Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Mengetahui soal sesuatu


4 hari setelah kembali dari Jepang


Prancis


Sejak kejadian di Jepang Anushka tampak tidak banyak bicara, dia merasa impian nya telah hancur berkeping-keping saat ini.


Tidak tahu siapa yang menjebak nya tapi dia jelas merasa begitu kecewa.


Bahkan kini dia telah di masukkan ke kediaman utama keluarga Del Piero, tidak di izinkan kembali ke apartemen nya tanpa alasan apapun.


Anushka masih begitu membenci low, kemarahan nya jelas bukan main-main, rasa jijik masih menghantam dirinya, dia fikir bagaimana bisa laki-laki yang dia benci tidur bersama diri nya.


Dia ingin sekali memaki dan membunuh laki-laki itu sejak kejadian malam itu, tapi rupa nya saat kebencian nya membuncah, Low pun sama tidak menyukai dirinya.


Laki-laki itu sama hal nya membenci dirinya, menuduh dirinya yang sengaja naik ke atas ranjang nya untuk menggoda dirinya atau bahkan menggoda Ozvit menurut nya.


Masih dia ingat pembicaraan mengesalkan antara mereka kemarin, bagaimana tepat nya Low benar-benar mulai membuat dia menggila secara tiba-tiba.


"Kau pikir aku begitu murahan ingin menggoda mu?"


Anushka jelas berteriak kesal ke arah Low saat itu.


Dia fikir laki-laki itu belakangan sangat berubah, low yang biasa nya hangat tiba-tiba menjadi begitu dingin dan kasar.


tidak tahu di Mulai Sejak kapan, tapi sepertinya nya sudah berjalan beberapa Minggu low benar-benar berubah total, seolah-olah ada seseorang yang menghasut laki-laki itu agar membenci dirinya.


"Lalu jika bukan murahan apa nama nya? kau fikir siapa yang disalah kan di antara kita? kamu yang masuk ke kamar ku tanpa izin"


Jawab low dengan nada yang begitu dingin


"Ah tidak, bisa aku tebak dalam fikiran mu jangan-jangan kamu ingin menggoda Ozvit, tapi kamu tidak sadar jika kamu telah masuk ke tempat yang salah"


Ucap low lagi sambil mendengus.


"Saat pagi tiba kamu bisa jadi pura-pura histeris , menangis dan mulai memasang tampang pura-pura,meminta pertanggungjawaban dari Ozvit agar menikahi mu cepat atau lamban, menyingkirkan hazel yang sejak awal memang tidak kamu sukai sejak dulu"


Ucap low dengan nada sedikit mengejek.


"Apa?"


Anushka jelas membulatkan bola matanya.


"Ka..u bila..Ng apa?"


Jelas saja Anushka terkejut bukan main dengan jalan pemikiran Low.


Dia fikir bagaimana bisa Low berfikir soal itu?.


"Apa aku salah menebak?"


Tanya low sambil menaikkan ujung bibirnya, laki-laki itu lagi-lagi mendengus lantas low mencoba membuang pandangannya.


"Kau menyinggung perasaan ku"


Ucap Anushka dengan tangan mengepal.


Saat mendengar ucapan Anushka, tiba-tiba low kembali menoleh ke arah nya, laki-laki itu berjalan merapat kan diri ke arah Anushka.


"Ucapan yang seperti tadi di kata menyinggung? bagaimana kelakuan mu selama ini dengan semua orang? termasuk aku dan Hazel? apa itu tidak lebih menyinggung?"


"Apa?"


Anushka lagi-lagi membulatkan bola matanya.


"Apa kamu sedang berusaha untuk melakukan balas dendam pada ku?"


Tanya Anushka dengan nafas menggebu, dia benar-benar marah saat ini.


"Tidak juga"


Jawab low cepat.


"Pernikahan kita akan tetap berjalan sesuai rencana nenek Del Piero, dan bersikap baiklah pada Hazel setelah pulang ke Prancis"


Mendengar ucapan Low tiba-tiba Anushka mendengus.


"Sudah berapa kali kamu mencoba memperingati diri ku soal berlaku baik pada hazel, Apa jangan-jangan kamu jatuh pada perempuan itu huh?"


Tanya Anushka dengan wajah memerah.


Tidak tahu kenapa, dia benci tiap kali low bicara soal hazel dihadapan nya.


Mendengar teriakkan Anushka, seketika Low menyeringai.


alih-alih peduli dengan kemarahan Anushka, laki-laki itu malah melesat meninggalkan diri nya.


"Anushka"


Tiba-tiba suara seseorang mengejutkan dirinya.


Buru-buru Anushka menoleh ke arah belakang nya.


Saat sadar siapa yang mendekat, Anushka langsung mengerutkan keningnya, dia fikir tumben perempuan ini mendekati dirinya.


"Ada apa?"


Perempuan itu sama sekali tidak menjawab ucapan nya, tahu-tahu sebuah amplop berwarna coklat diberikan kepada nya.


"Ini apa?"


Tanya Anushka dengan perasaan bingung.


"Bukalah, kau akan tahu Sebuah realita yang mungkin akan mengejutkan diri mu soal kenyataan yang sesungguhnya"


Ucap perempuan itu pada nya sambil menaikkan ujung bibirnya.


Sejenak Anushka memperhatikan amplop coklat tersebut, laki Secara perlahan Anushka mulai membuka dan mengintip isi dari amplop coklat tersebut.


Seketika bola mata Anushka terbelalak saat dia tahu apa isi didalam sana.


Tangan nya tampak gemetaran, bola mata nya mencoba terus melihat apa yang ada dihadapan nya saat itu.


Bagaimana mungkin?.


Seketika amplop coklat itu terjatuh kelantai dan membuat isi nya berhamburan kemana-mana.