Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Nikmat mana lagi yang kamu dustakan?


Tidak ada kebahagiaan lain yang dirasakan Ozvit ketika dia mendengar ucapan dokter kepada dirinya tadi.


Hazel hamil.


Lagi?!.


Maha suci Allah, Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?.


Setelah kehilangan buah hati mereka pada kejadian beberapa bulan kemarin, pada akhirnya Allah kembali mempercayai mereka atas titipan nya, bukankah itu luar biasa?.


Lalu bagaimana lagi dia harus mengungkapkan perasaan nya saat ini?!.


Bolehkah dia menangis? atau bagaimana cara dirinya untuk mengungkapkan semua perasaan yang terjadi saat ini?.


Laki-laki itu buru-buru masuk ke dalam kamar dimana Hazel berada, dengan jutaan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu dia langsung menyambar tubuh istri nya Tanpa berfikir dua tiga kali.


Bisa dia lihat bagaimana ekspresi Hazel, perempuan itu terlihat bahagia sambil meneteskan air mata nya


"Sayang.."


Ozvit bicara sambil berusaha menahan perasaan nya yang bergejolak menjadi satu.


"Habibi.."


Hazel bicara dengan suara serak nya.


Perempuan itu fikir mungkin tidak akan ada kesempatan lagi setelah kejadian Tempo hari, tapi rupa nya mereka diberikan kepercayaan oleh Allah sekali lagi.


Dan itu benar-benar mengejutkan dirinya.


"Allah masih mempercayai kita"


Bisik Ozvit sambil mencium kepala Hazel Beberapa kali.


Lusiana yang berdiri di depan pintu kamar tampak mengembangkan senyuman nya melihat kebahagiaan yang di dapatkan sang kakak dan ipar nya.


Perempuan itu secepat kilat memutar tubuhnya, berlarian ke arah tangga menuju ke bawah, menemui para anggota keluarga dan menyampaikan kabar gembira Tersebut dengan binar kebahagiaan.


Dia tahu orang-orang pasti menunggu dibawah dengan jutaan kekhawatiran mereka saat melihat Hazel yang tiba-tiba pingsan tanpa sebab.


Orang-orang yang mendapatkan berita tersebut jelas melonjak bahagia, apalagi Mommy dan Daddy Hazel, bahkan Daddy Ozvit terlihat mengembangkan senyuman nya.


Ekspresi nenek Del Piero jangan di tanya, saking bahagianya dia tidak tahu lagi harus berkata apa.


Dia fikir akhirnya cicit tertua del Piero kembali akan hadir di tengah-tengah mereka.


Beberapa keluarga buru-buru naik ke atas setelah diterpa ketakutan luar biasa karena hazel pingsan tiba-tiba tadi.


Ozvit mau tidak mau melepaskan pelukannya dari Hazel saat semua orang mulai berkumpul dan memberikan selamat.


Bahkan Mommy dan Daddy Hazel begitu antusias mendengar berita kehamilan putri nya, belum lagi nenek tua Del Piero mulai memberikan berbagai macam pesan-pesan dan wajengan yang cukup panjang lebar.


"Jaga Kondisi Hazel dengan baik, berhenti lah membiarkan dia ikut kekantor, jika hamil muda berhenti berfikiran untuk liburan ditempat-tempat jauh, jangan lupa konsumsi sayuran sehat dan buah segar, Ah jangan biarkan cucu mantu ku bekerja terlalu berat dan jangan sesekali membuat Hazel stress"


Ucap sang nenek sambil duduk di samping Hazel,. wanita tua itu menyentuh lembut wajah Hazel.


"Semoga panjang umur dan sehat selalu nak"


Nenek tua Del Piero bicara sambil mengelus lembut wajah Hazel.


"Baiklah nek"


Ozvit menjawab pelan.


"Oh Tuhan, bukankah ini rejeki yang luar biasa, mana Anushka? orang-orang berkata saat pengantin baru menyentuh dan mencium perut perempuan yang hamil muda, InsyaAllah mereka akan diberikan juga hadiah yang sama"


Ucap kakek Del Piero cepat.


Semua orang fikir akan mencoba mencari sosok perempuan tersebut, cukup lama hingga beberapa orang mencoba mencari Anusha di bawah.


Tapi belum juga kaki mereka melangkah, Anushka terlihat berlarian dengan terburu-buru dari arah bawa.


Perempuan itu terlihat berlarian dengan nafas tersengal-sengal.


"Anushka, kenapa kamu berlarian? bukankah kamu bisa berjalan dengan perlahan?"


Mama Hazel bertanya pada Anushka sambil mengerutkan keningnya.


"Celaka....ini benar-benar buruk, aku melihat beberapa orang bertubuh besar menyeret paksa Erika dan membawa nya kedalam sebuah mobil"


Ucap Anushka dengan suara panik nya.


"Apa?"


Semua orang jelas terkejut mendengar penuturan Anushka.


"Kamu bilang apa?"


"Mereka menculik Erika"


Ulang Anusha lagi masih dengan nafas yang tersengal-sengal.


Seketika Ozvit membulatkan bola matanya.


"Apa?"


Tiba-tiba dari arah samping Jacob bertanya dengan ekspresi terkejut saat mendengar ucapan Anushka.