Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Benar-benar telah dibohongi oleh dirinya


Anushka langsung meremas amplop coklat yang ada dihadapan nya itu, rahang nya seketika saling menyatu, dia mencoba menahan kemarahannya saat dia melihat apa yang ada dihadapan nya itu.


"Tidak mungkin"


Ucap Anushka sambil menggelengkan kepalanya.


Dia berusaha untuk menyambungkan benang kusut yang tidak pernah biasa dari selama ini.


Seharusnya sejak awal dia sudah curiga kenapa tuan Husein Daddy Hazel di masa lalu tidak bisa mengenali nya saat dia berkata dia adalah putri nya.


"Bukankah cukup aneh saat seorang ayah tidak mengenali putrinya sendiri?"


Ucap perempuan didepan Anushka.


"Bukan kah aku sudah bilang? hati-hatilah pada dia"


Lanjut nya lagi


"Kamu dapat ini dari mana, kak Mahira?"


Tanya Anushka pada perempuan itu cepat, dia mencoba menetralisir perasaan nya, jantung nya tidak mau berhenti berdetak dari tadi.


"Aku tidak bisa memberitahukan kamu siapa yang memberikan informasi ini, tapi alih-alih memusingkan siapa yang memberikan bukti-bukti ini, tidak kah kamu ingin mencoba mencari tahu?"


Tanya Mahira sambil menaikkan ujung bibirnya.


"Kau tidak merasa curiga Denish memanfaat kan kamu? coba ingat-ingat bagaimana kalian Pertama kali bertemu!"


Mendengar pertanyaan Mahira Seketika Anushka terdiam, perempuan itu tampak memejamkan bola matanya, dia mencoba menyentuh kedua pelipis nya.


Anushka mencoba untuk mengingat-ingat kapan pertama kali mereka bertemu.


Sepersekian detik kemudian tiba-tiba Anushka langsung melesat pergi dari hadapan Mahira.


"Anushka, kamu ingin kemana?"


Mahira bertanya bingung ke arah perempuan itu.


"Aku harus menemui Denish, aku ingin dia menjelaskan pada ku apa maksud nya membohongiku soal identitas ku?"


Anushka jelas bicara dengan nada yang begitu tinggi, dia baru tahu di mana didalam amplop tersebut adalah hasil tes DNA nya bersama Tuan Husein, hasilnya jelas mengejutkan.


Kecurigaan Anushka sebenarnya mulai muncul sejak 1½ bulan yang lalu, saat dia dengan sengaja mencoba melukai Hazel, dengan cara menyewa seseorang untuk membuat seolah-olah gadis itu terkena kecelakaan.


Tapi rupanya rencana mereka Gagal total, Anusha yang malah terkena musibah yang tidak di inginkan.


Kala itu Anushka terluka parah dan kehilangan banyak darah, pihak rumah sakit butuh seseorang untuk mendonorkan darah mereka.


Tapi aneh nya golongan darah nya dan Daddy hazel sama sekali tidak memiliki persamaan, dia fikir mungkin Mommy hazel, tapi hazel kala itu menyebutkan golongan darah Mommy nya juga.


Saat itu Seketika Anushka sempat mematung.


Tapi dia berusaha menepis kecurigaan nya.


Denish dengan yakin berkata, bisa jadi orang-orang enggan mendonorkan darah mereka pada orang yang di anggap asing untuk mereka.


Dia memang berniat untuk melakukan tes DNA dengan cara mencari rambut atau sikat gigi yang telah dipakai oleh tuan Husein, nyonya Ursula ataupun Hazel.


Tapi Anushka berusaha untuk mengurungkan niatnya.


Tapi siapa sangka ternyata seseorang di belakangnya nya dengan cepat bergerak melakukan tes DNA untuk diri nya dan keluarga Ursula.


"Kamu gila jika melakukan nya, kamu tidak bisa bertanya dan mendesak nya saat ini"


Mahira berkata cepat, mencoba menahan tubuh Anushka.


"Apa aku harus diam? tidak bertanya Ada apa sebenarnya? Denish membohongiku untuk waktu yang begitu lama haruskah aku tidak meminta penjelasan dari nya?"


Anushka jelas marah, dia fikir kenapa dia harus diam, dia harusnya meminta penjelasan Denish saat ini juga.


"Kau tahu kenapa aku melarang mu menemui dia?"


Mahira mendorong kasar tubuh Anushka ke belakang pintu, perempuan itu mengeluarkan handphone nya, membuka galeri nya dan menempelkan handphone nya tepat di telinga kanan Anushka.


"Buka telinga mu baik-baik dan dengar kan dengan seksama"


Ucap Mahira.


Saat terdengar suara di dalam sana, seketika bola mata Anushka membulat dengan sempurna.