
Hotel xxxxxx
Yokohama
Jepang
Setelah kembali dari sesi makan malam di villa utama keluarga tuan Ghurair dan menghabiskan waktu untuk mengobrol serta membahas soal banyak hal, bertukar pengetahuan soal agama, membicarakan soal hal-hal lainnya.
Pada akhirnya Ozvit dan Hazel memutuskan untuk kembali ke hotel.
Begitu tiba di kamar mereka, sang istri langsung naik ke atas kasur dan terlelap dengan sendirinya.
Ozvit fikir mungkin Hazel cukup merasa kelelahan karena waktu yang digunakan tiap hari cukup sibuk kesana-kemari menemani dirinya.
Begitu hazel terlelap, Ozvit langsung membenahi selimut dan posisi bantal sang istri agar terasa lebih nyaman.
Dia mencium kening dan bibir Hazel untuk beberapa waktu, kemudian sebuah senyuman indah terukir dibalik bibir laki-laki tersebut.
Sejenak Ozvit meraih handphone nya, dia fikir sejak sore dia mengabaikan handphone nya, malam ini dia mencoba mengecek satu persatu Panggilan dan pesan disana.
Ozvit tampak mengerutkan dahi nya sejenak, dengan gerakan perlahan dia mulai turun dari atas kasur mereka.
Laki-laki itu memilih keluar ke satu sisi hotel tersebut, mencoba Menemui seseorang yang terus menghubungi diri nya sejak sore hari.
"Kamu sudah mendapatkan informasi pasti nya?"
Ozvit bertanya pada perempuan muda yang ada dihadapan nya itu.
"Aku tidak tahu siapa yang memberikan kamu pesan soal saudara perempuan Hazel dimasa lalu, tapi ternyata benar saudara perempuan Hazel juga mengalami kecelakaan di pesawat yang sama hari itu"
Ucap perempuan itu cepat.
Dia adalah kakak perempuan low, Mahira.
Dimasa dulu perempuan muda itu selalu memperingati Ozvit dan berkata ada yang aneh dengan Denish, dia berharap Ozvit tidak begitu mempercayai Denish mengingat perempuan itu tahu betul bagaimana Denish.
Mahira berkata dia dan Denish menghabiskan mass SMA dan kuliah ditempat yang sama, dia tahu betul bagaimana sifat Denish di masa lalu.
Perempuan itu berkata dunia Denish begitu suram dan buruk, laki-laki itu selalu mendapatkan masalah serius dimasa lalu nya.
Bahkan orang-orang berkata Denish terlibat dengan beberapa geng dunia kelam dan mafia.
Laki-laki itu beberapa kali kedapatan menipu teman-teman nya sendiri, bahkan pernah meretas beberapa akun bank milik teman-teman nya.
Track record Denish benar-benar buruk di mata Mahira.
Tapi kala itu Ozvit fikir Mahira terlalu banyak bicara, terlalu ingin ikut campur urusan nya da. orang-orang disekitar nya.
"Jika disambung kan Anushka bisa jadi memang putri dari tuan Ghurair, dan adik perempuan Hazel memang putri dari nyonya Ursula"
"Beberapa orang meninggal dalam kecelakaan tersebut, beberapa orang bahkan hilang serta di yakini telah meninggal dan hingga kini tidak kunjung ditemukan mayatnya"
Saat perempuan itu bicara Ozvit tampak menundukkan kepalanya, melihat susunan kertas dan beberapa lembar foto masa lalu di atas meja yang ada di hadapannya.
"kalau aku tidak salah menerka bisa jadi dimasa lalu kedua orang ini benar-benar menghilang dari kecelakaan namun selamat."
"Bisa jadi kedua anak ini ditukar oleh seseorang yang memanfaatkan sesuatu, dan kau tidak akan percaya ini Ozvit"
Ozvit langsung menatap perempuan itu dengan cepat, dia menunggu Mahira menyelesaikan ucapannya.
"Dimasa lalu, dia pernah terlibat di sebuah insiden kebakaran di Ursula, Anushka pernah memaksa masuk dan berkata dia adalah putri bungsu tuan Husein Daddy hazel, tapi tuan Husein berkata dia bukan putri nya, gadis kecil itu sedang mengada-ada"
"Ya?"
Mendengar ucapan Mahira Seketika Ozvit membulatkan bola matanya.
"Aku fikir ada seseorang yang mencoba memanipulasi identitas nya, menyakinkan Anushka jika dia adalah putri Husein, adik perempuan Hazel yang hilang didalam kecelakaan pesawat dimasa lalu"
"Anushka mempercayai nya, dan begitu keberadaan nya di tolak, orang itu pasti berkata jika keluarga nya telah membuang nya, dan dia memendam dendam dengan keluarga Ursula serta Hazel dimulai dari sana"
Seketika Ozvit mengeratkan rahangnya.
Sekarang dia paham kenapa Anushka begitu membenci Hazel, mungkin dia fikir Hazel telah merampas semua yang juga adalah miliknya, tidak di akui dan di buang oleh keluarga nya sendiri.
Dan sekarang ada banyak pertanyaan di kepala Ozvit.
Siapa yang mengirimi nya pesan soal kejadian masa lalu Saudara hazel di masa lalu?
Sebab tanpa tahu informasi ini, dia tidak mungkin bisa mendapatkan informasi hingga sejauh ini.
Jika denish memang yang menggiring pemikiran Anushka hingga seperti itu, berarti dendam nya hanya tertuju pada Hazel, namun malam itu jelas-jelas kedua orang itu mengkhianati nya.
Artinya Denish menggunakan Anushka sebagai pion Catur nya untuk mendekati dirinya, memanfaatkan kepolosan Anushka untuk menghancurkan dirinya dimulai dari hazel.
Lalu apa keuntungan Denish dan apa motif laki-laki itu melakukan nya? apakah ini ada hubungannya dengan Mommy tirinya dan sang pelayan kepercayaan keluarga mereka?.
Dan pertanyaan terakhir Ozvit saat ini, dimana saudara kandung hazel yang sebenarnya? apakah gadis kecil itu selamat atau sengaja disembunyikan dari muka bumi ini untuk melancarkan aksi mereka?.
"Cari informasi soal gadis kecil satu nya"
Ucap Ozvit perlahan.
"Aku akan terus meminta low mengawasi Anushka hingga semua yang terlibat bermain dibelakang nya terseret keluar"
Saat Ozvit baru menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba seorang laki-laki datang dengan gerakan tergesa-gesa masuk kedalam ruangan mereka, wajah panik Tampak mendominasi dibalik wajah laki-laki tersebut.
"Celaka tuan"
Ucap laki-laki itu cepat.
Seketika Ozvit dan Mahira saling menoleh.
"Tuan low dan Anushka..."
Laki-laki itu tidak melanjutkan kata-katanya.
"Ada apa?"
Mahira jelas mengerutkan keningnya.
"Ini benar-benar gawat"
Lanjut laki-laki itu lagi.