Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Istri laki-laki sejuta perempuan


Yokohama


Jepang


20.10 pm



Setelah melewati perjalanan panjang lebih kurang 7 jam'an akhirnya mereka tiba juga di Jepang, Hazel terlihat begitu mengantuk, antara sadar dan tidak sang istri mencoba membuka bola matanya saat merasakan jika pesawat jet pribadi mereka telah mendarat di Jepang.


melihat sang istri tampak masih mengantuk, Ozvit dengan cepat mengangkat tubuh Hazel hingga membuat sang istri sedikit terkejut dan terpekik karena refleks tubuhnya diangkat oleh Ozvit.


"Akhhh Habibi?"


Melihat ekspresi Hazel membuat Ozvit menggulum senyumanmu.


"tidur lah biar aku menggendongmu hingga masuk ke mobil kita, sedikit lagi kita akan tiba di hotel"


Ucap laki-laki itu cepat sambil membawa Hazel Secara perlahan.


Sang istri tampak diam, hanya mengangguk kan sejenak kepalanya, membiarkan Ozvit membawanya turun dari pesawat menuju ke arah mobil yang akan mereka naiki.


Hazel mulai kembali memejamkan bola matanya, perempuan itu memilih untuk terlelap ke dalam tidurnya hingga akhirnya mereka tiba hotel yang akan mereka tempati.


Ozvit secara perlahan terus menggendong Hazel berjalan melewati lobby menuju ke pintu Elevator, para pekerja di hotel tersebut tampak menundukkan kepala mereka ke arah Ozvit, mereka tahu betul siapa laki-laki tersebut tapi cukup terkejut saat melihat Ozvit menggendong seorang perempuan cantik.


Ini kali pertama laki-laki itu memperlakukan seorang perempuan dengan begitu romantis di hotel mereka selama bertahun-tahun Ozvit sering datang ke sana untuk melakukan perjalanan bisnis, yang mereka tahu Ozvit selalu bersama sekretarisnya selama ini dan perempuan itu selalu menempel pada laki-laki itu.


satu pegawai hotel tersebut tampak berjalan disamping Ozvit, menunjukkan kamar yang akan mereka tempati.


Bola matanya melirik sejenak ke arah wajah Hazel, cukup penasaran yang mereka anggap beruntung tersebut menjadi perempuan pilihan sang laki-laki berwajah malaikat tersebut.


Selama laki-laki itu sering hilir mudik ke Jepang banyak perempuan dari beberapa kalangan yang tertarik pada Ozvit, baik dari putri para pengusaha, model, dokter, PNS bahkan para pekerja biasa yang mencoba menarik perhatian nya namun gagal, laki-laki itu bahkan dijuluki laki-laki impian sejuta perempuan.


Ozvit jelas type laki-laki dingin yang tak tersentuh, berbanding terbalik dengan beberapa pengusaha tampan dan kaya yang sering datang dan menginap di hotel mereka dengan type Casanova yang sering hilir mudik mencari perempuan penjajah harga diri.


Laki-laki itu benar-benar type ideal bagi semua gadis disana.


Satu perempuan yang sering berada di sekitar Ozvit yang acapkali membuat para perempuan iri, mereka fikir laki-laki itu mungkin akan menikahi sang sekretaris nya, tapi siapa sangka hari ini mereka melihat perempuan yang berbeda.


"Bisa kalian siapkan makanan untuk kami setelah ini?"


"Istriku bisa jadi membutuhkan makanan saat terbangun nanti"


lanjut Ozvit lagi.


Dia menekankan kata istri untuk meyakinkan semua orang jika Hazel perempuan yang ada dalam dekapan yaitu adalah milik nya yang sah.


Begitu kata istri tercetus perempuan itu menganggukan kepala, dia baru tahu perempuan beruntung itu merupakan perempuan pilihan sang laki-laki impian sejuta perempuan.


"Kami akan membawanya dalam 30 menit"


Jawab perempuan itu bersamaan dengan elevator kaca itu berhenti Dan pintu nya mulai terbuka secara perlahan.


Pelayan itu keluar disusul oleh Ozvit, mereka menuju ke arah satu kamar yang berhadapan langsung dengan indahnya pemandangan kota Yokohama Jepang.


Perempuan itu mulai membuka pintu kamar tersebut, dia menundukkan kepalanya sambil berkata.


"Selamat menikmati waktu indah Anda tuan dan nyonya"


Ozvit mengangguk kan sedikit kepalanya, dia mulai masuk ke kamar tersebut sedangkan perempuan tadi mulai melesat pergi meninggalkan mereka.


laki-laki itu meletakkan tubuh Hazel di atas kasur secara perlahan, membiarkan sang istri terus terlelap di dalam tidurnya.


Ozvit fikir lebih baik dia membersihkan tubuh nya lebih dahulu, setelah itu baru dia membangun kan Hazel dan membiarkan sang istri untuk membersihkan tubuhnya juga.


sejenak laki-laki itu menatap wajah Hazel dalam beberapa waktu, dia tampak berguman pelan mencoba membacakan sebuah doa.


“Wallazina yaqụlụna rabbana hab lana min azwajina wa zurriyyatina qurrata a'yuniw waj'alna lil-muttaqina imama.” (Al-Furqan, Ayat 74)


Artinya: Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan, Ayat 74)


(Doa untuk Istri Sholehah)


Setelah itu laki-laki itu mencium kening hazel dengan penuh cinta.


Kemudian Ozvit mulai meraih handuk mendominasi berwarna putih yang terletak di atas kasur tersebut.


Laki-laki itu mulai berjalan ke arah kamar mandi dan bersiap untuk membersihkan dirinya.