
Dorrrrrrr
Dorrrrrrr
Dua suara tembakan saling bersahutan.
Seketika Low tercekat saat sadar tubuh Anushka telah berada didalam dekapannya, perempuan itu memeluk erat tubuh nya sambil mengembangkan senyuman nya.
"Kau baik-baik saja?"
Suara itu terdengar begitu lirih.
Sepersekian detik kemudian tiba-tiba darah segar keluar dari dalam mulut Anushka, perempuan itu terbatuk sejenak lantas genggaman nya melemas dengan sendirinya.
"Anushka"
Low jelas berteriak panik, dia menahan tubuh perempuan itu secepat kilat.
Disisi lain sesaat sebelum Denish melesat kan pelurunya Hazel langsung berlarian menaiki anak tangga sisi kanan Denish, perempuan itu melempar kan sesuatu kearah belakang nya.
Dia baru sadar perempuan itu mencoba melindungi dirinya dari seseorang yang mencoba menembak nya.
"Hazel no?"
Danish terkejut.
"Hazel"
Ozvit berteriak panik saat sang istri berlarian memutar tangga, istri nya Menghantam laki-laki yang mencoba menembak Denish.
Seketika Denish membeku.
Laki-laki yang akan menembak Denish terkejut, langsung meraih tubuh Hazel dan berniat melempar perempuan itu kebawah tangga.
Bugggggg
Doorrrrrr
Terdengar suara peluru melesat ke arah Hazel, bola mata Ozvit langsung membulat, Denish menarik pelatuk nya kearah laki-laki itu, dia secepat kilat berlarian ke arah Hazel, berusaha meraih tubuh Hazel dengan cepat.
Spalsshhh.
Sesuatu yang menyakitkan menembus Punggung nya.
Seseorang yang lain menembak punggung denish.
Ozvit langsung menoleh dan menembaki laki-laki yang mencoba menembak Denish sekali lagi.
Dorrrrrr
Dari sisi Denish dan hazel, Sepersekian detik kemudian tubuh mereka berdua melesat terjatuh ditangga, mereka bergelundung turun dengan gerakan mengerikan.
Seketika Denish terus memeluk erat tubuh Hazel, tangan kanannya mencoba melindungi kepala perempuan itu dari hantaman keras ditangga, dia mencoba menyadarkan diri dan membuat tubuh nya lebih dulu Menghantam sesuatu dibawah sana.
Gladakkkk
Gludukkkk
Brakkkkkk
Ozvit sempat salah sangka awalnya, dia fikir denish akan menembak diri nya tadi, rupanya laki-laki itu menembak Laki-laki yang mengarah kan senjata nya ke arah Ozvit, dan hazel mencoba melindungi Denish.
Meskipun pada akhirnya tembakan Denish tepat mengenai Laki-laki dibelakang Ozvit, namun sayangnya tembakan kedua laki-laki di belakang Ozvit melesat menembus kearah Denish.
Laki-laki itu berbalik ditangga melindungi istri nya.
Oh shi..t, ada apa ini?.
Umpat Ozvit tidak percaya.
Dia jadi tidak bisa membedakan antara kawan dan lawan saat ini.
Seketika dia baru sadar laki-laki dibelakang nya adalah suruhan Mommy tirinya, dia fikir kearah mana denish sebenarnya melangkah?.
Dirinya atau Beria?!.
Ozvit berlarian kearah Denish dan hazel.
Seketika dia tercekat ketika melihat Hazel menggenggam erat perutnya, perempuan itu meringis pelan, tiba-tiba sesuatu yang menyesakkan terlihat disana.
No..!.
Laki-laki itu ingin menangis, dia mungkin bisa mengubah takdir lainnya, tapi dia fikir tidakkah dia benar-benar tidak bisa mengubah takdir kematian seseorang yang telah di haruskan oleh Allah berakhir seperti dimasa kemarin?.
"Bawa dia ke rumah sakit"
Ucap Denish begitu lirih.
"Apa yang kau lakukan?"
Ozvit bertanya dengan jantung tidak beraturan.
Alih-alih menjawab, Denish kembali mengarahkan pistol nya pada Ozvit.
kletakkkk.
"Bawa dia kerumah sakit, sekarang"
Teriak Denish dengan suara yang begitu tinggi.
Ozvit menggeram, dia tidak pernah diperintah sebelum nya, tapi dia tidak bisa mengabaikan perintah Denish, hazel adalah nyawanya kini, apapun yang terjadi, hazel harus baik-baik saja.
Tidak tahu kapan para polisi datang, yang jelas suara sirine mobil polisi terdengar saling sahut menyahut di luar sana, sepersekian detik kemudian para polisi mulai menangkap siapapun yang terlibat penculikan dan baku tembak.
Aneh nya tiba-tiba Denish menghilang begitu saja dari sana saat Ozvit mencoba kembali menoleh ke belakang sana.
Low tampak menggendong tubuh Anushka yang dipenuhi darah segar dipunggung nya.
Sedangkan Hazel mengalami kesakitan luar biasa diperutnya.
Ozvit fikir Dia bisa mengubah keadaan, membongkar bayak kejahatan meskipun Ozvit tahu masih ada 1 orang yang terlibat namun belum keluar dari sarang nya.
Tapi Ozvit tidak yakin dia bisa mengubah takdir kematian, dia takut dia telah kehilangan kembali kesempatan untuk melindungi sang istri dan buah hati nya.
Saat melihat Anushka dia fikir apakah perempuan itu telah Menukar takdir nya sendiri kepada kehidupan low, meskipun dia tidak tahu masih adakah kesempatan untuk Anushka, tapi dia berharap perempuan itu baik-baik saja, sama seperti harapan nya, jika memang buah hati mereka berkembang didalam perut Hazel, dia berharap bayi yang belum tumbuh sempurna itu masih baik-baik saja.