
Mansion utama Del Piero
Ruang khusus
ketika semua keluarga telah kembali ke kediaman masing-masing
Ketika para perempuan telah terlelap dalam tidur mereka.
Jacob menatap layar proyektor yang ada dihadapan nya itu untuk beberapa waktu dimana Ozvit sejak tadi mencoba menjabarkan lokasi Yang akan mereka datangi juga beberapa resiko yang mungkin akan mereka dapatkan saat melakukan penyerangan nanti.
"Apa ini tidak berisiko tinggi? Melisa mungkin akan menggila, ada banyak orang-orang yang berdiri dibelakang nya karena dia membayar beberapa bodyguard bahkan para mafia"
Orang-orang kita akan kalah berhadapan dengan mereka, Ozvit"
Ucap Denish cepat.
"Kita tidak mungkin membawa Low dalam misi ini, dia akan menikah, tidak ada calon pengantin yang boleh mempertaruhkan nyawa nya sebelum menikah"
Lanjut Denish lagi.
Mendengar ucapan Denish Sejenak membuat Ozvit terdiam, laki-laki itu yang awalnya berdiri kini mulai duduk di sebuah kursi yang menghadap ke arah semua orang.
Dia mencoba menekan sejenak pelipis kiri dan kanan nya untuk beberapa waktu, kemudian dia meraup sejenak wajahnya.
"Kau punya ide untuk memecah kan persoalan pelik ini?"
Tanya Ozvit kemudian.
mendapatkan pertanyaan seperti itu sejenak membuat Denish diam, laki-laki itu mencoba menarik kasar nafasnya.
Dia belum memikirkan ide untuk memecahan persoalan itu.
Resiko yang di hadapi jelas begitu pelik, Melisa bukan sembarang wanita yang bisa dihadapi.
Di masa lalu dia bisa menipu banya orang dengan permainan nya, bahkan dia bisa melakukan apapun yang dia inginkan.
Siapa yang tidak tahu sepak terjang wanita itu, bahkan di masa kemarin, Melisa sanggup melenyapkan suaminya sendiri demi bisa naik menjadi pemilik perusahaan dimana perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang dibangun Suami nya dari O.
Wanita iblis itu memiliki koneksi yang begitu kuat, dia bahkan bisa men setting kematian suaminya seolah-olah merupakan tragedi kecelakaan Bahkan dia bisa menipu semua orang termasuk keluarga suaminya dan putri nya Erika.
Oleh sebab itu Denish tahu kenapa Erika mati-matian ingin merebut Jacob dari tangan Mommy nya.
Dia tidak rela Mommy nya mendapatkan seluruh keinginan nya.
Denish tahu Bagi Erika Mommy nya telah lama mati bersama kenangan nya, dan Perempuan itu bersumpah akan merebut semua milik Daddy nya dan mengambil Jacob, laki-laki yang di cintai Mommy nya dengan cara apapun itu.
Bahkan Melisa bisa menipu Mommy nya juga Jacob, serta mengorbankan banyak orang atas ambisi mengerikan nya itu.
Jadi bukan kah terlalu gegabah Jika mereka bergerak sendiri tanpa bantuan orang lain saat ini?!.
Mereka butuh seseorang yang kuat, memiliki banyak koneksi, tidak takut mati dan merupakan musuh lama yang siap saling menyerang antara satu dengan yang lain nya.
Siapa?!.
Denish fikir siapa yang bisa melakukan itu saat ini? siapa yang memiliki kemarahan menggebu kepada wanita itu.
Mereka jelas belum mengeluarkan suara Sejak tadi, sibuk berfikir bala bantuan mana yang bisa mereka gunakan saat ini.
Dikala kemelut hati bertabuh menjadi satu, menambah kekhawatiran didalam diri semua orang, tiba-tiba saja Anushka masuk ke dalam ruangan tersebut dan mengejutkan Semua orang.
"Ada apa?"
Ozvit bertanya sambil mengerutkan keningnya saat melihat Anushka tahu-tahu sudah berdiri di antara semua orang.
"Apa kalian lupa soal sesuatu?"
Tanya Anushka tiba-tiba.
"Ya?"
"Apa maksud kamu?"
"Ada satu bala bantuan yang aku yakini pasti mau membantu kalian, dia berseteru panjang sejak dulu soal banyak hal, bahkan keluarga mereka begitu membenci Melisa"
Ucap Anushka tiba-tiba.
"Mereka bahkan merupakan komplotan mafia paling di segani di dataran Eropa"
Lanjut Perempuan itu lagi sambil menaikkan ujung bibirnya.
Seketika semua orang mengerutkan keningnya.