Rasa penasaran Cia benar benar sudah sangat tinggi, wanita itu memutuskan untuk mengikuti pria itu, namun saat Cia hendak melangkah suara cempreng Yasmine mengagetkannya.
"Kak Cia ngapain disitu? ini sate ceker sama sempolnya udah jadi." seruan keras Yasmine membuat Cia menoleh pada gadis remaja itu sekejab. Namun saat Cia kembali mengalihkan pandangannya kearah lain, pria itu sudah hilang entah kemana. Cia mendesah kasar, dia gagal lagi untuk lebih dekat dengan si bapak penghulu.
"Kenapa seenaknya banget sih dia, datang bentar eh gak lama ngilang lagi. Apa dia gak tau kalau hati Cia ini udah terAlkan Alkan setengah mati." gumamnya dramatis, bahkan Cia memegangi dadanya seoalah olah dia tengah terluka.
"Kamu ngapain disini Ci?" suara dari arah belakang tubuhnya membuat Cia terkejut.
"Astaga Kak Bell, aku kaget tahu!" Cia memegangi dadanya kembali, kali ini dia benar benar terkejut dibuatnya.
"Kamu ngapain sembunyi dibalik pohon? lagi ngintip siapa sih?" Berliana kembali bertanya, bahkan wanita itu terlihat celingak celinguk mencari apa yang sedang diperhatikan oleh sepupunya dari balik pohon.
"Tadinya mau ngejar jodoh yang lari duluan, tapi karena Yasmine dia jadi ilang lagi. Kak Bell dari mana? segala macam tas ditinggalin sembarangan untung aja aku cepet balik." oceh Cia sembari menyerahkan sling bag milik Berliana pada pemiliknya.
"Hehe tadi ada rapat paripurna dulu sama baginda Radja, jadi ya begitulah." Berliana cengengesan, namun senyumnya mengembang kala melihat Radja sudah berganti baju.
"Ayo kita duduk lagi, Mas pisang raja udah selesai ganti bajunya." lanjut Berliana sembari menarik lengan Cia.
🍌
🍌
🍌
Dan kini dia malah terjebak dalam satu mobil hanya berdua lagi, karena dia dan pria ini diharuskan mengambil sesuatu yang dibutuhkan oleh Mace Reina nanti malam.
"Mau dengerin musik?" karena tidak tahan dengan keheningan ini, akhirnya Raga bersuara.
"Bo-boleh." Elira tergagap kala menjawabnya, wanita itu tersenyum tipis pada Raga yang tengah menyalakan musik didalam mobilnya.
Lagu MELEPAS LAJANG mengalun apik didalam mobil itu, keduanya semakin hening. Hanya alunan lagu romantis yang begitu menusuk kalbu serta hati, bahkan Elira terus saja mengalihkan pandangannya kearah luar. Sedangkan Raga terlihat menikmati lagu itu, bahkan jari jari besarnya mengtuk ngetuk stir mobil sesuai alunan lagu.
"Emm habis ngambil pesanan Mami, kamu mau kemana lagi?" Raga kembali bersuara, dan itu berhasil membuat Elira menoleh.
"Pulang." jawaban singkat Elira membuat Raga menganggukan kepalanya.
"Pulang? eemm yakin gak mau kemana dulu gituh?" Raga seakan terus saja memberi kode pada wanita yang tengah menatapnya.
"Gak ada, tapi kalau Om ada urusan setelah kita mengambil pesanan Mace, aku gak apa apa kok naik taksi saja pulangnya. Pesanan Mace nanti biar aku yang membawa sekalian, biar Om gak bolak balik." celoteh Elira panjang lebar, entah sadar atau tidak ini pertama kalinya Elira berbicara banyak pada Raga.
"Eemm, oke kita pulang aja!" final Raga, sebelah sudut bibirnya terangkat. Apa lagi saat melihat Elira menatap heran padanya
**GRECIA VYGA
HOLLA MET PAGI EPRIBADEH
JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN DAN HADIAHNYA
SEE YOU NEXT PART MUUUAAACCHH**