Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Tidak terduga


Apartemen utama


Denish Lucifer


Sejenak Bola mata Erika jelas membulat saat dia melihat laki-laki berbadan tegap itu tampak sudah berdiri tepat di depan pintu apartemen Denish.


Itu adalah Daddy Hazel juga Daddy nya Dilara.


Oh god.


Erika mendesah pelan kemudian dia berusaha menarik nafasnya untuk beberapa waktu.


Kenapa keadaan menjadi begitu rumit fikirnya.


Buru-buru Erika bergerak dan berjalan mendekati Laki-laki tersebut, dia takut jika-jika laki-laki itu membuat sedikit kekacauan karena Amarah nya.


Bola mata Erika mencari nenek tua Del Piero, tapi dia tidak bisa menemukan nya.


"Uncle?"


Tanya Erika sambil pura-pura mengerutkan keningnya, bola mata nya sejenak melihat ke arah pintu apartemen milik Denish.


Kekhawatiran jelas menghantam dirinya saat ini,takut jika-jika laki-laki itu ada didalam atau membuka pintu nya.


"Kenapa uncle ada di sini?"


Tanya Erika lagi.


Alih-alih menjawab pertanyaan Erika, Daddy Hazel malah ikut mengerut kan keningnya dan bertanya.


"Kau kenapa ada disini, nak?"


Laki-laki itu membiarkan Erika berjalan mendekati nya, sejenak Erika menyalami laki-laki paruh baya lebih itu lantai mencium pipi nya.


"Uncle ada urusan kemari? atau ingin bertemu dengan Mommy?"


"Apa kamu tinggal di apartemen ini sekarang?"


Daddy Hazel malah terus balik bertanya.


Dia fikir Erika tidak tinggal disana, setau nya Melisa memindah putri nya ke mansion di sisi Utara pusat kota, agak aneh jika Erika tiba-tiba membeli apartemen tanpa sepengetahuan mekisa dan tinggal disana.


Atau bahkan apa mungkin Erika menyewa apartemen itu yang di sinyalir Denish juga berada disana.


Kecurigaan tiba-tiba menyerang laki-laki tersebut.


"Aku mencoba berinvestasi disini, tanpa sepengetahuan Mommy"


Ucap Erika sambil mengembangkan senyuman nya.


Mendengar ucapan Erika seketika laki-laki itu mengeluarkan ekspresi yang sedikit aneh.


"Apa kamu melihat Denish? mereka bilang dia juga tinggal disini?"


Tanya laki-laki itu tiba-tiba.


"Denish?"


Erika pura-pura bertanya bingung.


"Bukankah seharusnya dia tinggal di apartemen Del Piero? ah aku sudah lama tidak bertemu dengan putra angkat uncle itu"


Erika bicara dengan begitu antusias.


Mendengar ucapan Erika seketika membuat Daddy Hazel langsung menatap pintu kamar apartemen disisi kirinya itu.


"Itu adalah apartemen ku, jadi aku agak kaget ketika uncle datang dan berdiri didepan nya"


"Sebaiknya uncle masuk dulu, kita bisa melanjutkan obrolan didalam"


Setelah berkata begitu Erika berusaha untuk membuka pintu apartemen tersebut.


Sebenarnya kunci yang dia bawa bukan milik Denish, dia membawa kunci nya sendiri, dia tahu itu tidak akan cocok masuk ke dalam pintu nya.


Jika laki-laki itu tidak menghentikan gerakan tangannya, dia khawatir kebohongan nya akan terbaca saat ini juga.


Ketika Erika berusaha memutar kunci pintu nya, dia merasa kematian seolah-olah akan mendekati dirinya.


Cukup lama dia berusaha memutar nya, berharap semua berjalan sesuai dengan rencana nya.


Keringat dingin jelas mengucur di balik pakaian nya.


Tiba-tiba terdengar suara seseorang dari ujung sana.


"Kau tidak usah membuka pintu nya"


Ucap seseorang dari ujung sana.


Erika dan Daddy Hazel buru-buru menoleh.


"Bibi tua Del Piero?"


Daddy Hazel mengerutkan keningnya.


Itu adalah Bibi tua Del Piero.


"Kenapa Bibi ada di sini?"


Dia jelas bingung saat tahu wanita tua Del Piero tahu-tahu ada disana.


"Aku ada urusan dengan Erika, kau kenapa ada disini?"


Tiba-tiba kecurigaan besar menghantam perasaan laki-laki itu, jika nenek tua Del Piero ada disana, tidak kecil kemungkinan Denish tidak ada disana.


Apa Dua orang ini sedang menyembunyikan sesuatu dari dirinya Fikir nya.


"Aku ada urusan sedikit"


Dia tidak mungkin berkata jika dia mencari Denish pada wanita tua keluarga Del Piero, apalagi orang itu adalah nenek tua Del Piero dari putri nya Sendiri.


"Agak sedikit aneh bibi ada disini, bukankah bibi jarang keluar dari kediaman jika bukan karena mengurusi hal yang penting?"


Laki-laki itu bertanya cepat pada wanita tua itu.


Dia berusaha memancing di air yang keruh, dia harus tahu alasan apa yang akan diberikan wanita tua itu pada nya.


"Aku ingin membuat lamaran untuk anak ini dari putra ku Jacob Del Piero"


Ucap wanita tua itu tiba-tiba.


Mendengar ucapan nenek tua Del Piero jelas membuat terkejut semua orang.


"Ya?"


Daddy Hazel jelas tidak percaya mendengar ucapan nenek tua Del Piero itu.


"Ya?"


Erika yang tadinya panik karena urusan Daddy hazel dan Denish seketika terbelalak kaget.


"La...maran?


Gadis itu jelas kehilangan kata-kata.