
Ozvit jelas mengamuk dan marah, laki-laki itu menyebarkan pada orang-orang nya untuk mencari sang istri nya.
Seharian perempuan itu benar-benar menghilang, dia fikir pasti ada yang bermain dibelakang nya saat ini.
Kecurigaan pertama harus datang dari mana, dia yakin ada yang mengkhianati dirinya tanpa dia sadari.
Bibi pelayan kepercayaan Del Piero langsung di seret ke kediaman nya, anggaplah dia gila saat ini karena kemarahan luar biasa nya, dia tidak akan mengampuni siapapun yang berani bermain-main dengan nya.
Kemarin dia masih berfikir untuk bertindak menggunakan hati, dia masih ingin menarik orang-orang yang terlibat, mengubah yang jahat menjadi baik, menyadarkan mereka dengan cara yang baik.
Menggunakan hati dan nurani nya tanpa harus bermain kasar dan membuat pertumpahan darah di antara siapa saja.
Dia tidak ingin menciptakan kematian di Antara semua orang.
Tapi hari ini tiba-tiba dia enggan bertoleransi, dia enggan membuat kesepakatan baik, dia ingin menghancurkan dan menghabisi siapapun yang berani-beraninya nya mengambil harta berharga nya.
"Katakan"
Teriakan Ozvit memecah keheningan pagi, kaki kanan nya yang menggunakan sepatu hitam mengkilap itu menginjak tangan wanita yang tersungkur dihadapan nya itu dengan begitu keras.
Bisa orang-orang dengar suara tulang dari jari-jari itu mulai mengeluarkan suaranya.
"Akhhhh tuannn"
Pekikan sang pelayan tidak lagi dia hiraukan.
Di kehidupan masa lalu pelayan itu begitu dilindungi Anushka dan Mommy tirinya, di kehidupan kali ini dia menjamin tidak akan ada orang yang bisa melindungi pelayan itu dari siksaan nya.
"Masih tidak mau buka mulut?"
Ozvit bertanya sambil meciba berjongkok, dia menatap tajam bola mata wanita itu untuk beberapa waktu.
Wanita itu seolah-olah sengaja ingin membungkam mulutnya, meskipun nyawanya berada di ujung tanduk dia merelakan nya.
Ozvit tampak menghela kasar nafasnya, dia memejamkan perlahan bola mata nya sambil berkata.
"Aku dengar kamu memiliki seorang anak gadis di desa xxxxxxx ? aku fikir akan meminta seseorang menjemput nya setelah jam makan siang selesai"
Mendengar ucapan Ozvit seketika wanita itu tercekat, dia terkejut bukan main.
"Ya?"
Dia Fikir bagaimana bisa Ozvit tahu soal keluarga nya saat ini?.
Dia menyimpan rapat-rapat perihal keluarga nya dari Del Piero company selama ini, tidak ada yang tahu soal keluarga nya sama sekali, bahkan putri nya di desa xxxxxxxx.
"Kau ingin aku melakukan apa pada Putri kecil mu? berapa usia nya? belum 17 tahun? apa sebaiknya aku meminta orang-orang ku menidurinya atau bahkan membunuh nya?"
Tanya Ozvit lantas membuka bola matanya.
Tatapan mata laki-laki itu terlihat begitu mengerikan, benar-benar datar, dingin dan menyeramkan, bola mata Ozvit Tampak memerah, menandakan betapa marahnya laki-laki itu saat ini.
Dia tidak pernah main-main dengan ucapan nya.
"Tidak...tidak ..jangan lakukan itu tuan"
Wanita itu jelas panik, ketika Ozvit mencoba berdiri dari posisi nya, wanita itu secepat kilat menyambar kaki Ozvit.
"Jangan lakukan itu, putri ku tidak tahu apa-apa, dia sama sekali tidak bersalah"
Pekik wanita itu histeris.
Mendengar ucapan wanita itu seketika Ozvit terkekeh, selanjutnya laki-laki itu tertawa terbahak-bahak dengan intonasi yang begitu mengerikan.
Ozvit langsung menoleh ke arah bawah kakinya dimana wanita itu bersimpuh dan terus menahan kaki Ozvit dengan kedua tangan nya.
"Kau Fikir istri ku bersalah? dia tahu soal apapun?"
Tanya Ozvit dengan nada yang begitu dingin.
"Katakan Dimana istri ku maka aku akan mengurungkan niat ku, jika tidak maka aku tidak akan memberikan penawaran yang sama untuk kedua kalinya"
Ucap Ozvit sambil menatap tajam kearah wanita tersebut,