
Kembali ke masa kini
Kamar hotel xxxxxx
Milik Ozvit dan Hazel
Anushka tampak menggeliat sejenak, dia perlahan mulai menggerakkan tubuhnya untuk beberapa waktu.
Seketika rasa sakit dan perih Menghantam dirinya di bawah sana.
Dia Fikir ada apa dengan dirinya?.
sejak tadi dia hanya sekali membuka matanya tapi rasanya begitu berat, dengan cara memasak dia terus mencoba membuka bola matanya.
hingga akhirnya dia mencoba membiasakan bola mata indahnya dari silau nya sinar lampu.
seketika dia mengerutkan keningnya saat dia merasa ada yang bergerak di belakang tubuhnya, lalu tiba-tiba sebuah tangan terasa melingkar di pinggang..
jelas aja dia sedikit terkejut, dia pikir apa mungkin Denish semalam datang ke kamarnya.
Anushka mencoba untuk membiasakan bola matanya lebih dulu, mencoba meneliti ruangan kamar tersebut dengan seksama.
tiba-tiba dia menyadari sesuatu sepertinya itu bukan kamar hotel yang dia tempati.
Sambil menahan perih di bawah sana Anushka men coba untuk membalikan tubuhnya ke arah belakang.
seketika perempuan itu terkejut bukan main saat sadar siapa yang ada dihadapannya saat ini, laki-laki itu tertidur dengan sangat lelap dengan bertelanjang dada.
Secepat kilat Anushka memperhatikan tubuhnya juga memperhatikan seluruh tubuh laki-laki itu hingga kebawah nya.
Dan dia menyadari soal sesuatu jika dia dan Low semalam tidur bersama, mereka melewati sesi malam panas tanpa Anushka sadari.
Dan itu adalah kamar hotel milik Ozvit.
"Akhhhhhhhhhh"
Anushka jelas berteriak histeris saat tahu mereka tidak menggunakan sehelai benang pun, bahkan ada noda darah di atas kasur mereka.
Mendengar teriakkan Anushka, Low secepat kilat tersentak bangun dari tidur nya.
"Ada apa ini?."
Laki-laki itu bertanya sambil memegang kepalanya yang terasa begitu sakit dan berat.
Seketika bola matanya membulat saat sadar siapa yang ada di hadapannya.
"Akhhhhhhh"
Anushka kembali berteriak histeris diiringi tangisan nya yang pecah tiba-tiba.
Low jelas kelabakan, sambil masih mencoba memegangi kepalanya yang terasa sakit dia mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi semalam dengan mereka.
Oh shi..t.
dan sepertinya dia menyadari sesuatu jika semalam dia lepas dari kendali nya.
********
Masih dimasa kini
03.50 Am
Lewat dini hari
waktu Tokyo
Ozvit tampak cukup terkejut saat sadar apa yang terjadi dengan Low dan Anushka, dua orang ini melewati sesi malam panas bersama.
Dan gila nya Anushka benar-benar seorang pera..wan.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi, seperti nya seseorang meletakkan sesuatu kedalam minuman dikamar mu, kak"
Low bicara masih sambil memegang kepalanya yang sakit.
Dia Fikir semalam dia baik-baik saja setelah sesi pertemuan yang ditukar Ozvit.
Mereka bertukar kamar sesuai permintaan Ozvit, sang kakak sepupu berkata Hazel ingin menempati kamar yang kaca nya menghadap langsung ke arah dua sisi di depan dan sisi kiri, dimana dikala pagi mereka bisa leluasa melihat matahari bersinar indah.
Tanpa berfikir dua kali dia menyetujui permintaan Ozvit, memindah barang mereka dan bertukar kamar dihari kemarin.
Malam nya dia dan Anushka pergi menemui salah satu investor asing yang diminta oleh Ozvit.
Anushka seperti nya mabuk, dia berjalan sempoyongan saat menuju ke arah jalan pulang.
Low meminta pelayan hotel membawa Anushka kembali ke kamar nya dan dia masuk ke kamar nya sendiri dimana kamar itu awal nya kamar Ozvit.
Tidak ada yang aneh, dia kembali masuk ke kamar,memilih membersihkan tubuhnya sejenak lalu berganti pakaian, kemudian dia melihat botol minuman di atas meja lantas menikmati nya di teras kamar sambil memandangi jutaan bintang-bintang sebelum memasuki sesi istirahat nya.
Tapi tiba-tiba tubuhnya terasa menjadi begitu aneh, rasa panas mendominasi, kepalanya pusing, tiba-tiba hasrat sek..sualis..me nya meningkat.
Kemudian antara sadar tidak sadar dia fikir ada seseorang di atas kasur nya, menggeliat aneh dan memancing hasrat nya.
Selanjutnya dia tidak tahu bagaimana Semua nya bisa terjadi, rasa puas dan lega menghantam dirinya saat dia mendapatkan pelepasan nya.
Dan saat dia terlelap didalam mimpinya tiba-tiba dia mendengar seseorang berteriak histeris dibalik telinga nya.
"Aku fikir aku sudah gila, dan aku yakin ada seseorang yang Menjebak kami semalam"
Low bicara dengan jutaan keyakinan.
"Yang menjebak pasti berfikir jika aku adalah diri mu"
Ucap laki-laki itu lagi.
Ozvit sejenak terdiam, Sejenak dia memijat kepalanya yang tidak sakit.
"Kau harus menikahi nya secepatnya"
Ucap Ozvit tiba-tiba.
Low Seketika tercekat.
"Aku belum benar-benar siap menikah saat ini"
Low berkata sambil ikut memijat kepalanya yang terus terasa begitu sakit.
Di sudut kasur di ujung sana, Anushka tampak menangis histeris, Hazel terus memeluk perempuan itu sambil membujuk nya dan berkata semua baik-baik saja.
Dari arah pintu depan tiba-tiba Denish muncul dengan wajah penuh kemarahan, laki-laki itu melesat masuk dan langsung menyambar kerah baju Low tanpa basa-basi, laki-laki itu langsung menghantam wajah bagian kanan Low tanpa berfikir dua tiga kali.
Bugggggg
"Bajingan..."
Teriak laki-laki itu penuh kemarahan.