Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Calon ibu mertua


Tunggu dulu, bagaimana maksudnya?.


Erika masih berusaha mencerna kata-kata nenek tua Del Piero, masih tidak paham kemana ucapan nya.


Ini bercanda bukan?.


Batin Erika didalam hatinya.


Dia langsung menatap ke arah Nenek Del Piero, mencoba meminta penjelasan dari wanita tua itu.


Bola mata Erika mencoba ikut mencari sosok Jacob, laki-laki itu tadi dia minta agar menunggu di bawah, dia takut terjadi kesalahpahaman antara Jacob dan Daddy hazel, laki-laki itu bisa dipastikan sedang marah besar, dia pasti mencari Dilara dan ingin membawa paksa putri nya untuk pulang.


Tapi kenapa tiba-tiba ada nenek Del Piero, wanita itu datang kemudian bicara sesuatu yang membuat dia nyaris kehilangan cara bernafas nya dengan baik untuk waktu yang tidak bisa dia hitung dengan benar.


Dia ingin pingsan di tempat saat ini juga rasanya.


"Melamar Erika untuk Jacob?"


Daddy Hazel jelas terkejut.


"Bagaimana bisa? maksud ku bibi Jacob dengan usia yang...."


Laki-laki itu fikir Jacob nyaris seusia dirinya, yah lebih muda dari dirinya sedikit.


"Dan...??? Erika...?!"


Dia langsung menatap gadis muda di hadapannya itu.


"Di masih begitu anak-anak"


Apa yang menjadi tujuan nya tadi jelas langsung Buyat seketika, dia seolah-olah lupa dengan tujuan utama nya mencari Denish.


Kali ini dia malah mengkhawatirkan masa depan anak gadis Melisa.


"Jacob mungkin lebih pantas menikahi Melisa.."


Laki-laki itu menggantung kalimat nya.


Yah Jacob mungkin lebih pantas menikahi Melisa.


Dia fikir dunia sekarang bahkan benar-benar kacau.


Orang-orang begitu bebas menikahi siapa saja.


Apa cinta sekarang benar-benar buta?.


"Laki-laki itu mungkin memang sudah terlalu matang, karena takut busuk tanpa ada yang menyirami nya dengan pupuk yang sehat, aku Fikir Erika cukup cocok dengan nya"


Nenek tua Del Piero bicara sambil berjalan mendekati Erika dan Daddy Hazel.


"Kau ini benar-benar payah, kau tidak tahu laki-laki dewasa itu sangat baik dalam banyak hal, selama tidak menggoda suami orang, itu bukan hal yang buruk, laki-laki seumur Jacob sangat pandai didalam banyak bidang termasuk membuat anak-anak"


Oh god.


Erika melongok, seketika wajah nya memerah mendengar celotehan pedas nenek tua Del Piero.


Gila.


Batin nya pelan.


"Kau tahu? ada banyak gadis remaja yang menyukai nya, bahkan teman-teman Lusiana mulai membuat wanita tua ini risih melihat mereka yang terus mencoba menggoda Jacob"


Keluh nenek tua Del Piero cepat.


"Aku terkadang ingin mencongkel biji mata mereka yang terus menggoda Jacob setiap kali mereka berkunjung kerumah"


Mendengar ucapan Nenek tua, sejenak Daddy Hazel me manggut-manggut kan kepalanya.


"Tapi bibi, apa Erika menyukainya?"


Tanya dia kemudian.


"Kau tahu? aku ini belum buta, jelas saja aku bisa melihat dengan baik bagaimana watak dan gerak-gerik gadis ini"


Jawab nenek tua Del Piero sambil menoleh ke arah Erika.


"Nenek bicara apa? aku tidak begitu"


Seketika wajah Erika memerah karena malu.


Dia fikir sejak dulu hingga sekarang, nenek Del Piero seolah-olah selalu bisa membaca isi fikiran nya.


"Aku tidak begitu, nenek telah salah paham pada ku"


Ucap Erika lagi sambil meraih lengan nenek tua tersebut, dia ingin sekali masuk kedalam pelukan wanita tua itu saking malu nya saat ini.


"Berhentilah memanggil ku nenek, aku ini adalah calon ibu mertua mu"


Rutuk wanita tua itu sambil mengembangkan senyuman nya, dia meraih tubuh Erika dan membiarkan gadis itu memeluk dirinya dengan jutaan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu.