Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Darurat


Disisi lain


Kembali ke pagi tadi


Anushka sejenak mencoba memperbaiki pandangan nya saat dia melihat sebuah mobil melaju berpapasan dengan mobil nya, mereka saling melawan arah, moncong mobil dihadapan nya melintasi sisi kiri kanan mobilnya.


Perempuan itu mencoba menoleh sejenak, sebab dia jelas tahu siapa pemilik mobil tersebut, Sangat tidak asing sekali untuk nya.


Anushka fikir mau kemana sang pemilik nya, bukan kah seharusnya jalan yang dilalui adalah jalan dari mansion utama Ozvit Del Piero.


Sejenak bola mata Anushka menatap sosok yang ada didalam mobil tersebut, perempuan itu tampak mengerut kan keningnya.


Hazel?.


Ucap nya dalam hati.


Seketika Anushka tercekat, dia fikir apa mungkin mereka merencanakan sesuatu dibelakang dirinya, apa yang tengah orang-orang rencanakan pada Hazel saat ini.


Secepat kilat Anushka memutar mobilnya tanpa berfikir dua tiga kali, dia mencoba untuk mengejar kecepatan dari mobil yang ada di ujung jalan itu kini.


Dengan gerakan cepat Anushka meraih handphone nya, dia mencoba untuk menghubungi seseorang dari sana.


Karena tidak ada jawaban perempuan itu akhirnya mencoba menggunakan metode suara.


"Aku fikir ini darurat, aku mengejar Hazel menuju ke tempat yang aku belum ketahui, aku khawatir sesuatu yang buruk terjadi pada nya, bisa terus menjangkau keberadaan ku melalui alat pelacak mobil? aku menyambungkan alatnya di meja kantor ku, Low"


Setelah berkata begitu Anushka langsung mengirim rekaman suara nya pada Low tanpa berfikir 2-3 kali.


Secepat kilat perempuan itu menambah kecepatan mobilnya, dia mulai mewaspadai sisi kiri kanan dan sekitarnya.


Dia tahu betul bagaimana sifat Mommy tiri Ozvit, lengah sedikit saja wanita itu bisa mencelakai siapapun yang ikut campur dalam urusan nya.


*******


Low baru terjaga dari tidurnya, dengan perasaan enggan dia turun dari kasur nya menuju ke arah kamar mandi, meraih handuk lantas masuk kedalam kamar mandi di dengan suasana full kaca tersebut.


Bisa dia lihat handphone nya terus berkedip mengeluarkan cahaya nya, dia hari ini cukup enggan berurusan dengan handphone nya sebab sejak kemarin Mommy dan Daddy nya terus menghubungi nya dan meminta dirinya mempercepat pernikahan nya dengan Anushka.


Entahlah, low merasa dia belum begitu siap melepaskan masa lajang nya, ada banyak PR yang harus dia kerjakan belakangan ini, apalagi tragedi malam itu bukan kesalahan nya, dia fikir dia tidak harus mempercepat pernikahan tanpa persiapan yang matang.


Dan dia belum menyakini hati nya soal Anushka, tidak tahu Kenapa tapi dia fikir dia butuh waktu sejenak untuk memikirkan nya, dia akan membicarakan nya pada Anushka, menundanya jika Anushka baik-baik saja dan tidak kehilangan tamu bulanan nya bulan depan.


Lain hal nya Jika Perempuan itu hamil, dia fikir dia baru akan memikirkan kembali untuk menikah dalam waktu dekat ini.


Low menghela kasar nafasnya, dia mulai menyalakan shower di atas kepalanya, membasahi seluruh tubuhnya secara perlahan, membersihkan diri dan menghabiskan waktu cukup lama di kamar mandinya.


Dan aktifitas nya terus berjalan normal hingga Sore hari, dia bahkan belum juga tertarik untuk melirik ke arah handphone nya.


Dia benar-benar mengabaikan semua panggilan hari ini.


Hingga akhirnya seseorang Menemui nya didalam ruang kerjanya dengan ekspresi yang begitu tegang dan serius.


"Ada apa?"


Itu adalah salah satu orang kepercayaan Ozvit.


"Sesuatu yang buruk terjadi pada nona Anushka"


Ucap laki-laki itu tiba-tiba.


"Ya?"


Low seketika membulat kan bola matanya.


"Ada pesan SOS yang dia kirimkan sejak pagi, tidak kah anda menerimanya?"


Tanya laki-laki itu lagi


"Kau bilang apa?"


Low jelas terkejut, buru-buru dia mencari handphone nya yang dia letakkan di dalam laci kerja nya sejak tadi.


Dia mencari nama Anushka didalam pesan WhatsApp nya.


Laki-laki itu melihat ada beberapa pesan yang diberikan perempuan itu pada nya.


Buru-buru Low membukanya satu persatu, pesan terakhir langsung membuat dirinya nyaris tidak bisa bernafas.


Tidak ..!


Seketika laki-laki itu melesat keluar dari ruangan kerjanya.


Jangan lakukan ini.


Low berlarian dengan cepat Menuju ke arah mobil nya tanpa berfikir dua tiga kali.