
Mansion utama Ozvit Del Piero
19.10 PM
Ozvit dampak mengeratkan rahangnya ketika dia mendapati sebuah map berwarna merah menyala diberikan oleh orang kepercayaannya.
laki-laki itu tampak berdiri didepan meja kerja di mansion mereka, dengan kedua tangannya menopang meja, tangan kanan Tampak mengetuk-ngetuk meja kerja nya tersebut.
Dia menyusun benang kusut itu selama beberapa waktu ini, melewati detik, menit, jam, hari, Minggu bahkan bulan.
Penyelidikan yang dilakukan nya sambil melibatkan beberapa orang didalamnya.
"Jadi dia benar-benar bermain di belakang kami?"
Tanya Ozvit pada laki-laki itu.
Yang ditanya tampak menganggukkan kepalanya.
Ozvit menghela kasar nafasnya, dia meremas beberapa kertas yang ada dihadapan nya saat ini.
Kini dia sadar kenapa pelayan kepercayaan keluarga Hurairah bergerak diam-diam dibelakangnya.
Wanita itu dimasa mudanya pernah menggoda paman ke dua nya, adik Daddy nya yang tak lain adalah daddy Low.
Dia jatuh cinta pada daddy low untuk waktu yang cukup lama, hanya saja Daddy low tidak begitu peduli padanya, bukan karena kasta mereka berbeda, tapi saat itu Daddy low telah dijodohkan dengan Mommy low.
Keluarga Del Piero bukan type laki-laki yang suka bermain perempuan, jika rasanya malah menciptakan konflik panjang mereka lebih suka menghindari perihal buruk yang merugikan.
Sebenarnya saat Daddy low tahu perempuan itu di terima bekerja di keluarga Del Piero oleh Ozvit di masa lalu atas saran Mommy tirinya cukup membuat Daddy low terganggu, laki-laki itu pernah berkata sebaiknya dia mencari orang lain tanpa alasan yang jelas.
Namun kala itu Ozvit sama sekali tidak peduli, dia fikir soal pelayan bukan urusan nya, paman nya bisa bicara dengan Mommy tirinya untuk Persoalan itu.
Lalu siapa tahu perempuan itu menyimpan dendam yang begitu mendalam, ikut masuk ke rencana orang-orang yang ingin menghancurkan Ozvit.
Perempuan itu bertugas menghasut Low dan hazel, tidak ada keuntungan lain yang didapat kecuali kepuasan telah menghancurkan kehidupan laki-laki yang pernah dia cinta melalui Low dan mendapatkan bayaran yang setimpal.
Jadi perihal kematian Low di masa lalu Karena campur tangan perempuan itu.
Ozvit fikir pelayan kepercayaan keluarga Del Piero jelas bukan tersangka utamanya.
Kecurigaan Ozvit beralih pada Mommy tirinya
"Bergerak lah lebih cepat, cari informasi soal masa lalu wanita itu"
Ucap Ozvit pada laki-laki di hadapannya itu.
"Dan jaga pengawasan kalian pada istri ku, jangan sampai lengah sedikit pun"
Lanjut laki-laki itu lagi.
"Baik tuan"
setelah menjawab ucapan sang tuan nya, laki-laki itu langsung beranjak pergi dari hadapan Ozvit.
Sejenak Ozvit menarik kasar nafasnya.
2 malam lagi dia fikir adalah acara ulangtahun nenek Del Piero.
Dia harus benar-benar bergerak dengan tingkat kewaspadaan tinggi, sebab hari itu jika dia tidak salah menghitung tanggal, waktu nya tragedi berdarah akan pecah.
Dimasa lalu dia tidak bisa melindungi hazel bahkan melukai Low dengan cara yang mengerikan,dia bahkan mengabaikan Hazel begitu saja, tidak mengijinkan hazel keluar dari mansion mereka, tidak boleh menghadiri perayaan ulang tahun nenek tua Del Piero sama sekali.
Bahkan malam itu seharusnya dia baru turun dari pesawat nya, baru kembali dari Jepang dan menemukan Hazel tidur bersama Low.
Ozvit tahu meskipun dia bisa mengubah banyak hal di masa lalu di masa sekarang, memutar waktu dan kejadian nya, tapi untuk urusan kematian dia takut tidak bisa mengubah nya.
Meskipun suasana dan keadaan jelas berbeda, tapi tidak menutup kemungkinan hal buruk akan terjadi.
laki-laki itu memijat perlahan kepalanya, kemudian dia berjalan keluar dari ruangan kerja nya lantas berjalan menuju ke arah kamar mereka.
Saat laki-laki itu membuka pintu kamar mereka, dia bisa bisa mendengar suara samar-samar hazel dari arah kamar mandi.
Sejenak laki-laki itu tercekat, dia langsung berlarian menuju ke arah kamar mandi.
Bisa dia lihat hazel menjongkok di atas toilet dengan bola mata berkaca-kaca, beberapa kali perempuan itu terus memuntahkan seluruh isi perutnya.
Ozvit jelas membeku, dia Fikir apa mungkin?.
"Kamu baik-baik saja, sayang?"
Ozvit bertanya sambil mendekati hazel, laki-laki itu mengoleskan minyak angin tersebut ke tengkuk Hazel, dia mulai memijat perlahan tengkuk sang istri.
"Ini benar-benar menyiksa"
Hazel bicara sambil berusaha berjalan menuju ke wastafel, Perempuan itu mencuci wajah dan mulutnya untuk beberapa waktu.
"Kamu sakit?"
Ozvit bertanya sambil mencoba meraih wajah hazel, laki-laki itu mengelus lembut wajah sang istri.
Bisa dia lihat betapa pucat nya wajah Hazel saat ini.
"Aku fikir...."
Hazel bicara sambil menatap dalam bola mata Ozvit, dia menikmati sentuhan lembut dari tangan sang suami sambil memejamkan sejenak bola mata nya.
Dia terlihat menggantung kalimatnya.
"Kenapa?"
Ozvit bertanya dengan suara yang begitu lembut.
"Bukan apa-apa, aku akan memastikan nya besok, jika benar ini berarti kita mendapatkan rejeki dari Allah SWT yang tidak Terduga"
Ucap hazel sambil mengembangkan senyuman nya.
"Apa itu?"
Ozvit bertanya sambil terus menyentuh lembut wajah pucat itu.
"Aku akan memastikan nya dulu besok"
Seketika Ozvit terdiam, dia fikir ini mungkin berita kehamilan sang istri, persis seperti di masa lalu.
Laki-laki itu terlihat mulai khawatir dengan keadaan, kini ada 2 orang yang harus dia lindungi, jika gagal maka dia pasti akan mati sekali lagi.
Laki-laki itu tampak tersenyum menatap kearah hazel, lalu tiba-tiba Ozvit membungkuk kan tubuhnya, laki-laki itu langsung mengangkat tubuh Hazel menggendong nya keluar dari kamar mandi menuju ke arah kasur mereka.
Hazel spontan kaget, dia fikir sang suami suka sekali menggendong nya secara tiba-tiba sejak awal mereka menikah.
"Habibi .."
Pekiknya pelan saat Ozvit menggendong tubuh nya dengan gerakan cepat.
"Istirahat lah dengan banyak, jangan kelelahan, berhenti beraktivitas berlebihan, makan makanan yang mengandung banyak vitamin dan jangan jauh-jauh dari jangkauan ku hmmm"
Ucap laki-laki itu sambil menatap dalam wajah Hazel untuk beberapa waktu.
"Habibi, aku tidak sakit"
Ucap hazel cepat.
"Hmmm aku hanya khawatir sesuatu yang buruk terjadi pada mu"
Ucap Ozvit sambil meletakkan perlahan tubuh Hazel ke atas kasur mereka.
laki-laki itu ikut naik ke atas kasur, merapatkan tubuhnya ke arah Hazel,lantas dia membiarkan hazel masuk kedalam pelukan nya.
"Habibi?"
Hazel tampak bingung dengan ekspresi Ozvit yang tiba-tiba menjadi diam.
"Tidurlah, dan I love you"
Bisik Ozvit lantas mencium lembut bibir Hazel untuk beberapa waktu.
Ciuman itu begitu dalam dan hangat, tidak tahu bagaimana menjelaskan nya, Ozvit khawatir, Sangat khawatir, dia ingin menangis tapi malu dengan statusnya sebagai seorang laki-laki.
Dia benar-benar takut sesuatu yang buruk terjadi esok pada 2 orang yang dia cintai itu.
Yah Hazel dan sesuatu yang dia yakini telah hadir di antara mereka saat ini.