
Pesta pernikahan berjalan lancar hingga penghujung hari, dan kini acara yang dinanti nanti oleh Cia, Yasmine, Elira dan yang lainnya akan segera dimulai.
Cia sudah memakai syari berwarna hitam elegan dengan gaya yang lebih tertutup dari syari kebanyakan. Tidak menampilkan perut ratanya atau pun punggung halus mulusnya. Begitu pun dengan Elira dan Yasmine, mereka memilih syari yang sama dengan Cia pakai namun berbeda warna.
Sedangkan Berliana, sang pengantin dan ratu di acara penting ini terlihat sudah memakai syari pengantin berwarna merah menyala dengan kesan mewah dan lebih tertutup sama seperti yang dipakai oleh para saudaranya. Radja pun menyarankan kepada sang Ibu Soraya gaun syari pernikahan sang istri harus tertutup.
Senyuman Berliana semakin melebar kala melihat Radja sudah siap menyambutnya diluar pintu, pandangan Berliana beralih pada pakaian yang dipakai oleh sang suami terlihat sangat pas dan cocok ditubuh tinggi besarnya.
'Sang suami?' batin Berliana berbisik, pasti saat ini kedua pipinya merona.
"Sudah siap My Queen?" suara lembut Radja menarik Berliana kembali kealam nyata.
Dengan senang hati dan senyuman lebarnya Berliana menerima uluran tangan suaminya. Kini sepasang pengantin baru itu berjalan pelan dengan mesra, Berliana melingkarkan kedua tangannya dilengan kekar Radja. Mereka berdua sudah terlihat seperti raja dan ratu di acara malam ini.
Semua tamu undangan yang hadir malam ini bertepuk tangan dengan meriah saat Radja dan Berliana mulai memasuki area pesta yang sudah diubah sedemikian rupa hingga menjadi area yang luas untuk berdansa nanti.
Tanpa menunggu lagi, Radja segera membawa Berliana ketengah tengah area yang akan menjadi pusat para tamu undangan untuk berdansa dengan pasangannya masing masing.
Senyuman Berliana semakin melebar kala melihat Radja menundukan tubuh padanya, layaknya sang pangeran yang tengah mengajak sang putri untuk berdansa.
Berliana tergelak kecil namun tak urung juga menerima uluran tangan rajanya. Setelah acara dibuka oleh sepasang pengantin itu, barulah para tamu undangan ikut masuk kedalam area dansa dengan pasangannya masing masing.
Cia dan Yasmine yang tidak memiliki pasangan dansa hanya menatap bingung pada orang orang yang tengah berdansa dengan iringan lagu Hindi Jab Se Mera Dil. Masa bodoh dengan yang namanya pasangan, Cia segera menarik lengan Yasmine dan membawanya ke area dansa. Mereka ikut kearea dansa bukan untuk mencari pasangan tapi untuk bersenang senang, menari sesuka mereka.
Dan benar saja, saat yang lain meliuk liuk mengikuti alunan lagi Jab Se Mera Dil yang menyentuh hati, Cia dan Yasmine menari sebisa mereka. Elira yang melihat kelakuan mereka berdua tertawa geli melihatnya, apa lagi saat melihat kedua gadis itu berdansa bersama. Senyuman Elira terbit kala melihat Berliana dan Radja tertawa bahagia ditengah tengah area pesta, bahkan Elira dapat melihat Radja mengangkat tubuh Berliana tinggi tinggi membuat sang pengantin wanita tertawa namun sangat jelas terlihat ketakutan.
"Ekhem!" sebuah deheman dari arah sampingnya membuat Elira menoleh.
Namun seperdetik kemudian Elira menundukan wajahnya saat melihat siapa yang berdiri di sampingnya saat ini.
"Mau berdansa?" orang itu mengulurkan tangannya pada Elira, namun dengan sopan Elira menggelengkan kepalanya.
"Maaf, saya tidak bisa berdansa Om." ucap Elira pelan tanpa berani menatap langsung pada orang yang ada disampingnya.
"Gampang, nanti saya yang akan mem...," ucapannya terputus
"Ayo Om kita joget, Mace sama Pace udah disana. Masa kita kalah sih, si Mami sama Papi juga udah turun tuh, lihat Om Bara sama Tante Tata juga udah disana. Ayo lah kita clubing gratis malam ini ." Gala tiba tiba menyela ucapan Ragata, pria berusia 24 tahun itu menyeret lengan Omnya dengan kasar.
Perlahan Elira menaikan wajahnya saat pria yang ternyata Raga itu sudah pergi darinya. Elira menghela napasnya kasar, kedua sudut bibirnya terangkat saat melihat seluruh keluarganya tertawa bahagia, dan dia juga berjanji mulai saat ini dia akan bahagia apa pun yang terjadi.
GAUN MALAM YANG DIPAKAI OLEH RADJA DAN QUEENZA aka BERLIANA
MODEL GAUN YANG DIPAKAI OLEH CIA YASMINE ELIRA DAN AMBAR DALAM WARNA YANG BERBEDA