Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Benar-benar kehilangan diri nya


Rumah sakit Utama


Del Piero hospital


Pusat kota


Ozvit jelas begitu panik, membawa Hazel dengan jutaan kekawatiran, darah segar benar-benar mengalir dari balik pakaian hazel, Seketika ingatan masa lalu Menghantam dirinya.


Masa itu dia melihat jumlah darah Yang sama merembas dari balik celana hazel, mengalir deras Di pangkal paha perempuan itu tanpa henti.


Sesuai dugaan nya, Hazel benar-benar tengah mengandung buah hati mereka.


"Maafkan kami tuan"


"Tapi ini benar-benar darurat"


"Istri anda mengalami pendarahan"


"Janinnya telah terbentuk"


"Saat ini kita hanya bisa melakukan sesuai prosedur yang berlaku"


Tiap kata yang diucapkan terdengar begitu menyakitkan.


'Janinnya telah terbentuk, itu artinya usia kandungan istri Anda saat ini berusia 2 bulan lebih"


"Janin 2 bulan lebih sudah mengalami penyempurnaan sistem pernapasan. Organ-organ sistem pencernaan pun demikian, sudah berkembang dan mulai bekerja. Itulah sebabnya pada usia tersebut sirkulasi darah sudah berjalan di dalam tubuh janin. Jantung yang dimilikinya pun sudah mulai aktif dan terbentuk dengan sempurna"


"Di usia itu Sistem otak janin juga sudah semakin rumit. Saraf-sarafnya terus mengalami penyempurnaan.Umumnya, janin berusia 2 bulan memiliki panjang 1,6 cm atau boleh disamakan dengan ukuran biji kacang tanah. Meski ukurannya masih sangat kecil, tulang bakal bayi sudah tumbuh. Jari tangan dan kakinya bahkan sudah mulai terbentuk meski belum sempurna"


"Wajahnya sudah memiliki hidung, Kelopak matanya sudah mulai tampak, Daun telinganya terus berkembang, Tungkainya juga mulai terlihat. Namun, jenis kelaminnya belum sempurna. Oleh sebab itu, dokter belum bisa menjawab pertanyaan orang tua tentang jenis kelamin si Kecil."


Mendengar itu Ozvit jelas menangis, dia kecewa, marah dan benci dengan ketidakmampuan dirinya dalam melindungi sang istri dan buah hati nya.


Dia benar-benar menangis, meninju dinding rumah sakit dengan jutaan kekecewaan dan kesedihan.


Dia kecewa karena harus kehilangan sekali lagi harta berharga nya, dia gagal menyelamatkan nya.


"Selamat kan istri ku, jika terjadi sesuatu yang buruk pada nya, kalian tahu apa yang akan aku lakukan pada kalian semuanya?"


Ozvit langsung bicara dengan penuh kemarahan sambil mencoba menahan air matanya, bola mata laki-laki itu berkaca-kaca, Ozvit menarik kerah baju salah salah satu dokter dihadapan nya, dia benar-benar mulai kehilangan akal warasnya.


Tapi siapa sangka pada akhirnya air mata itu tumpah juga.


Semua orang jelas hanya bisa menelan salivanya, mereka mengangguk kan cepat kepala mereka.


Yang mereka tahu Ozvit bukan type orang yang peduli pada orang lain, bahkan laki-laki itu tidak pernah jatuh cinta bahkan menangis karena gadis manapun selama ini, tidak ada yang bisa menundukkan kepala laki-laki kejam itu, tapi siapa sangka sang istri bisa membuat laki-laki yang begitu terkenal dengan kekejaman nya itu bisa menangis tak berdaya.


Kini didepan ruang operasi Laki-laki itu Sejak tadi terlihat begitu panik, menunggu dengan perasaan was-was prosedur operasi/kuret yang dilakukan, Ozvit fikir setelah kehilangan bayi mereka, dia tidak boleh kehilangan ibu nya.


Ozvit berkali-kali mencoba mengubah posisinya, dari berdiri, duduk, jongkok, mondar mandir kesana-kemari, bahkan dia kehilangan posisi saat jutaan rasa khawatir menghantam dirinya.


Dia masih setia menunggu dengan jutaan kekhawatiran didepan ruangan operasi, bahkan dia tidak bisa menarik nafas nya awal nya dia sendirian hingga akhirnya keluarga Del Piero dan Ursula mulai datang.


Bisa dia lihat Daddy Hazel berlarian panik mencoba mendekati dirinya disusul oleh nenek tua Del Piero.


Daddy hazel merangkul sejenak tubuh nya.


"Oh sayang, katakan dimana cucu menantu ku?"


Nenek tua Del Piero bicara sambil mendekati Ozvit, setelah Daddy hazel melepaskan rangkulannya nenek tua Del Piero langsung memeluk erat tubuh Ozvit.


"Mereka bilang dia tengah hamil muda?"


Ucap wanita tua itu lagi dengan tubuh gemetaran.


Seketika Ozvit ikut menangis didalam pelukan sang nenek, kali ini air matanya benar-benar luluh lantak tanpa bisa dia bendung kembali.


"Aku telah gagal melindungi buah hati ku, nek. Maafkan aku"


Lirih Ozvit sambil terus terisak didalam pelukan wanita tua itu.