
Mansion utama
Low Del Piero
Saat sebuah mobil Maybach axelero berwarna hitam pekat berhenti tepat di depan pintu utama bangunan mansion Low Del Piero, beberapa pelayan tampak bersiap membantu sang tuan nya untuk membawa sang calon istri nya yang baru saja keluar dari rumah sakit.
Begitu pintu mobil tersebut dibuka, seorang pelayan mengeluarkan kursi roda dari dalam sana.
Seorang laki-laki dengan tubuh besar tinggi mencoba meraih tubuh Anushka saat perempuan itu bergeser ke samping, dia mencoba menaikkan lengan Anushka agar berada di bahu nya dan bersiap mengangkat tubuh perempuan cantik itu.
Tapi baru saja laki-laki itu akan mengangkat tubuh Anushka, tiba-tiba Low menahan gerakan laki-laki itu.
"Aku tidak meminta mu untuk menggendong nya"
Ucap low dengan pandangan tidak suka, terlihat jelas api cemburu di Balik bola matanya.
"Maaf, tuan"
Ucap laki-laki itu sambil menundukkan kepalanya, merasa bingung dengan ekspresi tuan nya itu.
Dia fikir tadi laki-laki itu berkata agar dia mengurus nona Anushka hingga sampai ke kamar nya, sekarang tiba-tiba laki-laki itu berkata jangan menggendong tubuh nya.
Dia jelas tidak mungkin menarik tubuh nona nya tanpa mengeluarkan kan tubuh yang masih lemah itu tidak dengan cara di gendong lebih dahulu hingga ke kursi roda nya.
"Menyingkir lah"
Mendengar kata-kata Low, laki-laki itu menundukkan kepalanya.
"Ya tuan"
Sepersekian detik kemudian Secepat kilat Low meraih tubuh Anushka, laki-laki itu menggendong tubuh yang masih lemah itu Menuju ke dalam mansion nya.
Anushka yang tidak paham dengan perubahan suasana hati low tampak mengerutkan keningnya, bukankah ada kursi roda? lalu kenapa laki-laki itu menggendong nya masuk dengan kedua tangan nya ala bridal style?.
"Aku fikir kita sebaiknya menggunakan kursi roda?"
Tanya Anushka pelan.
"Apa gendongan ku mengganggu mu?"
Low bertanya sambil mengerutkan keningnya, dia menghentikan langkah nya sejenak, mencoba menatap dalam bola mata itu untuk beberapa waktu.
Seketika wajah Anushka memerah saat mendapati Low menatap nya begitu intens.
"Bukan begitu, maksud ku mungkin kamu akan lelah menggendong ku hingga kedalam"
Ucap Anushka pelan sambil berusaha menundukkan kepalanya.
"Aku akan sering melakukan nya setelah pernikahan kita"
"Ya?"
Mendengar ucapan Low Anushka jelas terkejut.
Lanjut Low lagi.
Laki-laki itu kembali melangkah kan kakinya menuju ke dalam Mansion nya.
Mendengar ucapan Low tadi Seketika membuat wajah perempuan itu kembali memerah.
Sering melakukan nya?.
Kata-kata itu terdengar seperti sebuah kode yang menyatakan dia tidak akan bisa menghindari hal seperti ini kedepannya.
Laki-laki itu jelas berkata jika dia tidak boleh protes sebab Low pasti nya bebas melakukan hal seperti itu kapan pun selama laki-laki itu menginginkan nya.
Anushka tampak mengulum senyumannya, dia fikir laki-laki itu bisa juga bicara dengan kata-kaitu konyol seperti itu.
Anushka Fikir Low akan menurunkan dirinya di ruang tengah, dan membiarkan para pelayan membawa dirinya, tapi rupanya laki-laki itu terus melangkah dan mulai menaiki anak tangga.
"Low?"
"Hmmm?"
"Aku aku tidak berat?"
Tanya Anushka pelan, merasa cukup tidak enak laki-laki itu menggendong nya hingga sejauh ini.
"Berat, karena itu aku akan menghitung nya sebagai hutang, setelah menikah kamu harus membayar nya dua kali lipat di malam pertama"
"Ya?"
Dia tidak paham dengan maksud dari ucapan Low, tapi dia fikir laki-laki itu ternyata tidak benar-benar tulus membantu menggendong nya ke atas.
"Aku baru tahu kamu penuh perhitungan"
Sungut Anushka sambil menatap wajah Low dengan ekspresi cemberut.
"Padahal aku fikir kamu benar-benar membantu ku tanpa menghitung nya sebagai hutang"
Lanjut nya lagi dengan perasaan kesal.
"Apa kamu akan menghitung bayaran nya beserta bunga nya juga?"
Tanya perempuan itu sambil menatap wajah Low.
"Itu ide yang bagus, 2 kali bayaran di tambah bunga nya, itu arti nya 3 kali bayaran yang sepadan"
Low bicara sambil berusaha menahan senyuman nya, dia Fikir perempuan itu tidak paham maksud ucapan nya.
"Baiklah,aku akan membayar nya penuh dengan bunga nya, berikan nomor rekening mu, kamu benar-benar menyebalkan"
Dan benar bukan? Anushka Benar-benar tidak paham maksud ucapan nya.
Dia fikir bagaimana bisa gadis bodoh ini bisa menjadi licik dimasa kemarin, bahkan saat di tipu dengan kata-kata nya, Anushka bahkan tidak memahami nya.