
Setelah melewati perjalanan pulang yang cukup panjang dari desa la bastide Clairence, pada akhirnya Ozvit dan Hazel sepakat untuk kembali pulang ke kediaman keluarga Ursula.
Mobil jemputan milik mereka berhenti tepat didepan mobil Limousine yang membawa mereka berlibur, beberapa mobil lain nya mulai menjemput setiap pasangan yang ada hingga menyisakan Lusiana dan suami nya didalam mobil tersebut.
Pada akhirnya Ketika mereka berbelok menuju ke arah mansion ursula, semua pasangan lainnya terlihat mulai memecah barisan, kembali ketempat tinggal masing-masing milik mereka.
Mereka memang sengaja memilih untuk kembali di waktu langit mulai menggelap dan memastikan mereka tiba di kota lewat tengah malam Dan berpisah sebelum masuk ke pusat kota untuk menghindari berbagai macam kemungkinan-kemungkinan buruk lainnya.
Dan dirinya bersama Hazel pada akhirnya kembali pulang ke salah satu mansion keluarga ursula yang memang telah menjadi hak milik Hazel sejak lama.
Mereka telah sepakat untuk tidak kembali ke kediaman mereka seperti permintaan Hazel sebelum nya.
Ozvit sejenak melirik ke arah Hazel, bisa dia lihat sang istri sudah terlelap didalam tidurnya sejak tadi.
Penemuan itu tidur tepat di pangkuannya, memeluk erat Diri nya dengan posisi paling nyaman nya.
Sejenak Laki-laki itu terlihat mengulumkan senyuman nya, menyentuh lembut Wajah Hazel sambil terus memperhatikan perempuan itu yang terus terlelap dalam tidur nya.
Mendapatkan sentuhan sang suami, seketika membuat Hazel tersentak dari tidurnya, perempuan itu seketika mulai membuka bola mata nya.
"Ada apa? aku mengganggu tidur kamu sayang?"
Tanya Ozvit pelan sambil mengelus lembut wajah istri nya.
Hazel terlihat mengembangkan senyuman nya, dia menggelengkan perlahan kepalanya.
"Tidak"
"Tidurlah lagi, saat tiba di mansion aku akan membangunkan kamu hmm"
Ucap Ozvit sambil mencoba mengelus-elus lembut punggung Hazel.
Perempuan itu diam sejenak, kemudian secara perlahan mencoba untuk memejamkan kembali bola matanya untuk beberapa waktu.
Tapi meskipun dia mencoba memaksakan bola mata nya untuk terpejam sekali lagi, rupanya dia gagal untuk kembali tidur lagi.
"Aku tidak lagi berfikir untuk bisa tidur"
Ucap Hazel pelan lantas mencoba membenahi posisi duduk nya.
Dia pada akhirnya mencoba bersandar di dada Ozvit, membaringkan kepalanya disana untuk beberapa waktu.
Didepan sang sopir terlihat melirik sejenak ke arah kaca depan, dia mengulumkan senyuman nya melihat keromantisan yang ada di bangku belakang.
Bahkan laki-laki dengan julukan tuan dingin dan kaku itu bisa bersikap lembut dan manis terhadap seorang perempuan.
Sebelum kehadiran nyonya nya, Tuan Ozvit nya selalu berlalu lalang dengan Anushka, efek dan energi yang ditimbulkan mereka berdua jelas berbeda.
Selama bersama Anushka, tuan Ozvit Mereka terlihat begitu buruk memperlakukan orang lain, bahkan sangat kaku dan berwajah datar, bahkan orang-orang selalu berkata tuan mereka adalah sang singa jantan yang tidak seharusnya coba-coba didekati.
Tapi Selama bersama Nyonya Hazel mereka, tuan Ozvit nya seolah-olah memiliki energi positif yang terus mengalir deras.
Karena itu tidak heran orang-orang berkata, istri tuan mereka adalah pawang terbaik dalam menjinakkan singa jantan tersebut.
Dan untungnya mereka Fikir Sekarang Anushka telah bersama Tuan muda Low dan mendapatkan energi positif yang sama.
"Pak, bisa kecilkan AC nya?"
Tiba-tiba suara tuan nya mengejutkan pemikiran nya.
"Ya, tuan"
Jawab laki-laki itu pelan sambil mulai menggerakkan tangannya.
"Ngomong-ngomong tuan, 2 hari yang lalu nyoya Melisa mencari tuan dan nyonya di kediaman Del Piero utama"
Ucap sang sopir itu tiba-tiba.
Mendengar ucapan laki-laki itu, Ozvit langsung mengerutkan keningnya.
"Apa?"
"Dia menitipkan sesuatu di sana dengan pelayan rumah, kata nya itu sebagai kado pernikahan Jacob dan istri baru nya"
Lanjut laki-laki itu lagi.
Mendengar ucapan Laki-laki itu seketika Ozvit membulatkan bola matanya, rahang laki-laki itu langsung mengeras.
"Kau bilang apa?"
Tanya nya cepat pada laki-laki yang tengah fokus menyetir mobil didepan Tersebut.
Hazel seketika menoleh ke arah Ozvit kemudian menatap sang sopir secara bergantian.
Apa dia sudah mengetahui semuanya?!.