Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Waktu nya mengubah semuanya


Begitu Jacob pergi dan Mommy tiri Ozvit ikut melesat pergi entah kemana, buru-buru Anushka keluar dari posisi nya.


Bola mata nya mengitari seluruh ruangan tersebut, sejenak dia mencoba untuk mendengar pergerakan disekitar nya dan menyakinkan diri tidak akan ada lagi yang masuk ke dalam sana.


Secepat kilat Anushka melesat menuju kearah ruangan dimana Hazel berada, dia berjalan mengendap-endap Secara perlahan ke arah dalam mendekati Hazel.


Saat Anushka mendekati dirinya seketika bola mata Hazel membulat, perempuan itu baru tahu rupa nya ada Anushka disana.


Dia terbangun tidak berapa lama setelah Mommy tiri Ozvit pergi keluar meninggalkan dirinya.


"Anushka?"


Hazel bicara cepat sambil menatap wajah perempuan dihadapan nya itu.


Alih-alih menjawab Anushka secepat kilat mendekati hazel, dia mencoba melihat kaki dan tangan perempuan itu.


"Apakah ada yang terluka?, mereka menyiksa kamu?"


Tanya Anushka cepat.


"Kita harus segera pergi dari sini, kita harus mencoba mencari bantuan keluar, aku takut mereka melukai kamu"


Anushka tampak panik, setelah memastikan Hazel baik-baik saja, dia mencoba mengangkat tubuh Hazel.


Perempuan itu menatap dalam wajah Hazel, dia tidak begitu banyak bicara, hanya memperhati kan gerak-gerik Anushka untuk beberapa waktu.


"Kita tidak bisa berhenti sekarang"


Ucap hazel sambil menahan tangan Anushka yang mencoba mengangkat tubuh nya.


Seketika Anushka terdiam.


"Ya?"


Perempuan itu menatap dalam bola mata Hazel.


"Ini Waktu nya untuk mengubah tiap bagian yang hilang, menyelesaikan satu persoalan dendam berkepanjangan dimasa lalu, waktu nya menyudahi satu bagian dimana hari ini memang seharusnya berjalan seperti kemarin, kita mungkin bisa mengubah satu sken film seperti keinginan kita, membalikkan keadaan seperti apa yang kita harapkan, tapi kita tidak bisa mengubah keputusan final tuhan soal menarik salah satu dari kita setelah ini"


Ucap hazel tiba-tiba.


"Ya?"


Mendengar ucapan Hazel seketika Anushka membeku.


"Kau bilang apa?"


Alih-alih menjawab pertanyaan Anushka, Hazel malah menggenggam erat telapak tangan Anushka, bola matanya menatap dalam bola mata Anushka dengan pandangan berkaca-kaca.


"Bersembunyi lah, dia datang, jangan keluar hingga semua kebenaran nya terbuka"


Hazel bicara cepat, meminta Anushka bersembunyi di balik kegelapan, duduk di sudut lemari besar yang terletak tepat di sudut kiri ruangan.


Suara ketukan heels terdengar berjalan mendekati mereka, Anushka langsung merapatkan diri dengan sejuta tanda tanya di balik kepalanya.


Perempuan itu melihat sebuah kayu balok besar yang tergeletak di lantai, dengan cepat dia meraih nya.


Lalu Dia mencoba menyelinap di belakang lemari besar di sudut kiri ruangan tersebut dengan gerakan cepat, duduk meringkuk disana sambil mencoba terus memasang telinga dengan begitu awas.


Dia mencoba untuk menjadi waspada, berfikir jika hal buruk terjadi dia bisa menghantam siapa pun yang berani berbuat yang tidak-tidak pada Hazel dan diri nya.


Dan seketika Anushka berusaha mengatur nafasnya secara perlahan saat tahu jika seseorang yang menggunakan pakaian serba hitam ketat dan menggunakan topeng barusan membuka pintu ruangan tersebut, berjalan perlahan mendekati Hazel dan mencoba duduk di atas kursi kayu tepat dihadapan Hazel.


Anushka mencoba terus mengintip dari posisi nya, dimana dia juga bisa merasakan langit saat ini mulai menggelap menutupi awan-awan dari celah dia duduk.